
Setelah mereka membeli es krim, mereka pun menuju ke rumah putri.
30 menit sampai di rumah putri.
Mereka pun masuk ke rumah putri,tidak terlalu mewah tetapi sederhana.
"Put,ortu lo kemana?"tanya brilian.
"Ga tau,kan putri baru juga balik,entar coba putri nanya ke bibi dulu."
"Iya tanyain,kita mau salaman dulu,ga enakan tau masuk ke rumah orang gak pakek sopan santun."
"Widihhh,briliann tumben tumben lo ada sopan santun."
"Aisss gelud mau?"
"Ya nggak lah,ara bercanda aja."
"Dih lo sekarang udah bisa juga ya bercanda,dulu aja diem kek apaan kalo lagi barengan,tapi gak papa lah,enakan ara yang sekarang dari pada yang dulu."
"Perasaan ara gak berubah kok,sama aja kayak yang dulu."
"Diem ah!ribut bener di rumah orang."bentak angel.
"Anjay gurinjay rinjay,ngegas teros buk."
Angel hanya memutar bola mata malas.
"Si putri kemana sih,lama bener,pegel tau berdiri di sini,mau duduk."
"Tungguin aja yan,mungkin lagi nyari si bibi."
"Ya tapi kan ga osah lama lama."
"Lo pulang aja deh,pusing gue dengerin lo dari tadi ngebacot."
"Aku diemm ya,aku gak ngebacot."jawab ara.
"Dihh ni anak."
Ara pun mengejek brilian yang di bentak oleh angel dengan cara menjulur kan lidah nya,membuat telinga kelinci menggunakan tangan nya dan memainkan tangan nya tersebut di kiri kanan kepala.
"Eh ayah sama bunda ku lagi gak di rumah,kata bibi si lagi ke rumah nenek."
"Lo gak di ajak?"tanya angel
"Yah kan aku nya sekolah tadi."
"Lah kan bisa bilang sebelum pergi,terus nungguin kamu pulang sekolah dulu baru otw ke rumah nenek kamu, masa iya kamu ga di ajak, siapa tau nenek kamu kangen juga sama kamu put."kata lian
"Ya nggak papa lah ntar putri nyusul aja sendiri,gak jauh kok."
__ADS_1
"Beneran?"tanya ara
"Iya beneran,suer."
"Ya udah deh,kami ni ga enakan tau sebenernya."jawab lian
"Kenapa ga enakan?"tanya putri.
"Ya mungkin aja kan kamu mau nyusul ke rumah nenek kamu,tapi ga enakan juga sama kami,gara-gara kami mau main ke rumah kamu."
"Ya elah baperan semua sih,serius gak papa,ayoo."
"Ya udah deh."
Mereka pun menuju ke kamar putri.
"Eh kata nya kita mau buat cemilan?"tanya ara.
"Lah emang iya."jawab brilian.
"Terus kenapa ke kamar putri?ga ke dapur?"
"Astaga tolonglah,kenapa punya teman terlalu *****,aku tu capek,capek tau nggak,ngejelasin biar kalian ngerti."jawab brilian.
"Dih apaan lebay amat lo."ketus angel.
"Ya kan ara nanya?salah ara di mana coba?kan kalau mau ngebuat cemilan di dapur?masa iya kita buat nya di dalam kamar,entar kamar putri jadi kotor."
"Ohh gituu."mengembungkan pipi nya dan mengangguk-angguk.
"Iya ra.."
Mereka pun meletakan tas mereka di kamar putri,dan memakai sendal di rumah putri,setelah itu mereka menuju ke dapur putri.
Di dapur.
"Kita buat mau apa?"tanya putri.
"Ga tau."jawab angel.
"Brownis aja."jawab ara.
"Yah ra,lian udah enek tau nggak makan brownis mulu."
"Emm bentar coba ara pikir lagi."
"Buat pisang coklat aja."jawab angel.
"Ahh yang lain-yang lain."
"mendingan buat seblak."jawab angel lagi
__ADS_1
"Nahh iyaaa seblak aja enak woi."jawab lian.
"Bener,bener tu, buat yang pedes-pedes."kata putri
"Ahh sayang kalian banyak-banyak."ara memeluk ke 3 temannya.
"Tapi..."
"Tapi apa sih lian?
"Emang di antara kita ada yang bisa buat seblak?"
"Lah iya ya, putri ga bisa lo,putri mah kalau mau makan seblak beli..,pernah waktu itu buat,tapi ga enak..,ga sesuai ekspetasi,dan beda rasa kayak seblak lain."
"Sama,angel juga ga bisa."
"Ra?"
"Iya?"
"Bisa nggak?"
"Apa?"
"Masa seblak?"
"Ga bisa."
"Lahh,jadi gimana ni."
"Beli aja.."jawab putri.
"Jangan lah,kita kan udah deal mau ngebuat sendiri."
"Lah kan ga bisa semua ra?"tanya lian.
"Guna youtobe,ama internet buat apaan?"ketus angel.
"Nah."
"Eh iya ya,tapi nanti rasa nya ga enak gimana."tanya putri
"MMNDL."
"Apaan tu yan?"
"MASAK,MAKAN,NIKMATI,DAN LUPAKAN."
"oke good,ayo masak."
Mereka pun menyiapkan bahan dan alat apa saja yang di perlukan untuk memasak seblak.
__ADS_1
BERSAMBUNG...