
Hari ini adalah hari sabtu, Dewi dan Al sudah mulai berangkat ke sekolah. Sekarang mereka sedang bersiap-siap untuk menjalankan aktivitas nya kembali.
"Kita pakek mobil sendiri-sendiri" Ucap Dewi sambil mengambil tasnya yang berada diatas kasur. Al yang sedang memakai koas kaki langsung memberhentikan aktivitasnya.
"Hah, yang bener aja, kenapa nggak bareng aja sih" Sanggah Al.
"Nggak bisa, nanti yang lain pada curiga lagi" Ucap Dewi kemudian dia hendak pergi keluar tapi Al sudah memegang tangannya.
"Nggaklah, kan anak-anak tau kalo kita pacaran" Ucap Al.
"Ya walaupun mereka tau kalo kita pacaran, tapi nggak harus kan orang pacaran berangkat bareng, udahlah mending sekarang kita turun, sarapan terus berangkat" Ucap Dewi panjang lebar kemudian melepaskan tangannya dari genggaman Al dan pergi keluar.
Al yang mendengar Dewi berbicara panjang lebar seperti itu hanya bengong saja. Karena ini kali pertamanya Dewi berbicara banyak seperti itu, Al mengembangkan senyumnya.
"Oke nggak papa kita nggak berangkat bareng, tapi gue seneng karena lo udah nggak secuek waktu kemarin" Gumam Al kemudian menyelesaikan memakai koas kakinya dan pergi menyusul Dewi.
Dimeja makan sudah ada ayah, bunda dan juga Dewi, kemudian Al langsung duduk dikursi dekat Dewi. Bunda dan ayah yang melihat itu hanya tersenyum, mereka tak menyangka ternyata Al menyukai Dewi, jadi mereka tak harus terlalu membujuk Al cuma ya Al yang harus membuat Dewi juga menyukainya.
Setelah sarapan, Dewi dan Al pun berangkat sekolah, seperti kata Dewi tadi kalo mereka akan berangkat sendiri-sendiri, Dewi sudah berangkat lebih dahulu menggunakan mobilnya yang memang sudah diantar tadi malam, ayah yang ingin berangkat bekerja pun heran yang melihat Al terbengong diteras depan.
"Kamu kenapa boy, dan dimana Dewi" Tanya ayah.
"Eh, nggak papa kok yah, Dewi udah berangkat duluan yah" Jawab Al.
"Oh gitu, kenapa nggak berengan aja" Tanya ayah lagi.
"Dewi nggak mau yah" Jawab Al tak bersemangat, ayah yang tau kalo Al memang menyukai Dewi hanya tersenyum saja.
"Nggak papa boy, itung-itung buat perjuangan kamu, hahaha" Ucap ayah dengan tertawa.
"Ih ayah, udahlah, Al mau berangkat" Ucap Al sambil menyalami ayah.
"Iya, ayah juga mau berangkat" Jawab ayah.
__ADS_1
"Al duluan, assalamu'alaikum" Ucap Al sambil berlalu menuju moge nya.
"Iya, wa'alaikumussalam" Ucap ayah. Tak lama bunda keluar.
"Loh ayah, kok belum berangkat" Tanya bunda yang masih melihat ayah berdiri diteras depan.
"Tadi habis nyemangatin jagoan kita bun" Ucap ayah dengan tersenyum, bunda mengerutkan keningnya karena bingung.
"Maksud ayah gimana sih" Tanya bunda.
"Itu bun, si Al ditinggal sama Dewi, katanya Dewi nggak mau berangkat bareng, hahaha" Ucap ayah.
"Ya Allah, gitu toh, hahaha" Ucap bunda yang dijawab anggukan kepala oleh ayah.
"Ya udah, nggak papa, nanti lama-lama juga pasti mau" Sambung bunda.
"Iya bun, ya udah, ayah mau berangkat" Ucap ayah.
"Iya yah" Jawab bunda.
"Wa'alaikumussalam"
...π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«π«...
Dewi sudah sampai disekolah tak lama Al pun sampai. Dewi keluar mobil tanpa menghiraukan Al yang sedang melepas helmnya.
"Ya Allah, dicuekin muluk dari semalem" Gumam Al.
Kemudian dia pergi menyusul Dewi tapi Dewi selalu saja tak menghiraukan Al. Dan saat bersamaan Shafira melihat itu, dia berpikir ini adalah saatnya dia mendekati Al lagi karena Dewi selalu cuek dengan Al. Shafira berjalan mendekati Al dan Dewi yang sedang berjalan dikoridor menuju kelasnya.
"Al, lo kemarin kemana aja" Tanya Shafira dengan nada manja dan bergelayut ditangan Al, spontan Al dan Dewi langsung berhenti. Dewi yang melihat tingkah Shafira merasa jijik, Al langsung melepas tangan Shafira dari lengannya.
"Apaan sih lo, main pegang-pegang aja" Ucap Al ketus tanpa menghiraukan pertanyaan Shafira.
__ADS_1
"Ih Al, gue itu kan pacar lo, masa nggak boleh sih pegang tangan lo" Ucap Shafira.
"Heh, denger ya, pacar gue itu cuma Dewi, ngerti lo" Ucap Al, sedangkan Dewi yang sudah jengah melihat tingkah Shafira pun langsung pergi begitu saja.
"Lihat tuh, katanya pacar lo, tapi cuek muluk sama lo, pergi nggak ngomong dulu lagi" Ucap Shafira dengan melipat tangannya didepan dada.
"Bukan urusan lo" Ucap Al kemudian dia pergi menyusul Dewi. Shafira yang diperlakukan seperti itu merasa kesal karena Al selalu saja cuek dengannya.
"Andai kejadian itu tak pernah terjadi, mungkin lo masih dalam pelukan gue Al tapi gue pastiin lo akan balik lagi sama gue, gue bakal misahin lo sama si Dewi itu, liat aja Al" Batin Shafira kemudian pergi ke kelasnya.
...ππππππππππππ...
Sekarang sudah waktunya istirahat. Kalian tau, apa yang terjadi dengan Al tadi, dia seperti orang gila, dia dicueki oleh Dewi sepanjang berada dikelas bahkan seperti menganggap Al tak ada, Viola yang melihat itu hanya menahan tawanya. Dasar temen laknat, hahaha.
Dikantin, Viola masih saja menertawai Al, dari bel istirahat berbunyi hingga sampai dikantin, Viola tak henti-hentinya menertawai Al. Al yang melihat Viola sedari tadi tertawa hanya menatap jengah kearah Viola, sekarang Al masih saja berusaha mengajak Dewi berbicara tapi nihil, Dewi tak menjawab sama sekali, Viola melihat Al dengan tatapan mengejek, sungguh Al rasanya ingin membunuh anak ini.
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Hai guys, i'm comming π
Hayoo, ada yang tau nggak ada apa antara Shafira dan Al.
Yok main tebak-tebakan duluπ
Jumpa lagi di next eps ya.
Typo bertebaran.
Jangan lupa dukung author.
Follow juga ig author ya @by_mia31
Authornya miris followersπππ
__ADS_1
Oke, papay, good night and good sleep β€
^^^Luufffβ€β€β€^^^