
Al dan Dewi kini sudah sampai rumah. Setelah menganti baju, merekapun merebahkan diri diatas ranjang.
"Huh, capek" Keluh Dewi, Al yang tadinya sedang fokus pada ponselnya kini beralih menatap Dewi.
"Capek.?" Tanya Al.
"Hmm" Jawab Dewi.
"Ya udah, tidur aja, udah malem juga" Ucap Al kemudian dia fokus pada ponselnya lagi. Dewi yang penasaran dengan Al yang terus fokus pada ponselnya pun mengintip sedikit.
"Kenapa, mau ikut main" Ucap Al, dia tau kalo Dewi ingin tau apa yang sedang Al lakukan.
"Nggak" Ucap Dewi singkat dengan membuang pandangan.
"Hahaha, gue nggak ngapa-ngapain kali Wi, cuma main game doang" Ucap Al.
"Ck, gue nggak tanya" Ucap Dewi.
"Lo nggak tanya, tapi cara lo kelihatan banget kalo lo pengen tau" Ucap Al.
"Dih, ge'er" Ucap Dewi.
Kemudian Dewi pun membalik badannya membelakangi Al. Tak lama Al pun selesai dengan gamenya, dia melihat Dewi yang tidur membelakangi dirinya.
"Wi, udah tidur" Tanya Al tapi tak ada respons dari Dewi.
"Beneran udah tidur ya" Ucap Al lagi sambil melihat kearah Dewi.
"Lo cantik Wi" Ucap Al kemudian mencium kening Dewi.
"Good night my wife" Ucap Al kemudian mengambil selimut untuk menyelimuti dirinya dan juga Dewi.
"Hah, tadi gue nggak salah denger kan, astaga, jantung yang tenang dong, ntar Al tau kalo gue belum tidur" Batin Dewi.
Dia sedari tadi sudah berusaha untuk tidur, tapi dia tak kunjung tidur, hanya memejamkan matanya saja dan saat Al memanggilnya, dia pura-pura tidur, dia tau apa yang Al lakukan tadi. Tiba-tiba tangan Al memeluk Dewi dari samping yang membuat jantung Dewi tambah tak karuan.
"Please jantung, tenang dong, masa cuma kaya gini bisa sampe maraton sih jantung gue, Al ngerasain nggak ya kalo jantung gue deg-degan kaya gini" Batin Dewi lagi.
Dewi pun berusaha untuk tidur, dia memejamkan matanya supaya dia bisa tidur.
"Gue tau lo belum tidur kan"Ucap Al kemudian membalikkan tubuh Dewi untuk menghadapnya.
"Kenapa pura-pura tidur sih" Tanya Al ketika mereka sudah berhadapan.
"Siapa yang pura-pura tidur, orang tadi gue udah tidur kok" Elak Dewi.
"Beneran" Ucap Al.
__ADS_1
"Iya ihh, udahlah, gue mau tidur lagi" Ucap Dewi kemudian dia memejamkan matanya.
"Oke, good night" Ucap Al.
...****************...
Pagi hari, tak seperti biasanya Dewi akan bangun terlambat, biasanya dia akan bangun lebih awal daripada Al. Sedari tadi Al sudah membangunkan Dewi, tapi tak kunjung bangun. Sekarang sudah pukul 05:30 tapi Dewi belum juga bangun.
"Nih anak susah banget sih dibanguninnya, biasanya aja nggak gini kok" Grutu Al.
"Wi, bangun dong, lo nggak sholat subuh" Ucap Al sambil menggoyangkan badan Dewi.
"Hmm, gue nggak sholat" Jawab Dewi tapi dia masih memejamkan matanya.
"Bilang kek dari tadi" Ucap Al yang hanya mendapat deheman dari Dewi.
"Ya udah, gue mau joging dulu ya" Ucap Al lagi.
"Iya" Ucap Dewi.
Dibawah, ternyata sudah ada bunda disana, bunda sedang membantu asisten rumah tangga menyiapkan sarapan.
"Boy, mau kemana" Tanya bunda saat melihat Al turun.
"Joging bun" Jawab Al.
"Masih tidur bun, biarin aja, dia lagi dateng bulan katanya" Jawab Al.
"Oh gitu, ya udah" Ucap bunda.
"Iya bunda, Al joging dulu ya bun" Pamit Al yang mendapat anggukkan dari bunda.
...----------------...
Pukul 06:35 Al sudah kembali kerumah.
"Assalamu'alaikum" Ucap Al.
"Wa'alaikumsalam" Jawab bunda.
"Dewi belum bangun ya bun" Tanya Al.
"Belum kayanya, dari tadi belum turun" Jawab bunda.
"Ya udah, Al keatas dulu ya bun" Ucap Al kemudian berlalu keatas.
Ceklek
__ADS_1
Al membuka pintu kamarnya dan terlihat Dewi yang masih tidur dibawah selimut sambil meringkutkan badannya, Al mengerutkan keningnya kemudian dia berjalan kearah Dewi.
"Wi, udah siang loh, kok belum bangun" Ucap Al saat dia sudah duduk disamping Dewi, Al pun melihat kearah Dewi.
"Loh, lo kenapa Wi, kok pucet banget wajah lo" Tanya Al khawatir. Dewi pun membuka matanya dan terlihat Al yang sedang duduk disampingnya sambil memegang dahi Dewi.
"Perut gue sakit Al" Ucap Dewi.
"Hah, bentar ya, gue kebawah bentar" Ucap Al kemudian dia berlari kebawah untuk menemui bunda.
"Bunda" Panggil Al saat dia sudah sampai dibawah.
"Kenapa boy" Tanya ayah yang kebetulan ada disana.
"Eh ayah, bunda mana yah" Tanya Al.
"Ada didapur" Ucap ayah kemudian Al berlalu kedapur.
"Bun" Panggil Al.
"Iya, kenapa" Tanya Bunda.
"Emm, itu Dewi tadi bilang kalo dia lagi datang bulan, tapi kok mukanya pucet ya bun, terus dia juga bilang kalo perutnya sakit" Jelas Al.
"Ooh, nggak papa itu, kompres aja pakek air anget, nanti juga reda kok" Ucap bunda.
Tak lama Al pun kembali kedalam kamar dengan membawa air hangat yang sudah dimasukkan kedalam wadah. Please, gue nggak tau apa namanya.✌
"Wi, coba deh tiduran yang bener" Ucap Al yang kini sudah ada didekat Dewi.
"Sakit Al perut gue" Ucap Dewi.
"Iya gue tau, makanya lo harus tiduran yang bener dulu, telentang deh" Ucap Al kemudian membantu Dewi untuk membenari posisi tiudrnya, kemudian dia menaruh air hangat tadi diatas perut Dewi dengan tangannya memegang tangan Dewi.
"Dia perhatian" Batin Dewi.
...****************...
Hai guys, sorry semalem gue nggak jadi up karena kegiatan selesai jam setengah 12 jadi udah ngantuk banget.
Typo bertebaran.
Jangan lupa dukungannya ya.
Papay
^^^Lufff All❤^^^
__ADS_1