
Bangun di pagi hari memang sudah menjadi kebiasaan ara,dia bangun pukul 05.05 menit untuk pagi hari ini.
Tapi dia terkejut kenapa dia bisa tiba-tiba di kamar,padahal semalam dia ada di ruang khusus menonton tv, dia juga terkejut ketika melihat Darga yang sudah terbangun lebih awal dari dia.
Ara pun mengusap ngusap mata nya, ini mimpi atau tidak,karena dia merasa aneh kenapa dia tiba-tiba bisa di kamar.
Ara juga mencubit lengan nya sendiri dan meringis kesakitan.
Sementara darga menaikan alis nya sebelah karena melihat tingkah ara yang mencubit lengan nya sendiri lalu meringis kesakitan.
"Kamu ngapain sih?"bertanya kepada ara yang sekarang sedang menghadap ke arah dirinya.
"Ha?"melongok ke arah Darga yang sekarang sedang duduk bersandar di tempat tidur sambil memainkan laptop nya.
Darga langsung melihat ke arah laptop nya lagi ketika ara menjawab pertanyaan nya dengan kata-kata"ha."
"Aga..ini mimpi kan?"nanya ke Darga.
"Mimpi?"
"Iyaa,ini mimpi kan."
"Apaan sih."
Ara pun mencubit lengan Darga juga.
"Shhht."darga langsung melotot ke arah ara.
Ara langsung spontan menduduk karena takut dengan tatapan Darga.
"Kamu tu ngapain sih!ga jelas!"
"Ya ara mau mastiin aja ini mimpi atau nggak..."menjawab sambil nunduk.
Kirain mimpi ternyata nggak..
Darga langsung kembali fokus ke laptop nya.
__ADS_1
"Aga..tumben bangun lebih awal dari ara?."
Darga hanya diam tidak menjawab.
Ara pun merapikan rambut nya dan duduk di tempat tidur.
Setelah itu ara memperhatikan Darga yang sedang fokus ke laptop nya.
Ganteng sih..tapi dingin...
Kenapa sih cinta pertama ara harus dia?
"Ga usah ngeliatin kek gitu,risih."ucap Darga sambil fokus ke laptop nya.
"Eh?kok aga bisa tau kalau ara merhatiin aga?"
Darga hanya diam.
Ara pun diam juga dan kembali memperhatikan Darga lagi.
"Udah di bilangin!Risih!"bentak Darga dengan suara pelan.
Ara hanya merespon dengan menaikan kedua alis nya dan tersenyum kepada Darga.
Darga yang melihat sikap ara langsung menaikan alis nya sebelah dan mengerutkan dahi nya karena kebingungan.
Ara yang melihat juga raut wajah Darga yang seperti itu langsung berubah murung menatap Darga.
"Mata kamu kenapa sembab?"
"Ha?sembab?iyakah?"langsung memegang kelopak mata nya.
"Hmm."kembali fokus ke laptop nya lagi.
"Pasti..gara gara nangis semalam..."berbicara dengan suara pelan.
"Nangis?"tanya darga yang masih tetap fokus ke laptop nya.
__ADS_1
"He?ng,ng,nggak kok,siapa yang nangis?"jawab gugup ara,karena dia tidak sadar kalau suara nya bisa terdengar oleh Darga.
"Nangis kenapa?"tanya Darga lagi.
"Apaansih aga,siapa yang nangiss."
"Kamu."
"Ara ga nangis kok."
"Oh."
"Iya."
"Hmm."
"Ya udah ara mau mandi ih mau sekolah."
"Ga dingin?"
"Nggak."
Sedingin dingin nya mandi pagi,masih ga bisa nandingin dingin nya kamu aga..
"Oh ya udah,mandi sana."
"Iya agaa..ini mau mandi."
"Hmm."
Ara pun turun dari tempat tidur mengambil handuk,dan berjalan mau ke kamar mandi tanpa memakai sendal.
BERSAMBUNG...
Maaf ya kalau aku sering lama up,soalnya tugas mangkin banyak bukan mangkin dikit,ini aja udah nyelisihin dikit waktu buat up,dan makasih banget yang udah mau mampir ke cerita aku
:)
__ADS_1