Dingin Tapi Bucin

Dingin Tapi Bucin
Kesiangan


__ADS_3

Ara dan angel sampai di sekolah jam 06:57,


Mereka tidak telat ke sekolah.


Dan di gerbang sudah ada wali kelas nya buk meong menunggu di gerbang untung mereka tidak terlambat.


Tin.tin


"Permisi bu." ucap angel setelah membunyikan klakson. Ara hanya tersenyum kepada bu meong.


"Gila ra untung gak telat kita."


"Iya njel, kalo telat bisa aja di hukum sama bu meong."


"Iya ra,gua mah ogah bener bersihin toilet."


Ara dan angel pun memarkirkan motor nya, dan turun dari motor.


Angel tiba-tiba lari.


"Ra cepetan udah bunyi bel nya ra,ini senin ra upacara *****."


"Ya ampun iya ya lupa."


"Cepetan ra."berlari.


"Iya ya."


Gbrukkk


"Aduhhh!"


"Ya ampun njel hati-hati."


"Eh lo gak punya mata ya!"


Lelaki yang menabrak angel setelah tidak sengaja bertabrakan dengan angel dia langsung pergi saja,tidak meminta maaf kepada angel.


"Sudah njel ayo cepetan, nanti aja marah-marah nya."


"Sakit tau nggak,lo nggak ngerasain."bentak angel yang emosi.


"Iya iya ara tau sakit, cepetan keburu telat ke barisan."membantu angel bangun.


"Tas taro di mana ra?"nanya ke ara yang linglung juga mau naro tas di mana.


"Di sini aja njel." menunjuk ke arah bangku di depan kelas.


"Iya iya taro di sini aja."langsung membuka tas dan mengambil topi.


Muka ara panik, memucat.


"Ra ayo cepetan?kamu ngapain."melihat ke arah ara.


"Ha,njel,njel,aduhh." panik


"Apaan sih ra,buruan."


"Duluan aja njel, entar ara nyusul."


"gak mau, angel gak mau ninggalin ara,entar ara telat ke barisan ara kena hukum, terus ara nya kena hukuman sendirian."


"Biarin angel."


"Nggak mau,susah seneng harus bareng."


"aduhhh."


"Lo kenapa kambing, ngomong dong, dari tadi aduh aduh aja."


"Topi,ara lupa masukin topi."


"Ahh dari tadi dong ngomong kalau ga ada topi, tuh ambil di tas angel ada topi satu lagi."


"Dih lo gak ngasih tau njel."nunjuk-nunjuk angel.


"Tuh kan di salahin, lo nya aja gak ngomong kalau ga ada topi."


"Hehe."tertawa


"Cepetan dah,nanti aja kalau mau ketawa nya."


"Iya iya."

__ADS_1


"Ahh lama." narik tangan ara berlari dengan cepat menuju barisan.


Akhirnya ara dan angel pun sampai di barisan.


"Aduh capek bener lari-larian."


"Wah dua ratu udah dateng, kesiangan ya."


"Apaan sih ratu-ratu lebay banget lo."memutar bola mata.


"kan kan baru aja dateng udah ngeggas."


"Dah lah males ngomong sama kamu lian, mau ngatur napas dulu."


"Iya deh iya."


Setelah beberapa menit angel mengatur napas,upacara pun di mulai.


"njel." berbisik kepada angel.


"Apaan."fokus nunduk.


"Coba lo liat tu cowok perasaan dari tadi ngeliat ke sini terus."nunjuk-nunjuk barisan sebelah.


"Ke pd an lo ra."


"ara serius njel." mencubit angel.


"Terus kenapa kalau dia ngeliat ke sini terus."


"Lo gak risih njel?"menatap angel.


"Ngapain juga harus risih,kan belum tentu dia ngeliat ke arah sini."


"Tapi njel kayaknya dari tadi tu cowok ngeliat ke arah kamu deh."


"Masa iya?"


"Iya njel."


Angel pun melihat ke arah cowok yang di bicarakan ara.


"Oh tu cowok."


"Lo kenal?"


"Terus?"


"Lah dia tadi yang nabrak gua,minta maaf kagak."


"Ohh yang tadi."


"Iya."jawab angel singkat.


"Terus tumben tumben lo gak marah dia ngeliat ke arah lo, tadi aja pas di tabrak ngegas kayak apaan."


