
Di perjalanan.
"Yon."
"Iya tuan."menjawab sambil mengemudi
"Cerina hari ini ke sini,kata nya rindu sama kita."
Cerina?
Kenapa dia kembali?
"Oh."
"Hmm."
"Kenapa dia kembali tuan?bukannya waktu itu dia bilang dia akan menetap di US."
"Ga tau,kata nya rindu sama kita."
Dia rindu?
"Ohh."
"Hmm."
"Yon kamu jemput dia ya nanti di bandara."
"Kenapa saya yang menjemput nya tuan?"
"Terus kamu nyuruh saya gitu yang jemput?"
"Maaf tuan saya tidak berani."
Kenapa harus saya?kenapa tuan.
Kembali diam,dan membisu semua.
5 menit kemudian, dion memecahkan keheningan tersebut.
"Tuan."
"Hmm." menjawab sambil memainkan ponsel.
"Kenapa tidak kita berdua saja yang menjemput nya?"
"Kenapa harus kita berdua,tidak bisakah kamu menjemput nya sendiri?"
Kebiasaan.
Orang nanya malah balik nanya
"Tapi kan seharusnya kita berdua yang menjemput nya."
"Seharusnya?" tetap saja berbicara sambil memainkan ponsel.
"Saya kan sudah berteman dengan nya sejak smp bersama dengan tuan, dan tuan kan juga temannya di saat masih kecil, nanti dia kecewa kalau hanya saya yang menjemput nya di bandara."
"Hmm."
"Bagaimana apakah tuan setuju kalau kita menjemput nya berdua?"
"Hmm."
"Baiklah tuan saya sudah mengetahui jawaban anda."
Ahh untung saja darga juga mau ikut menjemput nya.
Kalau saya sendirian, saya tidak tau apa yang harus saya lakukan saat bersama dengan nya.
"Hmm."
Di sekolah.
"Gimana njel masih sakit nggak kepala mu?"
__ADS_1
"Gak sakit lagi."
"Gila bener tu orang cari masalah sama kita."
"Udah,udah biarin aja."
"Lah gak bisa put, tu orang jahat bener sama angel."
"Udah lian udah, kejahatan gak perlu di balas dengan kejahatan."
"Aduh araaaa,kalau kita diemin aja nanti tu orang tambah semena-mena sama kita."
"Biarin aja, diemin aja,nanti dia juga bosan sendiri kalau gak kita ladenin." jawab putri.
"Dah biarin aja, males juga gue berurusan lagi sama dia."
"Lo takut njel sama dia?" tanya lian.
"Nggak kok, siapa yang takut,angel cuma gak mau memperpanjang masalah."
"Tapi kan..."terhenti, karena ke tiga temannya melihat ke arah nya dengan mata yang melotot.
"Ya udah ya udah terserah kalian."
Ketiga teman nya pun tersenyum setelah melotot kepada nya.
"Gitu dong, kan kejahatan gak seharusnya di balas kejahatan."
"Tapi apa kalian udah lupa sama moto kita?kalau ada yang nyari masalah sama kita,ya sikat sampek habis."
"Lian..." kompak
"Iya deh iya, aneh sama kalian sekarang."
"Gini ya yan, kita kan udah kelas 12, kita tu seharusnya menikmati masa-masa akhir sekolah, jangan ngebuat masalah terus,apa lagi memperpanjang masalah,udahlah moto kita yang dulu semenjak kelas 10 lupain aja."
"Oke oke fine, terserah kalian deh."
"Nah gitu." teman nya pun mencubit pipi brilian.
"Hahaha." kompak tertawa.
"Ya udah kantin yok, lagian ngapain kita di sini, tu liat teman kelas ga ada yang nyuruh kita ikut ngebersihin."
"Iya deh ayo ke kantin aja,lagian laper aku nya."jawab brilian.
"Woi gess, kami ke kantin ya,kalian semangat ya bersihin nya."
"Iya iya, pergi aja." serempak satu kelas.
"Oke,semangat ya ngebersihin nya."jawab lian
"Iya,kalian pergi aja sono."
"Weh weh heran gua kenapa kalian semua gak nyuruh kita-kita bantu ngebersihin." tanya angel.
"Gini ya para princess abal-abal,kalian tu sebenernya sadar diri gak sih, gimana kami mau ngebiarin kalian ngebersihin kelas sedangkan yang SERING dan SELALU ngotorin kelas tu kalian!he!" jawab salah satu teman sekelas nya.
