Dijodohkan Lagi

Dijodohkan Lagi
S2 Episode 6


__ADS_3

Selama Zia koma, Raka rela bolak-balik dari Indonesia ke Singapura. Ia rela meninggalkan baby Zika dengan mama Clarys hanya untuk menjaga Zia di rumah sakit.


Walau ada baby sister yang merawat baby Zika, akan tetapi bayi itu rewel sepanjang malam setelah dibawa pulang ke rumah. Baby Zika terus saja menangis meskipun sudah diberi susu formula.


Mama Clarys bingung apa yang harus ia lakukan sudah sepanjang malam Baby Zika ada di gendongannya tapi tidak kunjung diam. Saat ini ia hanya sendiri ditemani baby sister, sedangkan Vita sibuk mengurus pekerjaannya di luar kota yang sedang mengalami masalah.


“Oeek ... oekk ... oekk...”


Suara tangis baby Zika sangat kencang memecah keheningan malam. Clarys bingung, apa yang harus ia lakukan? Ingin ia menghubungi Raka, tapi itu hanya menambah beban pikiran putranya. Ia sudah mencoba menelepon Vita, tetapi ponsel anak perempuannya itu tidak aktif.


Clarys menempelkan punggung tangannya di kening Zika. Wanita itu semakin panik saat mendapati suhu tubuh Zika panas.


“Aduh, bagaimana ini, sus? Aku takut cucuku kenapa-kenapa.” Clarys memeluk cucunya erat. Walau ia sudah berpengalaman merawat dua orang anak tetap kondisi ini membuatnya semakin gugup.


“Sus, tolong hubungi dokter Sesil. Dia pasti mau datang ke mari, cepat sus, tunggu apa lagi!”


“Baik Nyonya.” Baby sister itu dengan panik segera meraih telepon dan menghubungi dokter Sesil. Beruntung, tidak membutuhkan waktu lama dokter itu menjawab panggilannya.


“Baik dok. Iya, iya.” Mengangguk mendengar kata-kata dokter, setelah itu menutup teleponnya menghampiri Claris.

__ADS_1


“Dokter bilang lima belas menit lagi akan datang, Nyonya,” ucapnya.


Sementara Clarys masih tampak cemas sebelum dokter itu datang ia tidak akan tenang.


Setelah kurang lebih dua puluh menit dokter Sesil datang. Ia segera memeriksa baby Zika dengan mendetail.


“Apa yang terjadi, dok?” tanya Clarys saat dokter itu selesai memeriksa.


“Bayi memang rentan terkena penyakit, Nyonya. Sistem daya tahannya belum kuat, seharusnya asilah makanan terbaik dan untuk kekebalan tubuhnya. Tapi ... sayang, ibunya dalam keadaan tengah berjuang hidup.” Dokter Sesil tau yang dialami oleh Zia karena salah satu temannya bekerja di sana.


“Tapi Anda tidak usah khawatir Nyonya. Aku akan mencarikan pendonor ASI untuk Zika. Semoga aku mendapat yang terbaik untuk dia.” Dokter Sesil beranjak karena sudah malam ia ingin segera pulang.


Dan seperti sihir, baby Zika langsung diam saat berada dalam dekapannya.


Mama Clarys melihatnya tersenyum, sudah dari tadi ia mendiamkan sang cucu, tapi tidak mau diam terus saja menangis. Dan ternyata saat dokter Sesil menggendongnya baby Zika langsung diam dan tertidur pulas hanya dengan beberapa kali dokter itu mengayunkan tubuh.


Saat baby Zika mulai terlelap dokter Sesil berjalan dengan hati-hati ingin meletakkan di box bayi. Tapi baru saja ia melepaskan dari tangan tiba-tiba.


Oekk oekk oekk ....

__ADS_1


Baby Zika kembali menangis membuat dokter Sesil tidak tega melihatnya lalu mengangkat dan membawanya dalam dekapannya.


“Dok, aku mohon tinggallah di sini untuk malam ini. Zika membutuhkan kamu, mungkin dia menganggapmu adalah ibunya, maka dari itu dia tidak mau jika kamu tinggalkan. Aku mohon dokter.” Clarys menyatukan kedua tangannya untuk memohon.


Dokter Sesil pun yang melihat merasa iba. Wajah Zika membuatnya luluh dan ingin menggendongnya. Akhirnya ia memutuskan. “Baik, Nyonya. Saya akan tidur di sini malam ini, demi Zika.”


“Terima kasih, dokter Sesil.” Clarys tersenyum.


“Panggil saja Sesil, Nyonya.”


“Kalau begitu panggil aku tante ya, jangan Nyonya.”


"Baik Tante." dokter Sesil tersenyum sembari menggendong baby Zika.


Wajah itu sangat polos dan menggemaskan. Membuat siapa saja yang melihatnya ingin menciumnya, termasuk dokter Sesil.


Karena perintah dari Clarys malam ini Sesil memutuskan untuk tinggal. Kini mereka bertiga tidur bersama satu ranjang, dan baby Zika tertidur pulas di tengah-tengah mereka.


Terlihat sangat damai membuat dokter Sesil tersenyum-senyum sendiri melihatnya.

__ADS_1


Dukungan vote koin atau poin like dan komen ya kak secantik dan sebaik se novelton, untuk mendukung author supaya terus berkaya🙏


__ADS_2