Dingin Tapi Bucin

Dingin Tapi Bucin
Membaca buku


__ADS_3

Setelah memakai kaos kaki ara pun memakai sendal,dan turun ke bawah karena Darga sudah duluan turun ke bawah.


Ara dengan cepat turun tangga,Darga melihat tingkah ara yang turun tangga dengan cepat itu dari kejauhan.


"Aga mana?"


Ara mencari ke dapur tidak ada,mengecek meja makan juga Darga tidak ada.


Dia kembali lagi ke dekat tangga ya itu melihat ke arah ruang santai mertua nya,dan ternyata Darga juga tidak ada di sana.


"Lah?aga kemana?kok ngilang?"


Ara mondar mandir mencari darga.


Dan ada satu pelayan yang mendekat ke arah nya.


"Pagi nona muda."


"Ha,eh,pagi juga."tersenyum


Ara tetap masih melihat ke kiri dan ke kanan mencari Darga.


"Nona muda?"


"Ha?iya kenapa?"melihat ke arah pelayan tersebut.


"Nona mencari tuan muda ya non?"


"Iya."


"Tuan ada di sana non."menunjuk ke arah ruang tamu,yang sekarang sedang ada Darga duduk di sana sibuk membaca buku.


"Aduh kenapa ga kepikiran ke ruang tamu ya."


Pelayan itu hanya diam melihat ara.


"Makasih ya bi."


"Iya non."


"Kalau gitu ara ke situ dulu ya bi."


"Iya non."


Ara pun langsung berjalan menjenguk Darga yang sedang membaca buku di ruang tamu.


"Aga..."memanggil darga.


"Hmm."


Ara pun duduk di samping Darga.


"Aga.."


"Hmm."


"Itu.."

__ADS_1


"Apa..?"menjawab sambil membaca buku.


"Uang jajan..."


"Oh,tunggu sebentar."


Darga pun mengeluarkan selembar uang ke arah ara.


Darga pun memberikan uang itu ke ara.


Ha?seratus ribu lagi?..


"Aga kebanyakan.."


"Kebanyakan?"


"Iya."


"Udah ambil aja."


"Ya udah,nanti ara kasih semua lebih nya ke ojek aja deh kalau nanti ara ga jadi pulang sama angel."


"Terserah."


"Ya udah ara mau ke atas lagi."


"Ngapain?"


"Ngambil tas aga."


"Oh."


"Iya."


"Gak udah kenyang makan apel tadi."


"Makan satu apel udah kenyang?"


"Iya,ya udah ara mau ke atas dulu bentar lagi teman ara sampai"


"Hmm."


Ara pun pergi meninggalkan Darga dan kembali ke atas ke kamar nya.


Sedangkan darga ketika ara pergi dia kembali fokus lagi membaca buku.


Setelah beberapa menit ara pun turun lagi,dan turun tangga dengan langkah yang cepat.


"Ara."panggil seseorang.


"Eh mama,kenapa ma?"


"Ara udah mau berangkat ke sekolah?"


"Iya ma."


"Tumben sepagi ini."

__ADS_1


"Itu ma takut telat aja."


"Ga sarapan dulu?"


"Ga ma udah kenyang?"


"Ha?kamu makan apa nak kok udah kenyang?"


"Makan apel tadi."


"Minum susu aja ya."


"Ga ma..ara lagi ga mau minum susu."


"Beneran?"


"Iya ma,maaf ya."


"Iya ga papa nak mama juga ga bakalan maksa kamu."


"Ya udah ara mau ke depan dulu ya ma nunggu teman."


"Iya hati-hati ya nak."


"Iya ma."memeluk mertua nya.


Mama darga pun membalas dengan senyuman.


"Dadahh ma."tersenyum.


Mama darga mengangguk.


"Aga,ara pergi dulu,dadah."ara melewati Darga.


"Hmm."


Ara pun membuka pintu dan menunggu di luar.


Hari sudah pukul 05.57


Angel pun datang.


"Ayo ra."


"Iya."


Ara pun mengambil naik ke motor angel.


Dan tidak lupa berpamitan dengan penjaga yang tadi ada di depan pintu.


Mereka pun pergi ke sekolah dengan santai tidak tergesa-gesa.


BERSAMBUNG...


Darga


__ADS_1


Ara



__ADS_2