"Parahh jujur amat lo ti."jawab brilian.
"Ya emang kenyataan nya kelesss."jawab siti lagi.
"Ya udah,kalau gitu ke kantin sekarang."
"Iya njel ayo."
Angel dan brilian pun berjalan duluan sedangkan ara dan putri masih di depan kelas.
"Ya sudah kalau gitu kita ke kantin dulu ya,lagian kita mau bantu kalian gak nyuruh,bahkan mau nyentuh pintu pun gak di bolehin."
"Ya ampun tiara kami tu cuma gak mau tambah repot dan nambah masalah, nanti kalian malah tambah ngancurin isi kelas."
"Ya sudah ya sudah ti, terserah siti deh."jawab putri.
"Iya, tapi kalian jangan kesinggung karena gak di bolehin bantu."
__ADS_1
"Ya ampunn ti,malahan makasih banget,tambah sayang sama siti pokoknya."
Ara kenapa?kok putri ngerasa dia berubah?padahal baru 2 hari gak ketemu, ara yang dulu pendiam dan ngikut aja apa yang di lakuin oleh kami bertiga, kemana?
"Lo kenapa ra,kenapa sekarang lo jadi nyinyir banget?"tanya siti.
Ternyata gak hanya saya yang merasa heran.
"Ha?maksud nya apaan ti?"tanya ara yang merasa bingung dengan perkataan siti.
"Itu ra,lo sekarang tu ber..."
"Woi ara,putri!kalian kenapa masih di sana."
"Eh iya iya njel."
"Apa nya yang iya?cepetan!kita kan mau ke kantin."
"Iya njel."jawan putri
"Ya udah kami ke kantin dulu ya ti,dahh."
"Iya ya,ke kantin aja,kalau kalian gak balik itu lebih bisa membuat kami sekelas tenang saat bersih-bersih kelas."
"Oh oke."jawab putri.
Putri pun menarik tangan ara yang dari tadi termenung.
"Eh,eh,eh put,tapi kan."
"Apa ra,ayo cepetan." putri yang berusaha menarik ara.
"Tapi kan ara belum denger penjelasan dari siti."
"Nanti aja ara.."
"Emm oke deh."
Ara dan putri pun berjalan menyusul angel dan brilian yang sudah agak jauh jarak nya dari mereka.
Di dalam kelas.
"Ya udah sekarang kita lanjut bersihin,biang kerok udah pergi ke kantin."
"Wah bagus."
"Iya bagus banget kalau mereka gak di sini, kalau mereka sampek matahin sapu lagi karena sering ngajak main-main, kita bisa di marahi sama buk meong satu kelas lagi."jawab teman sekelas ara ririn.
"Iya, terus bisa kena masalah lagi kita kalau mereka gak sengaja menyobekin tirai lagi,gara-gara main india-india an."
"Iya bener tuh, kita mau ngelarang gak bisa,takut nanti si angel ngeggas terus marah-marah banting pintu,pintu patah atau lepas kita juga yang di hukum bek meong berjemur di lapangan."
"Iya, bener semua,jadi lebih tenang kalau mereka gak di sini."
"Eh tapi kalian mau tau sesuatu nggak?"
"Apaan?"kompak dan mendekat semua membentuk lingkaran ke arah siti.
"Tadi tiara beda banget lo gak kayak biasanya,biasanya kan dia diem aja,ngikut ketawa atau ngikut ngancurin kelas udah biasa liat nya,tapi ngeliat ara yang cerewet banget kenapa aneh ya."
"Ya mungkin udah ketular bar-bar nya si Brilian."
"Iya ya mungkin aja."
"Tapi aneh aja selama 2 tahun sekelas baru kali ini ngeliat dia kayak gitu."
"Hmm ya udah kenapa kita harus heboh coba?"
"Woi ******* kalian ngapain pada ngegosip, cepetan bersihin kelas,kami cowok-cowok udah mau selesai bersihin depan kelas."teriak salah satu teman sekelasnya.
"Iya aji iya,santai aja." jawab siti.
"Cepetan,jangan santai-santai kami mau cepet cepet balik,mau ke warnet."
"Iya iya bos." mereka pun bubar dan sibuk membersihkan kelas.
__ADS_1
BERSAMBUNG...