Dingin Tapi Bucin

Dingin Tapi Bucin
Makan Siang


__ADS_3

Di kantor.


"Permisi tuan."


"Hmm."


"Mari kita makan siang tuan,ini sudah pukul 12.00."


"Oh oke." berdiri dan merapikan meja sebentar.


"Mari tuan."


Berjalan menuju pintu ruangan.


"Eh,tunggu dulu."


"Kenapa tuan?"


"Seperti nya hari ini kamu saja yang makan di luar,saya di kantor aja."


"Ha?kenapa begitu tuan?"


"Saya tidak lapar sekarang."


"Tuan tidak lapar?tapi kan selama ini tuan selalu pergi ke luar untuk makan pada jam ini."


"Kalau saya bilang tidak lapar,ya tidak lapar,jangan banyak ngebantah,jangan banyak tanya."


"Baik tuan."


"Ya sudah sekarang kamu bisa pergi ke luar untuk makan."


"Baik tuan,tapi sebelum nya saya mau bertanya."


Darga menuju ke tempat duduk nya tadi.


"Hmm?"melihat ke arah asisten pribadi nya tersebut.


"Gini tuan,masalah nona cerina,dia sampai di bandara pukul 4 sore ini."


"Hmm?"


"Kita akan ke bandara pukul setengah 4 sore."


"Hmm."


"Baiklah tuan,kalau begitu saya permisi."


Darga hanya diam.

__ADS_1


Dan asisten pribadi nya tersebut meninggalkan ruangan darga.


"Pantesan aja gak mau di ajak makan di luar,enak bener kalau udah punya istri,di siapin bekal" dion yang berbicara sendiri sambil berjalan.


"Dia menyiapkan apa untuk ku,jangan-jangan di kasih racun sama dia."


Membuka bekal


Dan isi bekal tersebut,ayam goreng,dan sambal tempe,dan juga ada potongan timun.


"Astaga dia menyiapkan ini untukku?apa ini?"menunjuk ke arah tempe sambal tersebut.


"Ini apa,bisa di makan tidak sih?"


"Tidak,tidak,aku tidak mau memakan nya."menutup kembali bekal tersebut.


10 detik darga melihat lagi ke arah bekal tersebut,dan membuka nya lagi.


"Baik akan saya cicipi terlebih dahulu,kalau saya sampai kenapa kenapa,tidak akan saya beri ampunan dia."


Darga pun mengambil sendok dan mencicipi sambal tempe yang di buat ara.


"Kayak ada rasa tempe..."


Mencicipi nya lagi


"Eh bener kayak asa rasa tempe."


"Lah kan bener ini tempe."menunjuk sambal tempe tersebut.


Darga tidak menyadari kalau itu adalah sambal tempe,karena tempe nya tenggelam tertimpa sambal.


Darga sudah lama tidak memakan yang nama nya tempe.


Karena para pelayan di rumah nya tidak pernah menyiapkan makanan mereka dengan bahan tempe.


Selalu saja daging yang mereka siapkan.


Tempe yang di masak ara adalah tempe yang ada di atas meja dapur,tempe yang di beli oleh pak mun untuk sarapan para pelayan.


Ara tidak tau harus memasak apa,saat dia melihat tempe tersebut dia berinisiatif untuk memasak tempe tersebut.


"Enak,tapi kurang pedas."melahap sambal tempe tersebut.


Darga pun memakan bekal yang di siapkan oleh ara.


Di sekolah,


Di Toilet.

__ADS_1


"Ra,ara nanti balik sama siapa?"tanya putri


"Sama angel lah."menunjuk ke arah angel


"Enak aja."


"Ya kan ara pergi bareng angel,pulang harus bareng juga lah."


"Ga mau ah males nganterin kamu."


"Dih apaan kok lo gitu."jawab lian


"Apaan sih lo,ngomong sama lo kagak lo yang sewot."


"Anterin ara njel,gak boleh kayak gitu."


"Siapa juga yang bilang ga mau?kan tadi bercanda aja,off baperan semua."


"Anjimm lah,kek *** lu."ketus lian.


"ok deh njel."jawab ara


"Eh btw si cowok yang tadi tu,kenapa sih ngejahilin angel."


"Dahlah ga usah nge bahas dia,kek ga ada bahasan lain aja."


"Suka-suka kami lah,kalau kamu ga suka,pegi aja sono."


"Okee deh, aku mau keluar aja,cari angin,males tau nggak ngebahas yang gak penting."


Angel pun memutuskan untuk keluar mencari angin.


"Eh njel!" panggil brilian.


"Apa."melihat ke belakang dan memutar bola mata malas.


"Siniiii,mau tau nggak cerita yang kemaren,yang orang deket rumah gua hamil di luar nikah."memanggil dengan menggerakan tangannya.


"Anjimmm lah,mauu tau bingitttt aku."berlari ke arah temen nya kembali.


"Tapi boong."ketus lian.


"Ahhh!resek ah!males deket kalian."


"Hahaha"brilian ara dan putri kompak tertawa.


Angel pun pergi meninggalkan temannya yang tadi berada di toilet.


Tidak lama angel keluar mereka pun menyusul angel,masa iya mereka ngebiarin angel pergi sendiri.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2