Dingin Tapi Bucin

Dingin Tapi Bucin
Melamun


__ADS_3

Di perjalanan.


"Ga?"panggil cerina.


"Hm?"


"Kenapa gak kasih tau aku dulu kalau kamu mau nikah?"


"Maksudnya?"tanya darga balik.


"Kenapa kamu gak kasih tau aku kalau mau nikah,kan aku juga mau dateng ke pernikahan kamu."


"Mendadak."


"Oh."


"Hmm."


"Dih mau sampai kapan sih kamu cuek kayak gini terus?"


Darga hanya diam tidak menjawab.


"Kalo udah masa lalu mah udah lupain aja."


"Stop ya,sikap aku yang kayak gini,bukan karena dia."


"Lah kalau bukan karena dia karena siapa lagi coba?darga yang aku kenal dulu pas waktu kecil gak kayak gini lo."


"Aku yang sekarang sama yang dulu gak usah di samain."


"Ya udah maaf...ga.."memeluk lengan darga yang tadi duduk di samping nya.


Dion hanya fokus menyetir.


"Ga.."


"Hmm?"


"Maaf ya."


"Maaf kenapa?"


"Tadi cerina gak sengaja nge ungkit masa lalu darga lagi."


"Oh,oke gak papa."


"Beneran gak papa?darga gak marah sama cerina?"


"Gak."


"Ahh,makasih ya ga..tapii.."


"Tapi apa?"

__ADS_1


"Cerina tu tadi cuma mau buat darga tu kayak dulu lagi,yang gak dingin gak cuek kayak gini,cerina tau darga kayak gini karena masa lalu darga,walaupun darga bilang bukan karena dia,cerina gak percaya,cerina tau darga bohong,tapi please ga,jangan kayak gini..."


"Gak usah ngebahas masa lalu,yang udah berlalu biarin aja berlalu,gak usah di bahas lagi,cukup jadiin pelajaran aja."


"Tapi kann ga.."


"Dah lah cer,kalau kata darga ga usah di bahas lagi ya ga usah di bahas,entar darga emosi,kamu juga yang nangis karena di bentak singa,hahah."


"Iss dion..."


"Hahah dion cuma kasih tau aja cer.."


"Terserah ah."


"Haha yah ngambek,bantuin bujuk dong ga...masa iya dion nge bujuk nya sambil nyetir ntar gak fokus ye kan."


"Males ah."jawab darga


"Hahahah,ya udah nanti aja ya cer,dion nge bujuknya.."


"Tau ah,nyebelin semua."


"Dih tambah ngambek.."


Pukul 05 sore.


"Ara pulang dulu ya put sama angel."


"Iya hati-hati di jalan oke."


"Woi bingsit kamu gak pulang?"tanya angel.


"Pulang lah."


"Lah terus kenapa belum siap-siap."


"Nanti lian aku yang nganter njel,jadi kalian pulang aja duluan."


"Oh,oke."


"Dadahh."ara melambaikan tangan.


"Hati-hati prikitiw.."


Angel pun melaju kan motor nya


"Hahaha gi idi ikhlik."jawab angel.


"Dih tumben ketawa."


"Lah emang salah gitu kalau angel mau ketawa?"


"Gak sih,cuma aneh aja."

__ADS_1


"Dih."


"Serius aneh."


"Aneh kenapa sih?"


"Males ngejelasin ah."mengejek dengan kata legend angel.


"Dih ara,mau lo gue tinggalin di sini."


"Jangan kayak gitulah njel."


"Hmm."


Seketika ara ingat dengan darga di rumah.


Dia udah pulang belom ya?kira-kira marah nggak karena ara pulang jam segini,ara ga izin juga dulu sama dia,bekal yang ara buatin di makan ga ya sama dia?


"Ra!"


"Ah?iya?kenapa njel?


"Dih melamun."


"Haha maaf njel."


"Ngelamunin apa lo ra?"


"Ngelamunin yang di rumah."


"Ha?"angel bingung.


"Haha dah lah ga usah di bahas."


"Oke,eh iya gue tadi nanya ke lo,mau langsung pulang atau mampir dulu beli sesuatu."


"langsung pulang aja deh njel,soal nya udah sore."


"Oke."


"Btw angel besok pergi ke sekolah pakek motor lagi ya?"


"Iya ra iya,besok angel jemput,angel antar pulang juga."


"Hehe makasih ya njel."


"Iya,jan lupa besok bawa bekal."


"Eh iya ya."


"Iya."


Angel dan ara pun melanjutkan perjalanan mereka tanpa berbicara,karena sudah habis topik pembicaraan.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2