Dingin Tapi Bucin

Dingin Tapi Bucin
Malam Pertama


__ADS_3

Setelah beberapa menit di dalam kamar mandi, ara pun keluar dan memanggil Darga.


"Aga."


"Hmm."


"Udah siap, aga sekarang mandi aja, ara mau siapin baju aga juga dulu."


"Hmm."


"Aga gak kerja kan hari ini?"


"Iya."


"Berarti ara siapin baju biasa aja kan?"


"Iya, siapin aja celana bokser dan baju kaos biasa."


"Oke."


Ara menuju masuk ke ruangan pakaian.


Dan darga menuju masuk ke kamar mandi.


Celana bokser sama baju kaos.


Nah yang ini sama yang ini aja.


Sesudah mengambilkan pakaian Darga, ara pun mengambil ponsel nya dan duduk di atas tempat tidur memeluk bantal.


Setelah beberapa menit, darga pun selesai mandi dan keluar dari kamar mandi, menggunakan handuk dan bertelanjang dada.


Ara awalnya melihat sekilas dan melihat ponselnya kembali.


Lalu ara melihat lagi, dan berteriak.


"Ahhhhhhh!!" berteriak sambil menutup mata, dan ponselnya pun terlepas dari genggamannya.


"Kamu kenapa sih?"


"Aga..aga kenapa gak pakek baju."


"Ya kan baru selesai mandi, ini baru mau pakai baju."


"Kenapa aga gak pakai baju di kamar mandi aja."


"Ya kan baju nya di siapkan di sini."


"Kenapa aga nggak panggil ara aja, kan ara bisa ambilin dan kasih ke aga."


"Males manggil kamu."


"Ahhh,ya udah kalau gitu ara mau keluar aja, aga ganti baju aja dulu."


"Hmm."


Ara pun keluar dari kamar tersebut dan menunggu di luar.


Darga mengganti baju nya, setelah selesai dia tidak sengaja melihat ponsel ara yang layar nya masih hidup di atas kasur, darga pun mengambil ponsel tersebut, dan darga kaget melihat apa yang ada di ponsel ara.


Flashback on


Darga masuk ke kamar mandi, ara pun mengambil handphone nya dan membuka grup squad ciwi-ciwi nya.


Squad ciwi-ciwi.


Brilian : eh ara mana, dari semalam dia gak nimbrung di grup


Angel : ya nama nya aja pengantin baru lian.


Brilian : eh iya ya


Putri : kalian ngomongin apaan guys?


Brilian : ngomongin si ara put


Putri : emangnya dia kenapa?


Angel : tumben aja dari malam gak ikutan nimbrung di sini.


Putri : oh mungkin dia lagi sibuk


Brilian : sibuk atau lagi ena ena.


Angel : hahahaha


Putri : dih kalian


Ara : ee cie yang ngomongin ara


Brilian


Angel


Putri


: dih nongol juga akhirnya


Ara : hahaha


Brilian : gimana ara rasanya malam pertama?"


Angel : hahaha ***** ngakak

__ADS_1


Ara : kalian apaan sih, malam pertama apa nya


Brilian : dih pura-pura gak ngerti


Ara : ya emang gak ngerti


Angel : itu ra yang nganu nganu


Ara : nganu nganu apaan sih


Putri : dah lah ra gak usah di ladenin.


Ara : oke put


Brilian : dih sih putri apaan sih


Angel : ara


Ara : hmm?


Angel : kami mau tau dong, malam pertama tu sakit nggak? Ada yang bilang sih sakit


Ara : kalian ngomongin apaan sih


Angel : ahh ara masa iya belum malam pertama


Ara : malam pertama apaan angel


Angel : coba ara cari di google aja deh, males ngejelasin.


Brilian : hahaha


Putri : jangan ra!


Ara pun memutuskan untuk membuka google dan mencari tau karena dia penasaran.


Dan di saat dia mau membaca dia malah terkejut karena tiba-tiba Darga keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada.


Dan dia pun langsung memutuskan keluar kamar, dan lupa membawa ponselnya.


Flashback off


Astaga dia bahkan mencari tau tentang hal ini?


Apakah dia segitu polosnya? Bahkan hal ini aja harus di searching google


Darga pun meletakkan kembali ponsel ara ke atas kasur seperti posisi semula, dan ara pun berteriak dari luar kamar.


"Agaaaaaaaa! Udah selesai belom?"


Dia pun bahkan berani berteriak kepada ku.


"Udah."


"Apa yang kau lakukan dengan ponselmu."


