
#Part10
Bel istirahat pun berbunyi menandakan bahwa jam pelajaran pertama sudah usai, Para Siswa-siswi pun beramburan keluar kelas.
Mereka yang tengah di hukum pun langsung bernafas lega dan akhirnya bisa bebas.
"Akhirnya, pegel banget kaki sama tangan gue, haus lagi." ucap Farel yang tengah mengusap keningnya di karenakan keringat membasahinya.
"Yaudah kita ke kantin yuk." Usul Gilang karena dia juga merasa haus, berniat untuk membeli minuman di kantin nanti.
"Gue nitip yah, nanti anterin minuman nya ke toilet yang deket gudang ." ujar Angga.
Dan melangkahkan kakinya menuju ke toilet deket gudang itu, dia berniat untuk istirahat di sana saja, di karenakan di sana tempat nya sunyi dan sepi jarang ada orang yang ke sana.
toilet tersebut berada di paling pojok deket gudang sekolah, tempat nya juga agak sedikit seram dan mencekam jadi tidak heran kalo orang-orang tidak ada yang mau ke sana.
Laura, Gilang, Farel dan Mika pun ke kantin untuk membeli minuman, tadi Laura menyuruh Mika untuk menunggu saja dan Laura lah yang akan membelikan minumannya, tapi Mika menolak lalu mereka pun ke kantin.
"Akhirnya gue bisa istirahat dengan tenang di sini." ucap Angga yang baru saja sampai di depan gedung sekolah.
__ADS_1
Lalu ia merebahkan dirinya di kursi panjang di depan gudang dan menutup matanya.
Tidak lama dia pun merasakan dingin di pipi kanannya, serasa ada balok es yang berada di pipinya, perlahan dia membuka mata dia pun melihat ada sosok gadis cantik di depan nya yang tengah memberikan minuman yang dingin kepada Angga.
Sesaat dia melihat gadis itu dengan tatapan kagum, cantik sangat cantik rasanya dia ingin melihatnya terus, tanpa ia sadari dia tersenyum tipis ke arah gadis itu.
"Kak, hello..., kak, kakak!" teriak Mika yang membuyarkan lamunan Angga.
Ya sosok gadis cantik yang Angga lihat adalah Mika yang tengah memberikan minuman kepada Angga yang sedang berbaring.
Lalu Angga pun memposisikan dirinya untuk duduk, dan Mika juga ikut duduk di sampingnya.
"Nih minum dulu." Mika menyodorkan minuman kepada Angga, dan Angga pun menerimanya dengan senang hati dan ia pun meneguknya.
Angga yang melihat Mika kesusahan membuka botol minumannya, dia pun mengambil botol tersebut dan membukanya dengan mudah.
"Nih, buka tutup botol aja gak bisa." Angga menyodorkan minuman yang telah di buka tutup botol nya itu kepada Mika.
"Berapa?" tanya Angga tiba tiba.
__ADS_1
Mika pun mengkerutkan keningnya bahwa dia tidak paham apa yang di maksud lelaki itu.
"Apanya yang berapa?" Mika pun berbalik nanya ke Angga, sontak saja Angga menaikkan satu alisnya.
"Harga diri Lo, yah harga minuman nya lah." Celetuk Angga ngasal.
"Oh, itu dari kak Farel katanya gratis." jawab Mika santai.
Angga pun melangkahkan kakinya menuju ke toilet yang ada di sana.
"Mau ke mana?" tanya Mika penasaran.
"Lo lupa atau pura pura lupa, kita kan di suruh bersihin toilet sekolah gimana sih Lo." jawab Angga sambil memasukkan kedua tangannya ke saku celananya.
"Iya gue gak lupa ko, tapi tungguin lah masa gue di tinggal sendiri sih!" Sahut Mika yang sedikit cemberut.
"Yaudah ayok jangan lelet!"
Meraka pun berjalan mendekati toilet yang sedikit tidak terus itu, kumuh, agak berlumut lantainya dan yah menyeramkan.
__ADS_1
Angga pun membuka pintu toilet itu dan mendorong nya perlahan hingga pintunya terbuka lebar, seketika mata Mika melotot melihat apa yang ada di dalam toilet itu lalu tiba tiba....
Next or stop?