Dingin Tapi Bucin

Dingin Tapi Bucin
Alasan Pribadi


__ADS_3

Butuh waktu 20 menit mereka membersihkan halaman tersebut.


Lalu mereka pun ke kantor dan memberitahu buk meong.


Buk meong memeriksa halaman dan memang sudah bersih tidak ada dedaunan lagi dan mereka di izinkan untuk pergi ke aula dan mengambil tas mereka.


"Capekk..."


"Iyaa yan ara capek juga.."


"Sama woi putri juga capek,ga kalian aja."


"Yahh kita mau bantuin angel juga woi..kasian pasti dia lebih capek dari kita."


"Mungkin masih di kantin dia nungguin kita."


"Iya...mungkin aja."


"Kapan kelarr nya kalau kayak gini."


"Ya udah dari pada kita banyak ngomong di sini,mending sekarang kita ke kantin nyamperin angel,terus bantuin dia, terus selesai deh."


"Nah iya putri bener,ya udah ayok ngambil tas dulu."


"Iya iya."


Mereka pun menuju ke tempat mereka berbaris tadi dan mengambil tas mereka,sekalian tas angel juga,walaupun angel mungkin belum selesai,tapi mereka tetap mengambil tas angel tanpa sepengetahuan bu meong,agar mereka tidak terlalu susah harus bolak balik.


Mereka pun berjalan menuju ke kantin,banyak sorot mata yang memandang mereka ber3 ketika berjalan melewati aula,yang di mana sekarang para siswa sedang berada di dalam aula semua.


"Yaaaahh berasaa kek jadi artis ye kan."ucap brilian.


"Udah biarin diemin aja,kagak usah di liat balik."ucap putri juga.


"Malu woi..haha."


"Yaa salah lian sih,lian yang ngajak telat."


"Iya juga sih hehe."


"Ya udah deh guys jalan nya kita cepetan aja haha"


"Iya iya."


Mereka pun berjalan dengan langkah kaki yang cepat


Setelah mereka sampai di kantin mereka tidak melihat seseorang yang sedang mereka cari.


"Lah..kok ga ada..kemana?"


"Ga tau.."


"Mungkin di taman belakang."


"Berarti dia ngebersihin sendiri ga nungguin kita."


"Mungkin sambil nungguin kita selesai ngebersihin halaman dia ngebersihin sendiri dulu..biar pas kita ngebantuin udah kelar separuh."


"Iya mungkin aja sih."


"Ehh tapi tunggu dulu ra,put..kalian yakin angel mau capek capek ngebersihin sendiri haha."

__ADS_1


"Ya mungkin ajaa yan."


"Ya udah deh ayo ke taman belakang ngecek sih kutil badak ada nggak di sana."


"Haha ada ada aja."


"Ya udah ayo."


Mereka pun berjalan ke taman belakang melihat adakah angel disana.


"Hmmmmm....pantesannn..."


Angel pun berbalik arah.


"Lama bener nungguin kalian."jawab angel


"Pantesan...."


"Apaan sih."


"Ya udah deh kami ga mau ganggu,lagi bucin yaa eaea."


"Temen lo kagak jelas semua."


"Ga usah ngejelek jelekin temen gue,biarin ga jelas yang penting setia kawan,ga kayak temen lo,mana??ada nggak dia di sini ngebantuin lo."


"Ya kalau mereka tau pasti mereka ngebantuin juga lah."


"Ya udah mangkannya kasih tau!biar tau."


"Males."


"Isss."menyengir kepada rayen.


Rayen memang sempat meninggalkan angel dan menyuruh angel membersihkan sendiri jika memang angel mau membersihkan dan rela di hukum.


Tapi rayen kembali mencari angel dan tidak sengaja bertemu angel di kantin.


Dia mencari angel dan mengajak angel untuk membersihkan bersama karena buk meong sempat bertemu dengannya di depan aula dan tidak melaksanakan apa yang buk meong katakan kepada nya dan angel.


Buk meong mengancamnnya bahwa buk meong akan memberitahu ibu nya jika dia melanggar perintah,dan pergi di saat di beri hukuman.


"Ya udah kalau kalian mau berduaan aja kami pergi aja deh haha."


