Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)

Dia Suamiku (The Bos Is Geng Motor)
Jalan-jalan


__ADS_3

Seperti yang kalian tau kalau Dewi itu sangatlah cuek jika bersama dengan Al tapi entah kenapa Dewi merasa tak senang jika ada orang yang mendekati Al, Dewi sendiri tak tau. Kalian ada yang tau.?


Kini Al dan Dewi sudah pulang, Dewi sedang berbaring diatas kasur sedangkan Al sedang duduk disofa yang ada dikamarnya.


"Wi" Panggil Al.


"Hmmm" Jawab Dewi tanpa melihat Al sedikitpun.


Tiba-tiba Al sudah berada disamping Dewi yang membuat Dewi terkejut.


"Apaan sih" Tanya Dewi.


"Jalan-jalan yok" Ajak Al.


"Ogah" Jawab Dewi.


"Ayolah, sekali-kali, ini kan malming" Ucap Al.


"Terus" Tanya Dewi.


"Please lah, ayo dong, nggak bosen apa dirumah aja" Ucap Al yang kini tengah berbaring dengan menghadap Dewi.


"Is, apaan sih, minggir" Ucap Dewi.


"Ya ya, mau ya" Ucap Al.


"Nggak" Al semakin mendekat kearah Dewi.


"Ih, Al, minggir" Ucap Dewi dengan terus bergeser tapi tangan Al sudah memegang tangan Dewi agar tidak bergeser lagi. Bisa jatuh nanti kalo Dewi terus bergeser.


"Nggak mau, ayo jalan-jalan" Ucap Al yang semakin mendekat, Dewi mematung melihat Al yang sangat dekat dengan dirinya. Dewi meneguk ludahnya kasar.


"Iya-iya, tapi minggir dong" Ucap Dewi akhirnya mengiyakan akan Al. Al pun tersenyum.


"Oke, nanti habis makan malem ya, gue mau main basket dulu" Ucap Al yang mendapat anggukan dari Dewi, saat Al ingin turun dari ranjang tapi dia langsung berbalik menghadap Dewi lagi. Dewi yang melihat Al berbalik lagi pun bingung. Tiba-tiba Al mendekat kearah Dewi lagi, Dewi pun semakin bingung.


"Kenap... " Ucapan Dewi seketika berhenti ketika Al tiba-tiba mencium bibir Dewi singkat kemudian pergi keluar. Sedangkan Dewi terbengong dibuatnya.


"Astagfirullah, gue dicium" Ucap Dewi tanpa sadar dengan tangan memegang bibirnya yang tadi mendapat ciuman singkat dari Al.

__ADS_1


"Ih, mikirin apaan sih gue, lagian ya Al kenapa pakek nyium gue sih" Grutu Dewi.


"Mending gue bantuin bunda aja deh, biar bisa ngelupain itu" Ucap Dewi kemudian pergi kekamar mandi untuk cuci muka setelah itu dia akan membantu bunda beres-beres.


Sedangkan dibawah, Al berjalan dengan senyum mengembang diwajahnya. Bunda yang kebetulan sedang membereskan bunga yang ada diteras depan heran melihat putranya terus tersenyum seperti itu.


"Boy, kamu kenapa" Tanya bunda, Al yang mendengar itu pun langsung menghampiri bunda.


"Nggak papa kok bun, ya udah Al berangkat main basket dulu ya bun" Ucap Al kemudian menyalami tangan bunda, sedang bunda hanya mengangguk masih dengan kebingungannya. Tak lama Dewi datang menghampiri bunda.


"Bun" Panggil Dewi, bunda pun melihat kearah Dewi.


Al yang kebetulan belum pergi juga melihat kearah Dewi, saat Dewi tau bahwa Al belum pergi pun seketika menjadi teringat akan hal tadi yang membuat pipinya langsung memerah karena malu. Bunda yang melihat muka Dewi memerah saat melihat Al yang tersenyum manis kearahnya pun langsung mengerti kenapa putranya tadi tersenyum bahagia seperti itu, pasti sudah terjadi sesuatu diantara mereka, pikir bunda.


"Iya sayang, sini" Ucap bunda.


"Kamu kenapa masih disitu, sana pergi" Ucap bunda pada Al yang mendapat senyuman dari Al, kemudian dia memakai helmnya dan pergi.


"Kenapa sayang" Tanya bunda kepada Dewi yang kini sudah duduk disampingnya.


"Nggak papa kok bun, Dewi cuma mau bantuin bunda aja" Ucap Dewi dengan tersenyum.


......🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷......


Setelah makan malam, Dewi dan Al pergi kekamar, mereka melaksanakan sholat isya terlebih dahulu. Kini mereka telah selesai sholat, Dewi sedang melipat mukenahnya.


"Wi, jadikan" Tanya Al yang dijawabi Dewi dengan anggukkan kepala saja.


Al pun sangat senang, kemudian dia berjalan kearah lemari mencari baju yang akan dia pakai, Dewi yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala. Dewi dan Al kini sudah turun kebawah, kebetulan dibawah sedang ada bunda dan juga ayah yang sedang menonton TV.


"Kalian mau kemana" Tanya bunda.


"Malmingan dong bun" Jawab Al dengan senyumnya yang sangat manis.


"Ooh, jadi ini yang buat kamu dari tadi sore senyum terus" Ucap bunda yang mendapat senyuman dari Al.


"Kita berangkat ya bun, yah" Ucap Dewi kemudian menyalami bunda dan ayah yang diikuti dengan Al.


"Iya, hati-hati, jangan pulang malem-malem" Ucap bunda.

__ADS_1


"Oke bun" Ucap Dewi dan Al bersamaan.


"Pakek mobil apa motor Al" Tanya ayah.


"Motor yah" Jawab Al.


"Ya udah, jangan ngebut" Ucap ayah.


"Siap yah" Ucap Al dengan tangan memberi hormat yang membuat ayah juga bunda tertawa.


Al dan Dewi kini sedang dalam perjalanan ke alun-alun kota, karena kalo malem minggu di alun-alun kota itu ramai. Dewi sedari tadi hanya diam saja.


"Wi" Panggil Al.


"Hmm" Dewi hanya berdehem.


"Pegangan dong" Ucap Al.


"Ogah" Ucap Dewi. Tapi tiba-tiba saja Al menambah kecepatan motornya sehingga membuat Dewi spontan memegang jaget Al.


"Al, ih, pelan-pelan dong" Ucap Dewi kemudian mencubit pinggang Al.


"Hahaha, iya-iya, makanya pegangan" Ucap Al dengan tertawa.


Mau tak mau Dewi akhirnya pun memegang jaget Al. Al yang melihat Dewi hanya memegang jaketnya saja tersenyum, kemudian dia menarik tangan Dewi agar memeluknya, Dewi yang terkejut akan hal itu pun ingin menarik tangan lagi tapi ditahan oleh Al.


"Gini aja lebih aman" Ucap Al dengan senyum yang tidak bisa dilihat oleh Dewi. Tak lama mereka pun sampai di alun-alun kota.


...****************...


Hai guys, sampai sini dulu ya.


Sampai jumpa next eps.


Ettsss, jangan lupa buat terus dukung author ya.


Jangan lupa juga follow ig author @by_mia31


Papay

__ADS_1


^^^Luufff❀❀❀^^^


__ADS_2