"Ngapain harus marah?kan tadi angel ke bawa emosi aja."


"Ehem."pura-pura batuk.


"Apaan lo, jangan mikir yang nggak-nggak ya."nunjuk ara.


"Tumben-tumben lo gak marah."ngeledek


"Ngapain juga harus marah,kan tadi sama-sama salah."


"Iya deh iya."tersenyum mengalah.


"Lo kenapa sekarang jadi cerewet amat sih,perasaan dulu kagak kayak gini,diem kayak orang *****."


Ara terdiam, dia juga merasa ada sedikit perubahan dari diri nya, dia yang dulu nya gak bakalan ngomong kalau gak penting, tapi kalo ghibah tetap number one, sekarang dia jadi orang yang gak bisa diam,apa lagi saat di dekat darga.


"Kenapa diam lo?"memutar bola mata melihat ke ara.


"Upacara njel, gak boleh ngomong,anak murid good girl harus diam."


"Dih alasan."


Setelah ara tidak merespon perkataan angel,mereka berdua pun menjadi diam.


Upacara selesai, mereka pun bubar.


"Eh eh kalian mau kemana?"

__ADS_1


"Mau ngambil tas put,di depan kelas X IPA."


"Gila,kenapa tas kalian bisa di sana, di ambil atau di rampas sama bu meong?"


"Gak kok lian."


"Lah terus kenapa bisa kesasar di sana."


"Banyak tanya lo, kalau mau ikut ngambil ya ikut aja,gak usah banyak bacot."


"Biasa aja kalee."


Putri,angel,ara,dan brilian pun berjalan menuju ke kelas X IPA 2.


Mereka memang tidak terlalu terkenal di sekolah,tetapi masih ada kok yang tau dengan mereka karena suka dengan prinsip mereka,mereka jarang membuat masalah,mereka ber 4 tidak pernah masuk kantor tapi kalo di hukum ada ada aja pasti,mereka ber 4 gak bakal ngebuat masalah kalau gak di pancing duluan.


"Pagi kak." sapa salah satu adik kelas mereka yang sedang berada di depan pintu kelas X IPA 2.


"Hmm."balas angel.


"Iya pagi juga." ara tersenyum.


"Dah lah ra cepetan ambil tas mu, terus ke kelas,capek tau nggak."


"Iya njel iya."


Ara pun mengambil tas nya dan mereka ber4 naik tangga dan menuju ke kelas mereka.


Di antara mereka ber4 hanya ara yang kalau jalan nunduk kayak orang patah leher aja.


Angel,brilian berjalan menegakan kepala sedangkan putri berjalan seperti biasa.


Memang mereka tidak terlalu terkenal tapi separuh di sekolah itu masih ada yang tau dengan mereka,apa lagi angel yang suka ngeggas.


"Ra lo kebiasaan banget sih kalau jalan nunduk aja."


"Suka-suka ara."sambil nunduk


"Iya deh iya."


Mereka pun sampai di kelas.


Angel langsung duduk di bangku nya,mengambil kipas nya, dan mengambil tisu di dalam tas nya.


"Gila capek bener."


"Kebiasaan lo mah,baru juga dari bawah ke kelas,gimana kalau di ajak jalan jauh,belum juga jalan pasti udah capek."


"Lo kalo ngomong jangan ngadi-ngadi ya."nunjuk ke arah brilian.


"Kenyataan bro."nyengir.


"Dah lah seterah males debat."


"Dih perasaan berantem mulu kalian ber2."


"Gak usah ikut campur ra.." kompak


"Iya deh iya."


"Eh ganti baju olahraga dulu lah."


"Ya ampun iya ya,kita kan hari ini ekskul."


"Ahh gak enak,kita hari ini pisah.."


"Apaan sih mulai deh lebay nya keluar."


"Bodoh amat gak peduli."


"Salah kalian juga sih di ajak ekskul samaan pada gak mau."


"Nanti aja deh debat nya,sekarang kita ganti baju dulu."


"Iya deh ayo."


"Nanti aja please,angel capek."


Putri,brilian,dan ara pun menarik paksa tangan angel.


"Iya deh iya ganti baju,lepasin tangan gue."


Mereka pun melepaskannya.

__ADS_1


Dan menuju ke ruang ganti baju perempuan di sekolahnya.


BERSAMBUNG...


__ADS_2