Dingin Tapi Bucin

Dingin Tapi Bucin
Main tuduh


__ADS_3

Ara dan angel sampai di sekolah pada pukul 06.20


Saat itu di depan gerbang sekolah belum ada buk meong yang biasa menunggu di depan gerbang


Ara dan angel pun memarkirkan motor mereka.


"Njel,kira-kira putri sama lian udah dateng belum ya ke sekolah?"


"Ga tau."


"Ya udah ayo masuk,kita ke aula kan hari ini?"


"Nanti aja ra, kan belum bel masuk."


"Oh iya ya lupa."


"Ya udah kita duduk di taman aja dulu sambil nunggu putri sama lian."


"Ya udah ayo."


Ara dan angel pun menunggu di taman belakang dan angel pun mengeluarkan ponsel nya.


Squad ciwi-ciwi.


: P


: kalian di mn?


Putri : Lagi di jalan.


: lian mana?


Putri : ini lagi nyupir.


: oh pergi bareng kmu?


Putri : Iya


: ya udah,kami nunggu kalian di taman belakang.


Putri : kalian udah di sekolah?


: iya


Putri : ya udah tungguin,bentar lagi nyampek kok.


: oke


Putri pun hanya melihat pesan dari angel.


"Gimana?"tanya ara.


"Mereka lagi otw,bentar lgi dateng."


"Ohh."


"Iya."


"Besok libur kan?"


"Eh iya ya besok kan kamis berarti libur."

__ADS_1


"Iya,kan buk meong bilang waktu itu kalau kita libur hari kamis."


"Jum'at?"tanya ara.


"Ga tau juga,nanti kita tungguin aja deh pasti ada pengumuman."


"Iya deh."


10 menit kemudian brilian dan putri pun datang,dan langsung ke taman belakang menjenguk kedua temannya.


"Hello gessss."teriak angel.


"Ngagetin."


"Haha maaf."


"Ya udah ke aula yok."ajak putri.


"Sekarang?"tanya ara.


"Ga ra tahun depan."jawab brilian.


"Dihh lian mah."


"Ya kamu sih pakek acara nanya juga."


"Ya udah ayo lah,nunggu apa lagi."ucap angel.


"Iya buk bos."jawab angel.


Mereka berempat pun langsung berjalan menuju aula.


"Bawa uang jajan ra hari ini?"tanya brilian


"Bawa."


"Berapa seratus lagi?"


"Iya,dikasih."


"Terus sisa yang kemaren pas dari kantin kamu ke manain?"


"Ara kan naik ojek terus ara kasih aja semua nya ke ojek itu."


"Anjimmm semua nya?"


"Iya kenapa?"


"Ga lo tabungin aja atau beli cemilan kek."


"Iya ya kenapa ga ara tabungin aja."


"Dih si ara.."


Ada seseorang yang lewat di depan mereka dan sengaja menendang kaki salah satu dari mereka berempat.


"Awww."brilian yang meringis kesakitan.


"Lo kenapa?"tanya angel.


"Gila,siapa woi yang berani nendang kaki gue,sakit."

__ADS_1


Ara pun melihat ke arah belakang dan ara melihat 3 orang yang sedang berjalan.


Yang tidak lain adalah rayen dan teman-temannya.


"Kayak nya tu orang deh yang nendang."nunjuk rayen dan teman-temannya.


Angel spontan melihat ke arah yang di tunjuk oleh ara.


"Oh tu orang."angel langsung berdiri dan menyusul rayen.


"Njel,njel,tahan njel."cegah ketiga temannya.


Angel tidak mendengarkan perkataan temannya dia tetap menyusul rayen dan teman-temannya tadi.


"Lo tu kenapa sih!ha?"bentak angel kepada rayen.


"Apaan."


"Maksud kalian apaan he!nendang nendang kaki teman gue!"


Rayen merengut kebingungan.


"Ga usah main tuduh anjing!"


"Gue ga sembarangan nuduh!kalian lewat teman gue meringis kesakitan!"


"Lo pikir karena kami lewat,berarti kami yang nendang kaki temen lo!"


"Iya!kalau bukan kalian siapa lagi!"


"Cuih!" meludah ke samping.


"Maksud lo apaan he!"


"Kenapa?lo ga suka gue meludah!"


"Gila!selama ini gue diemin tingkah lo bukan berarti gue takut ya!dan bukan berarti gue takut sama lo!"


"Udah salah malah nyolot!"ucap rayen.


"Gue ga salah!"ketus angel.


"Udah-udah ga usah berantem di sini,di liatin semua orang,udah yen,dia ga salah,si fikri emang nge nendang kaki temannya."


"Ha!!"rayen kaget.


"Iya fikri tadi yang nendang kaki temannya, dia ga suka sama tu cewek karena berani ngatain lo kemaren di taman belakang."


"Anjing!tau nggak!kenapa ga bilang dari tadi he!"bentak rayen kepada temannya.


"Ya gimana mau bilang,kalian aja udah saling nyolot kayak mau saling bunuh."


"Sini lo ikut gue!"rayen menarik tangan fikri.


Angel merasa bingung kenapa rayen menarik temannya itu dan meninggalkan angel.


Rayen menarik temannya tersebut mendekat ke tempat brilian,putri,dan ara.


Tidak tau apa yang akan di lakukan rayen,temannya tersebut merasa kebingungan dengan sikap rayen begitu juga dengan angel dan teman-temannya.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2