"Apaan sih jangan kayak gitu."jawab angel.


"Lah terus?kayak gimana?kami duduk di kursi terus ngeliatin keuwuan kalian."


"Ke uwuan apaan sih..."


"Hahaha."


"Dahlah kalau ga mau bantuin mending pergi sono."usir angel


"Eaaaaa,liat ges dia ngusir kita secara halus,biar bisa berduaan sama si cogan ga ada sopan santun."


"Lo ngomong apaan tadi, ha!" bentak rayen ke brilian.


"COGAN GA ADA SOPAN SANTUN!"


"berani lo ya!ngatain gue kayak gitu!"

__ADS_1


"Ya emang kenyataan nya kayak gitu."


"Kalau lo cowok udah gue tonjok lo."


"Apaan sih baperan amat."ucap angel.


"Baperan apaan!teman lo tu kalau ada mulut di jaga!"


"Ya mau gimana lagi,lo nya aja yang ga bisa nerima kenyataan, kan lo emang ga ada sopan santun."


"Lo tu ya!aissss!dahlah!kalau emang gue kagak ada sopan santun,emang nya kenapa!ha!"


"Tuh kan ngaku..."


Ara dan putri hanya diam menyimak perdebatan yang terjadi di depan mereka.


"Anak wakil kepsek ges jangan di ganggu,nanti kita bisa di keluarin dari sekolah."


Brakk!


Rayen menendang kursi yang tidak jauh dari jangkauan nya.


Ara,putri,angel,dan brilian sempat kaget di saat rayen menendang kursi tersebut dengan sangat kuat.


"Kalau gue mau, kalian sekarang udah gue tonjok semua!tapi ga bakalan gue lakuin!gue bukan cowok yang rela nyakitin cewe hanya karena kebawa emosi!!dan kalian ingat ya!kalau ada masalah sama gue,ga usah bawa bawa wakil kepala sekolah di sini!gue ga suka!GUE CABUT!!"melotot ke arah ara dan teman temannya.


Rayen pun pergi meninggalkan ara dan teman temannya dan tadi yang sedang melongok ketika rayen membentak mereka dan menendang kursi.


"Dia kenapa?"tanya putri.


"Baperan."jawab brilian.


"Lagian lo juga sih yan ngatain dia ga ada sopan santun."


"Ya emang kayak gitu kenyataan nya ra."


"Tapi kan ga gitu juga yan..sakit hati pasti."


"Ya udah brilian salah brilian minta maaf."


"Ya minta maaf nya ke dia bukan ke ara."


"Ga mau.."


"Ya udah lain kali jangan di ulangin lagi kayak gitu,ga enak,selagi dia ga ngeganggu kita lagi kita jangan ngeganggu dia,mau dia ga ada sopan santun kek,dia mau kurang ajar sama guru kek,biarin aja itu urusan dia, dan masalah dia ngelempar batu ke angel,atau masalah lainnya kita lupain aja,dan mulai sekarang kita ga usah berurusan lagi sama dia, oke."kata ara.


"Ya tapi gimana kalau dia yang buat masalah duluan sama kita."


"Selagi itu ga berlebihan kita diemin aja lah..."


"Tapi kan...brilian tadi ngomong emang kenyataan nya dia ga ada sopan santun."


"Kita ga boleh bilang kayak gitu kalau kita belum kenal dia sepenuhnya,kita ga boleh menilai seseorang dari sisi buruk nya aja lian..,dan mungkin ajaa dia kayak gitu punya alasan pribadi..atau emang sifat dan sikap nya kayak gitu...ya kita ga tau juga kan..dan ingat kita ga terlalu kenal dan dekat sama dia,jadi kita ga boleh seenaknya ngenilai dia,atau pun ngurusin kehidupan dia,biarin dia mau kayak gimana,itu bukan urusan kita."


"Dah lah lupain aja,jangan buat masalah lagi woi capek gue ini aja belom kelar.."jawab angel


"Ya udah deh ayo bersihin biar cepat selesai.."tersenyum.


"Ya udah ayo."


Mereka pun meletakan tas mereka di kursi yang tadi rayen tendang,dan mulai membantu angel membersihkan.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2