Dingin Tapi Bucin

Dingin Tapi Bucin
Ngapain jemput?


__ADS_3

"Eh tunggu dulu."


"Apaan sih ra?"


"Kayaknya ara pulang naik ojek lagi aja deh."


"Kenapa kek gitu?"


"Ga ada cuma mau pulang naik ojek aja."


"Pasti lo mau naik ojek karena mau ngasih sisa uang jajan semua nya ke ojek."


"Hehe iya."


"Kan tadi udah di bilangin tabung aja napa ra."


"hehe ga papa deh satu kali ini aja."


"Ya udah terserah ara."


"Oke."ara pun berjalan meninggalkan angel.


"Woi ra."panggil angel.


"Iya?" berbalik melihat ke arah angel karena belum terlalu jauh jarak nya.


"Beneran ga mau pulang sama angel."


"Iya..besok-besok baru deh pulang sama angel lagi."


"Kalau angel besok-besok ga bawa motor kayak gimana?"


"Ya udah naik ojek lagi,haha."


"Dih si ara."


"Ya udah ara pulang ya,dadahhh."melambaikan tangan ke angel.


Angel hanya membalas nya dengan anggukan dan senyuman.


Karena melihat tingkah lucu dari teman nya itu.


Ara pun berjalan ke depan gerbang sekolah nya,karena dia memutuskan pulang untuk naik ojek.

__ADS_1


Angel melewati ara yang berjalan belum sampai di gerbang sekolah,angel pun membunyikan klakson nya.


"Ra duluan yaaa."


Ara pun mengangguk.


Saat sampai di depan gerbang ara mencari ojek,di saat dia mencari ojek dia melihat satu mobil yang menurutnya tidak asing lagi di matanya.


"Eh tu mobil kayak pernah liat ya,tapi dimana?mobil siapa?kayak ga asing gitu sih."


Ara terus memperhatikan mobil tersebut,tidak lama di saat ara memperhatikan,kaca mobil pun di buka oleh seseorang,saat melihat orang yang ada di dalam mobil tersebut ara merasa kaget.


"Ha!astagaaaa!"menutup mulutnya dengan tangan karena merasa terkejut.


Ara menjinjit-jinjit kaki nya terus,dia mengigit bibir bawah nya,dan tangan nya gemetar saat memegang erat tali tas nya.


Ara merasa dag dig dug serrr ketakutann.


Dan kebingungan.


"Gimana nih."


Sorot mata tajam yang memperhatikan ara juga,dan menggerakan jari nya menunjuk ara dan mengisyaratkan menyuruh ara untuk menjenguk nya.


"Ngapain di situ?"tanya Darga ke ara yang berdiri di depan mobil.


"Ah?ha?"


"Kamu ngapain di situ?"


"Agaaa,agaa ngapain ke sini?"


"Emangnya kenapa?"


Kan kebiasaan orang nanya malah nanya balik.


"Jawab duluuu,aga ngapain ke sini?"


"Jemput kamu."


"Aga ngapain jemput ara?"


"Banyak tanya."

__ADS_1


"Agaaaa ara kan bisa pulang sendiri,ga usah di jemput."


"Udah jangan banyak omong,naik cepetan,ngapain coba berdiri di sana."


"Ga mauu,ara bisa pulang sendiri kok aga."


Bukannya seneng karena di jemput,eh malah ga mau di jemput mau nya pulang sendiri..


Ini cewek anehh.


"Udah cepetan naik."


"Ga mauuu aga..."meringis di depan mobil.


"Naik."


"Ga mau..."ara menggeleng-gelengkan kepala nya dan mengembungkan pipinya.


"Naik gak."


"Ga mauu....."


Darga pun keluar dari mobil dan menarik tangan ara.


"Aga ga mau agaaa..ga mauu."ara yang berusaha untuk melepaskan genggaman Darga.


"Naik."


"Ga mauu aga."


Darga pun tetap menarik tangan ara,sedangkan ara tetap meringis ke Darga kalau dia tidak mau pulang bersama dengan Darga.


Darga membuka pintu mobil dan menyuruh ara duduk,ara yang sudah terduduk berusaha untuk keluar lagi dari mobil,tapi dia mengurungkan nya karena tatapan tajam dari mata darga.


Darga pun menutup pintu mobil dan menyuruh ara tetap diam dengan satu tatapan, dia pun berjalan untuk memasuki mobil dan menyetir.


Tetapi banyak sorot mata yang memperhatikan Darga saat berjalan.


Anak sekolahan yang masih menunggu jemputan,akang akang jualan di depan sekolah ara pun memperhatikan Darga.


Bisa-bisa gue di kira nyulik anak orang kalau kayak gini terus.


Darga pun dengan cepat masuk ke dalam mobil dan menutup pintu mobil.

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2