Dingin Tapi Bucin

Dingin Tapi Bucin
Cerina


__ADS_3

Di rumah.


Papa,mama darga dan darga sudah selesai sarapan.


"Ga kenapa kamu gak anterin si ara?"


"Percuma juga ma dia nya gak bakalan mau di anterin."


"Lah kenapa?"


" ga tau juga , dia nya gak mau kalau di anterin naik mobil, terus dia pernah bilang kalau dia gak suka naik mobil."


"Kok gitu?"


" gak tau ma, kata nya sih gak suka aja, lebih enak naik motor angin nya ke rasa."


"Masa iya sih?"


"Sudah kenapa kalian yang repot, biarin kalau dia nya kayak gitu."


"Mama cuma penasaran pa."


"Ya sudah terserah, papa mau ke ruang santai dulu."


"Ya sudah, papa sama mama ke sana ya nak, kamu kalau mau sarapan lagi,sarapan aja."


"Hmm."


Mama dan papa darga pun meninggalkan meja makan dan menuju ke ruang santai.


Tidak lama dari itu,dion asisten pribadi darga datang untuk menjemput darga.


Dion menyapa mama dan papa darga terlebih dahulu.


"Selamat pagi tuan, nyonya."


"Ehh dion."


Dion membalas dengan senyuman.


"Kalau saya boleh tau, tuan darga nya di mana?"


"Oh darga, lagi sarapan dia nya, jenguk aja ke sana sekalian kalau mau sarapan, sarapan aja yon gak perlu malu-malu."


"Terima kasih nyonya,saya sudah sarapan."


"Ohh ya sudah."


"Kalau gitu saya permisi mau menjenguk tuan muda ya nyonya."


"Iya iya silahkan."


Dion pun pergi menjenguk darga.


"Pa,dion padahal udah lama ya kenal sama kita,malahan dari darga masih smp mereka udah temenan, dion gak berubah,walau sering ke sini tetep aja kalau di tawar makan gak bakalan mau."


"Hmm."


"Eh iya mama lupa kasih tau, hari ini cerina ke sini pa, kata nya sih mau nginep di sini ga tau sampek kapan,ya mama iya iya in aja lagian kan dia teman kecil darga masa iya mama nolak, kan gak enak."


"Hmm."


"Sebenarnya mama udah rindu juga sih sama cerina, semenjak lulus sma terus pindah ke US sama keluarga nya dia udah jarang banget ke sini."


"Hmm, papa juga rindu sih sama cerina apalagi pas kecil dia sering berantem sama darga terus beberapa menit baikan lagi."


"Hahah iya pa."


"Papa juga besok mau pergi ke new york ma,ada urusan penting."

__ADS_1


"Ha!apa!papa bilang apa?" menatap bingung suami nya.


" mau pergi ke new york."


"Papa kenapa baru kasih tau..?"


"lupa, baru ingat sekarang."


"Berapa lama di sana?"


"Gak tau juga."


Wah bagus deh kalau papa mau ke new york.


"Ahhh,papa ninggalin mama.."


"Ya ikut kalau mau ikut."


"Eh,gak gak,mama gak mau ikut."


"Kenapa?"


"Emm,gak enak aja sama menantu kita masa iya dia baru ke sini mertua nya pergi."


" kan ada darga sama dia."


"Emm,itu pa,nah iya...kan hari ini ada tamu,ada cerina mau kesini masa iya dia mau ke sini mama pergi sama papa."


"Terserah kamu kalau gak mau ikut."


"Iya iya pa."


Di meja makan.


"Selamat pagi tuan."


"Hmm."


"Iya."


"Kita berangkat sekarang?"


"Yon, saya mau nanya."


"Dengan senang hati tuan,silahkan."


"Yon bersikap kayak biasa aja."


"Maaf tuan, saya sedang bekerja, saya tidak bisa."


"Ya biasa aja yon kan udah lama kenal."


"Maaf tuan."


"Ya sudah."


"Tuan mau nanya apa?"


"Nanti pas di mobil saja."


"Ohh oke tuan,kalau gitu kita berangkat sekarang?"


"Hmm."


Darga pun berdiri dan merapikan jas nya, dia sudah berjalan menuju ke ruang santai mama dan papa nya,karena dia harus pamit terlebih dahulu ke papa dan mama nya.


"Ma,pa."


"Iya nak?" mama darga langsung melihat ke arah darga.

__ADS_1


"Darga pergi dulu."


"Iya,iya hati-hati ya."


"Hmm."


Darga pun baru saja mau melangkahkan kaki nya,tapi tidak jadi karena mama nya memanggil nya lagi.


"Eh ga."


"Iya ma?"melihat ke arah mama nya dengan alis yang naik sebelah.


"Kamu ga ada kelupaan sesuatu?"


"Nggak."


"Yakin?"


Darga pun berpikir sebentar,mungkin memang ada sesuatu yang lupa.


"Ada nggak?"


"Gak."jawab darga.


"Astaga..." mama nya menggelengkan kepala 3 kali menanggapi darga.


Darga hanya mengerutkan kening nya.


"Kamu gak bawa bekal yang udah di siapin sama istri kamu?"


"Ha?"


"Dih tega benar kamu,dia udah rela bangun pagi-pagi nyiapin bekal buat kamu,terus kesiangan sekolah gak sempat sarapan, tapi kamu malah lupa kalau dia nyiapin bekal buat kamu."


"Maaf ma, bekal nya ada di mana."


"Bii,bibii."


Datang lah seorang wanita paruh baya.


"Iya nyonya."


"Bibi tau kan di mana bekal yang di siapin ara tadi?"


"Ohh,iya iya saya tau nyonya,apakah nona muda lupa membawa bekal nya, nyonya nyuruh saya mengantarkan nya ya?"


"Haha nggak kok bi, itu bekal buat darga yang di siapin sama ara."


"Ohh,maaf nyonya saya tidak tau,saya kira bekal itu bekal buat nona muda bawak ke sekolah nya,mangkannya dia tadi gak mau saya bantuin nyiapin."


"Haha,ya sudah ya sudah,sekarang bibi ambil bekal nya dan kasih ke darga."


"Baik nyonya." pergi berlari ke dapur.


2 menit kemudian.


"Ini tuan."memberi ke pada darga.


Darga pun mengambil nya.


"Ya sudah kalau gitu saya pergi dulu ma,pa."


"Iya."


"Permisi tuan,nyonya."


"Iya yon."


Dion dan darga pun pergi menuju ke kantor.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


Maaf ya kalau sering lama up...soalnya tugas sekolah masih numpukk banyak:')


__ADS_2