
Rayen menarik temannya tersebut kedepan ara,brilian,dan putri.
"Minta maaf."
"Ha?"fikri merasa kebingungan.
"Minta maaf sekarang!"
"Tapi."
"Ga usah tapi-tapi lo salah anjing,susahnya minta maaf apa!"
"Tapi kan gue."
"Minta maaf sekarang!!"
"O,o,okee."
"Cepetan!"
Angel pun berjalan mendekat ke arah rayen dan juga teman-temannya.
"Gue minta maaf."ucap fikri kepada brilian.
"Minta maaf yang bener!"
"Gue minta maaf ya."mengulurkan tangan nya ke brilian.
"Enak aja lo!tinggal minta maaf aja!sakit kaki gue!"
Putri pun mencubit lengan brilian,begitu pun juga ara yang menggeleng pelan ke arah brilian.
"Iya deh iya,gue maafin."
"Udah."ucap fikri ke rayen.
"Dan lo!ingat ya!gue ga bakalan buat masalah ke lo kalau lo ga mulai duluan!jadi lain kali ga usah main tuduh aja!gue ga suka!"
Angel hanya diam menatap rayen yang melotot ke arah nya.
Rayen pun pergi dengan teman-temannya.
"Gimana masih sakit nggak?"tanya ara.
"Iya sakit dikit."
"Ya udah gimana kalau kita ke rumah sakit aja balik nanti?"tanya putri.
"Eh ga usah,ga gitu juga nyinkk,gue cuma kesakitan dikit ga parah."
"Ya udah."
Banyak orang yang di dalam aula yang masih saja menatap dan melihat ke arah mereka berempat.
__ADS_1
Angel merasa risih dengan orang yang menatap mereka.
"Ga usah ngeliat ke sini terus woi!gue ga suka!"teriak angel di aula,suara nya bergema.
Semua orang di sana kaget saat angel berteriak begitu juga dengan rayen langsung melihat ke arah angel karena dia mendengar teriakan dari angel.
Saat mendengar teriakan angel semua yang di dalam aula langsung memalingkan padangan mereka dan berbisik-bisik.
"Kalau ada yang ga suka karena gue ngomong kayak tadi!maju sini berdiri di depan gue!"
Semua nya pun langsung diam dan tidak ada satupun yang berbisik-bisik ataupun bicara.
Setelah semua nya diam angel pun mengajak teman-temannya untuk ke uks saja.
Ara dan putri ke kantor untuk izin kepada buk meong ataupun guru lain.
Sedangkan angel dia membawa brilian duluan ke uks.
Tidak lama mereka keluar dari aula semua nya pun kembali berbisik-bisik lagi dan berbicara seperti biasanya.
"Gila tu cewek emosian banget."ucap tyo
"Iya,emosian banget, gue aja kaget yen pas dia ngejenguk dan langsung nge bentak kamu."
Rayen hanya diam.
"Lo juga sih fik,ngapain nendang nendang kaki temennya."
"Hahaha anjimm."tyo tertawa.
"Lo kenapa yen?"tanya fikri.
"Gak papa."
"Pulang nanti ngumpul yok ke warung kang abi."
"Iya terserah gue ngikut aja."
"Ajak sekalian anak-anak yang lain."ucap fikri.
"Iya,terserah kalian."
Di kantor ara dan putri sedang meminta izin ke guru nya.
"Bu,ada bu meong nya nggak?"tanya putri.
"Ohh bu meong ada kok ada,masuk aja."
"Makasih ya bu."
"Iya."
Ara dan putri pun masuk ke dalam.
__ADS_1
"Bu.."panggil putri.
"Iya kenapa?"
"Kami berempat izin ke uks boleh?"
"Berempat?siapa aja?"
"Angel,brilian,aku,sama ara."
"Mau ngapain ke uks?"
"Brilian sakit kaki bu."
"Sakit kaki gara gara apa?"
Aduh bu meong banyak tanyaaa
"Keseleo bu."
"Kok bisa?"
"Ga tau bu."
"Kenapa harus berempat ga berdua aja?"
"Kalau boleh aja sih bu,kalau ga boleh ya ga papa."
"Ya udah ga papa,tapi kalau udah selesai cepat-cepat ke aula lagi ya,soalnya ada pengumuman nanti kalian ga tau."
"Oh oke bu,makasih ya bu."
"Iya."
Ara dan putri pun dengan cepat menuju ke uks.
"Ayo masuk,udah di bolehin berempat izin."
"Beneran?"
"Iya."
"Tumben tu meong ngeizinin."
"Ga tau,lagi baik kayaknya."
"Hahaha."
"Ya udah ayo masuk."
Mereka pun masuk ke uks dan menyuruh brilian berbaring.
BERSAMBUNG...
__ADS_1