
"Gimana klien udah dateng?"
"Belum tuan."
"Jam berapa dia datang?"tanya Darga ke dion,sambil berjalan menuju ruangan kerja nya di perusahaan.
"Asisten nya mengirimi saya pesan mereka agak telat datang tuan,karena macet."
"Ya terus jam berapa sampek nya!se enggak nya kasih tau kira-kira kalau macet sampek nya ke sini jam berapa!"
"Maaf tuan,saya salah,saya tidak sempat menanyakan itu."
"Hmm."
Dion dan Darga pun masuk ke ruangan.
Darga duduk di kursi nya sedangkan dion tetap berdiri.
Darga membaca dokumen-dokumen.
"Eh iya yon,jangan lupa ambil sendal di tempat bibi nya si dia."
"Ha?"dion kebingungan.
"Sendal,kan udah saya telpon kamu semalam."
"Oh iya tuan,maaf saya sampai kelupaan."
"Hmm."
Astaga tuan masih sempat sempat nya membahas sendal..
"Gimana yan kenyang nggak?"tanya putri.
"Kenyang banget,makasih udah beliin jajan hehe."
"Ga sakit,ga sehat nyusahin aja kerjaan lo."ketus angel.
"Ihh angel kok ngomong gitu."ucap ara
"Dah ga papa woi,ara mah baperan amat,brilian mah udah biasa sama gas an angel."
"Ya tapi.."
"Udah ra,kenapa harus di perpanjang."
"Iya deh iya."
"Sini mangkuk nya biar gue aja yang balikin."ucap angel.
"Sendirian?"
"Ya kalau mau nemenin ya ayo."
"Ya udah ara aja nemenin angel ngebalikin mangkuk."
"Ya udah putri di sini ya sama brilian."
"Siap buk bos."
"Permisi ya bu."ara yang numpang lewat ke petugas uks.
"Iya."
Mereka pun keluar membawa mangkuk dan piring.
"Njel."panggil ara
"Iya kenapa?"
"Ara boleh ngomong sesuatu nggak."berbicara sambil berjalan.
"Mau ngomong apa?"
"Itu.."
"Pasti masalah tadi kan.."
"Iya.."
"Angel ga sengaja tadi."
"Gini ya njel..iya kami tau angel orang nya emang suka ngeggas,suka emosi nya ga terkontrol,tapi...tadi tu angel berlebihan,kayak gimana gitu,kasian brilian nanti kesinggung,ya dia emang bilang nya ga papa,tapi kita ga tau kan perasaan dia yang sebenarnya kayak gimana."
"Ya maaf ra,angel beneran ga sengaja tadi."
"Ya udah ga papa,lain kali jangan lagi kayak gitu njel,memang brilian bilang dia udah kebiasa sama gas an kamu,tapi kita ga tau kan yang sebenarnya apa yang dia rasain,bisa aja dia bilang nya ga papa tapi sebenarnya dia kesinggung,dia kalau ngomong jujur ga enakan juga sama kita,entar kamu bilang juga ke dia kalau dia baperan jadi orang."
"Iya iya maafin angel,angel emang salah untuk kali ini."
"Maaf ya njel,minta maaf nya bukan ke ara,tapi ke lian."
"Iya nanti pas udah ke kantin balikin ini,gue minta maaf ke dia."
__ADS_1
"Iya njel..maaf ya kalau ara juga ngebuat angel risih karena ngomong masalah tadi."
"Ga kok ra,ga sama sekali,angel pas udah ngomong itu ke lian,kayak merasa bersalah juga sih tadi."
"Ohh oke deh njel."
"Hmm."
Angel dan ara pun sampai di kantin dan mereka mengembalikan apa yang memang harus di balikin.
"Udah mau jam 12 ni kita dari tadi ga ke aula,nanti kita ga tau pengumuman."
"Eh iya ya astaga ga kerasa udah mau jam 12."jawab ara
"Ya udah ayo ke aula."jawab angel juga.
Ara saling tatap dengan angel.
"Kalian ngapain saling tatap ke gitu?"tanya brilian.
"Ha?"ara yang langsung melihat ke arah brilian.
"Kamu sama angel lagi main tatap tatapan ya?"
"Nggak kok yan."jawab ara.
Ara pun kembali menatap angel lagi,dan mengisyaratkan sesuatu.
Angel mengigit bibir bawah nya.
Sedangkan putri kebingungan dengan sikap teman-temannya.
"Yan."panggil angel
"Iya kenapa zeyeng.."
"Gue mau minta maaf."
"Ha?lo ngomong apaan sih."
"Gue minta maaf."
"Mintaa maaf kenapa angel?angel ada salah sama lian,kok angel minta maaf?"tanya brilian.
"Iya angel salah."
"Ha?"
Putri menyenggol lengan ara dan berbisik.
