
Di kamar mandi.
Astaga astaga,apa ara terlalu berlebihan ya kalau bersikap seperti ini?
Tapi entah kenapa ara merasa ara harus bersikap kayak gini, agar aga bisa sadar bahwa ara mau menikah sama aga bukan karena hartanya.
Ara pun mandi setelah mandi beberapa menit akhirnya ara pun keluar dari kamar mandi.
"Mandi aja lama bener."
Ara diam tidak merespon.
Oke kalau memang mau dieman kayak gini,saya gak bakal bicara sama kamu.
Darga pun langsung masuk mandi dan menutup pintu kamar mandi dengan sangat keras.
Sabar ra.sabar...
Ara pun duduk di atas tempat tidur dan memainkan handphone nya sambil mengerikan rambutnya menggunakan handuk.
Dia membuka grup kelas nya karena sedang rame dan seperti nya ada pengumuman.
KELAS XII.IPA 3
Wali kelas : Selamat sore menjelang malam anak,anak ada yang ingin ibu sampaikan kepada kalian.
Putri : Selamat sore menjelang malam juga buk.
Angel : 2
Brilian : 3
08... : 4
08... : 5
08... : 6
Dan seterusnya
(08 no.teman sekelas ara yang tidak dia simpan.)
Wali kelas : Besok kita tidak belajar, tetapi hanya melaksanakan ekskul kalian masing-masing, jadi besok kalian bawa baju olahraga,dan jangan terlambat besok masuk sekolah seperti jam biasanya.
08... : Ya ela buk mending di liburin, ngotorin baju sekolah aja.
Wali kelas : Silahkan kalau ada yang mau libur,libur aja sendiri,tapi jangan salahkan saya jika nilai ekskul kalian 0.
08...: Mampusss lo.
08...: Maaf bu,kalau boleh tau kenapa ekskul nya di rubah jadi hari senin, biasanya setiap hari kamis.
Wali kelas : Siapa bilang Jadwal ekskul di rubah? Itu hanya untuk senin ini aja, karena kamis kemungkinan akan di liburkan karena ada tamu yang akan datang ke sekolah.
08...: Horee kamis libur..
08...: hore hore hore
08...: aye aye aye
08...: enak dong kalau gitu, jum'at nya liburin juga dong buk, nanggung amat.
Brilian : Nyimak
__ADS_1
Angel : 2in
Wali kelas : maaf anak anak itu hanya kemungkinan saja, jika tamu nya tidak datang hari kamis maka kalian hari kamis tetap sekolah, nanti hari rabu akan di konfirmasi.
08...: Ku menangis...
08...: Dah lah di php in terus perasaan:(
08...: ah kalau mau di liburin, di liburin aja, kalau nggak mau nge liburin ya udah bilang gak libur, kan kalau gini gantung, di gantung itu gak enak.
Angel : diam woi!rame amat berisik tau!
Wali kelas : Besok Pulang nya,pulang pada jam seperti biasanya jam 2.
Sekian dari ibu ya anak-anak, ingat,besok jangan sampai terlambat,dan harus hadir semua,kalau saya tau ada anak dari kelas saya yang tidak hadir atau terlambat kalian akan saya hukum!
08...: oke bu
08...: oke :')
Setelah membaca pengumuman di kelas ara pun langsung ke ruang pakaian dan memeriksa baju olahraga nya di letakan nya di mana.
"di mana ya?" melihat lihat lemari nya.
"Oh iya ara inget,kan ara susun sesuai baju sekolah semua."
"Nah kan ketemu!"
Darga yang tadi mandi,dia pun sudah selesai mandi,dia melihat kamar tidak melihat ara, dan melihat ke arah tempat tidur ara juga tidak ada,biasanya kebiasaan ara kalau dia sudah mandi pasti dia duduk di atas tempat tidur dan memainkan hp nya.
Dia kemana??
Darga pun melihat ke arah ruang pakaian,dan dia melihat ara yang sedang sibuk mencari sesuatu di lemari nya tidak tau apa yang gadis itu cari Darga pun mendekatinya.
Apa yang sedang dia cari?
"Hei!"
"punya telinga nggak!"
Dih marah terus,ngebentak terus,bodoh amat lah gak peduli.
Nah kan ketemu kaos kaki nya.
"Hei!"
Ara pun merapikan baju olahraga nya, dan kaos kaki nya, dia meletakan nya di tepi lemari,dan ara mengambil juga baju putih dan rok sekolah nya,dasi,dan juga ikat pinggang nya, dia menyiapkan semua nya, dia belum sempat menggosok baju sekolah nya.
"Hei!Keringkan rambut saya pakek handuk."
"Mengambil handuk di leher Darga dan berjalan keluar ruang pakaian,ara berdiri di samping tempat tidur."
Darga pun berjalan mendekati ara dan duduk di tempat tidur.
Ara mengeringkan rambut darga.
Ahh jantungku tolonglah...
Aku harus tahan...
"Heii..?" memanggil dengan lembut.
Ara tidak menjawab.
__ADS_1
"Hei!"
Ara tidak menjawab lagi dia hanya sibuk mengeringkan rambut Darga.
"Hei!kamu ya!"
Tok.tok.tok
Bunyi suara seseorang mengetuk pintu.
"Permisi tuan muda,nona muda,silahkan makan malam."
Karena sibuk mencari pakaian sekolah,menyiapkan untuk sekolah besok, ara tidak menyangka kalau hari sudah pukul 07 malam.
Ara pun menghentikan mengeringkan rambut Darga,dan dia berjalan meletakan handuk di tempat semula.
Dia pun kembali berjalan meninggalkan Darga dan keluar dari kamar.
Wah wah berani ya dia kayak gitu nganggep saya nggak ada.
Ara pun turun tangga sendiri,tidak bersama Darga,mama nya Darga mengerti ara pasti masih marah dengan Darga, mama nya darga mengerti,tetapi berbeda dengan papa nya Darga yang bingung kenapa ara turun sendiri tidak bersama dengan darga.
"Maaf ma,pa,lancang,ara duluan kesini gak sama aga,karena ara udah laper."
"Haha tidak apa apa nak,kita tunggu Darga ya baru kita makan sama-sama."
"Iya ma."tersenyum.
Darga pun menyusul turun dan langsung duduk di meja makan.
"kalian berantem?"
Ara tertunduk.
"Saya nanya,kalian lagi ada masalah ya?"
"Tidak pa."
"Kamu harus tau bahwa saya tidak suka di bohongi."
"Kami benar-benar tidak bertengkar pa!" jawab tegas darga.
"Terus kenapa sikap kalian aneh,seperti orang habis bertengkar."
"Maaf pa,kalau sikap seperti ini membuat papa berpikir yang nggak-nggak."
"Tidak apa-apa nak,papa hanya bertanya."
"Oh iya pa." nunduk.
Apakah dia marah karena masalah siang tadi?
Kenapa dia yang marah?
Seharusnya yang marah kan saya?
Saya yang di bohongi?dia tidak tulus,dia suka harta saya?lantas kenapa dia yang marah.
"Ya sudah ayo makan kalau begitu."
Mereka pun makan seperti biasa,tidak ada yang berbicara,makan dengan tenang.
Setelah makan malam selesai,papa dan mama Darga pun meninggalkan meja makan dan yang tersisa di meja makan hanya Darga dan ara.
__ADS_1
Darga pun memutuskan untuk kembali ke kamar meninggalkan ara.
BERSAMBUNG...