Ara pun melihat ke arah Darga, dan dengan polosnya menjawab.


"Ara nyari tentang malam pertama, ara gak tau apa itu, teman ara membicarakannya di grup, dan dia tidak mau menjelaskan ke ara, mangkannya ara penasaran, ini aja ara baru mau baca, aga mau ikut baca?"


"Gak!"spontan


"Kok aga ngegas sih, padahal kan aga nanya ke ara, ara cuma ngejawab."


Menggelengkan kepala sambil menatap ke arah ara.


Ara pun bingung dengan sikap Darga.


Darga pun melemparkan handuk yang tadi ada di lehernya ke muka ara.


"Aga apaan sih."


"Kamu baca aja sendiri, saya mau ke bawah."


"Ini masih pagi, aga mau ke mana?"


"Udah di bilang mau turun ke bawah."


"Ngapain ke bawah pagi-pagi."


Diam tidak menjawab dan pergi meninggalkan ara.


Aga kenapa?kenapa sikap nya kayak gitu


Aneh.


Setelah merasa bingung dengan sikap darga, ara pun memutuskan untuk melanjutkan mencari tau tentang apa itu malam pertama.


Dan setelah dia membaca, dia tersentak kaget, menutup mulut nya dengan tangan.


Dan wajahnya memerah.


Astaga ara, apa yang kamu lakukan


Pantas saja aga bersikap aneh, astaga ara malu-maluin aja.


Ahhh ara kan jadi malu...


Ara harus gimana kalau berhadapan dengan aga nanti


Ara malu...


Ara pun melepaskan ponsel nya dan meletakan nya di atas meja yang ada di samping tempat tidur.

__ADS_1


Dia pun menutup muka nya dengan kedua tangannya, dan merasa malu sendiri


Dan berbaring di atas tempat tidur dengan posisi kesamping dan memukul mukul pelan kasur.


Darga yang tadi keluar kamar, ternyata masuk lagi ke dalam kamar tanpa ara sadari.


Dan lagi melihat tingkah aneh ara tersebut dengan bingung.


Flashback on


Darga keluar dari kamar dan turun ke bawah, darga mau duduk di ruang santai sambil menikmati kopi, tapi dia malah berputar balik arah dan naik ke atas lagi, karena dia lupa membawa ponselnya ke bawah.


Dan saat dia masuk melihat tingkah ara tersebut dia merasa bingung apa yang terjadi dengan ara.


Flashback off


"Hei! Apa yang kamu lakukan."


Ara yang tadi memukul-mukul kasur dengan pelan dengan mata yang terpejam, langsung membuka mata nya dan langsung duduk membelakangi darga karena dia merasa malu.


"Apa yang kamu lakukan kenapa kamu bersikap seperti itu?"


"Itu.."


"Itu apaan, kamu sedang bicara dengan siapa di sana? Saya di sini!"


Langsung berbalik menghadap Darga, dan menunduk


"Ituu aga.."


"Itu apa!"


"Ara merasa geli sendiri, dan malu karena telah membaca tentang malam pertama."


Apakah memang harus bersikap seperti tadi?


"Terus kenapa kamu harus bersikap seperti tadi."


"Ya ara malu karena ara malah nawarin ngebaca sama sama dengan aga."


"Jangan berpikir yang tidak-tidak! Kamu pikir saya mau gituan sama kamu! Ya nggak lah!"


Nyenyenye


Terus kamu pikir saya yang mau gitu?


Dih.


"Oh."


Darga pun tidak merespon ara lagi, dan langsung mengambil ponsel nya dan mau keluar kamar lagi.


"Aga.."


"Hmm."


"Ara minta maaf." bicara sambil nunduk


"Minta maaf kenapa?"


"Ga tau, ara cuma mau minta maaf aja."


Darga diam tidak menjawab.


Dan mau keluar kamar.


"Aga."


"Apa lagi sih."


"Aga mau kemana?"


"Mau duduk di bawah."


"Ohh."


"Kenapa?mau ikut?"


"Iya.."


"Ya udah ayo."


"Beneran?" tersenyum menatap aga.


"Hmm."


Mau ikut ke bawah aja harus ngomong dulu, tinggal ngikut aja kenapa


"Aga gak marah lagi sama ara?"


"Siapa yang marah?"


"Aga."


Diam tidak menjawab.


"Ahh aga duluan aja dulu ke bawah, nanti ara nyusul, ara mau mandi dulu."


"Hmm."


Darga pun keluar dari kamar.


Dan ara pun mandi.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2