Dan ara menyuruh putri untuk diam dan perhatikan saja apa yang akan terjadi.
"Angel salah,angel tadi bilang yang nggak-nggak sama lian."
"Bilang yang nggak-nggak apaan njel?"
"Duh kamu nih lemot amat sih jadi orang!"bentak angel.
"Ha?"brilian tambah bingung.
Ara yang mendengar angel ngeggas melotot melihat ke arah angel.
Angel sendiri juga merasa kaget karena dia ga sengaja lagi membentak lian.
Duh angel,mintaa maaf aja kek mau nyatain cinta
"Gue salah,tadi gue bilang ke lo kalau lo tu nyusahin aja,Gue beneran ga sengaja,suerr,dan gue mintaa maaf kalau kata-kata gue udah ngebuat lo sakit jari,eh maksud nya sakit hati."
Ni lidah kepeletot kan.
"Ya ampunnn kirain apaan..kan udah di bilangin biasa aja,lian ga kesinggung kok,serius."
"Terserah,mau lo kesinggung atau nggak pokoknya gue udah minta maaf,maafin ya?"
"Kalau ga lian maafin gimana hayo?"
"Pokoknya maafin."
"Dih,apaan minta maaf tapi maksa di maafin."
"Liannnnn...."sambung ara dan putri.
"Iya iya lian maafin kok njel,lain kali sans aja kok,ga usah minta maaf,lian beneran ga pernah kesinggung."
"Oke."
"Ya udah ayo ke aula,kaki lo masih sakit nggak?bisa jalan nggak?"tanya putri
"Bisa lah maemunahh."
"Ya udah ke aula,pelan-pelan aja jalan nya biar ga terlalu kerasa kalau sakit."
"Iya iyaaa."
__ADS_1
Angel pun membantu brilian turun dari kasur.
"Buu kami permisi ya,makasih udah ngebolehin makan di uks tadi."
"Iya,ituu..yang sakit kaki pelan-pelan aja jalan nya ya,dia ga keseleo kok,cuma nyeri aja kayaknya karena di tendang agak kuat."
"Iya bu makasih ya bu."
"Iya."
Mereka pun keluar dari uks dan menuju ke aula.
Ternyata saat baru mau hampir sampai di aula semua murid bubar dan sepertinya sudah boleh pulang.
"Anjimm kenapaaa udah pada bubar woi,jangan-jangan udah pulang ni."ucap lian.
"Yaa gimana nii,kita ga tau pengumuman."jawab ara
"Bentar-bentar ga usah panik,gue tanya ke orang aja."
"Nanya ke siapa njel."
"Udah diem aja dulu."
1 menit.
"Aduh mana..nanya ke siapa,capek berdiri ke gini."
"Sitiii!"teriak angel.
Siti pun mendengar orang memanggil nya tersebut,dan mencari dimana orang yang memanggil nya tersebut.
"Siti!sini!"teriak angel.
"Oh si angel tekenjel kenjel."ucap siti ke teman disampingnya.
"Ya udah samperin yok."
Mereka pun mendekati angel.
"Kenapa manggil?"tanya siti.
"Ti tadi ada pengumuman nggak?"langsung ketus putri.
"Yaps ada."
"Pengumuman apa?"tanya putri lagi.
Sedangkan ketiga temannya hanya menunggu jawaban dari siti.
"Emang nya kalian dari mana juga sih kok bisa ga tau ada pengumuman."
"Dari uks."
"Ngapain di uks?"
"Konser!"jawab brilian
"Kalau orang ke uks ya berarti ada yang sakit pakek acara nanya juga."sambung brilian.
"Aduh aduh santai aja bro hehe."
"Ya udah cepetan kasih tau pengumuman nya apaan siti markoti."jawab brilian.
"Besok libur,senin masuk sekolah seperti biasa,belajar seperti biasa,jam masuk sekolah seperti biasa,jam pulang sekolah seperti biasa."
"Emmm lengkap."jawan brilian.
"Ohh,ya udah makasih ya ti udah mau ngasih tau."
"Iya sama-sama,ya udah gue permisi,mau pulang."
"Iya,hati-hati ya."
Siti pun meninggalkan mereka dan pulang.
"Ya udah pulang juga yok kita."ucap putri.
"Brilian gimana?"
"Gue kenapa?"
"Beneran kaki lo ga kenapa-kenapa?"
"Iya ga papa,gue balik sama putri jadi kalian ga perlu khawatir."
"Siapa yang khawatir?"
"You,you,and you."menunjuk satu persatu temannya.
"Iya deh iya serah lian,ya udah pulang yok."
"Ayo."
__ADS_1
Mereka pun setelah hampir di parkiran mereka berpisah,angel dan ara ke parkiran motor sedangkan putri dan brilian ke parkiran mobil.
BERSAMBUNG.