
#part31
Terdengar Angga berdehem untuk menghilangkan rasa gugupnya.
"S-sejak tadi, emang nya kenapa?" jawab Angga secool mungkin.
"Lo keluar dulu cepet!, gue mau ganti baju!" teriak Mika lagi.
"Ck, iya iya." Angga pun keluar dari kamarnya sambil mulutnya berkomat-kamit kesal.
"Ko gue malah nurutin perintahnya ya? Kan gue suaminya, sah sah aja kan, lagi pula tanggung udah liat juga." Angga mulai kebingungan di ambang pintu kamarnya.
"Ahk, bodo amat deh." Angga berlalu pergi dan menuju dapur untuk mengambil minum.
Sesampainya di dapur ia membuka kulkas dan mengambil air putih dingin kemudian ia meneguknya tiga kali.
'Ck, kenapa tubuh gadis itu begitu terbayang-bayang di kepala gue,' gumamnya dalam hati.
"Aaaahkk." teriak Angga di dapur.
"Kenapa den? Kenapa teriak ada apa?," Tanya bi Ratih panik, dia lagi beres-beres di kamarnya yang berdekatan dengan dapur, dia kaget ketika mendengar teriakkan dari arah dapur.
"Oh, tadi ada tikus bi jadi Angga kaget." Dustanya.
"Oh tikus yah den." Seru bi Ratih beroh-ria.
"Eeh, tapi den sejak kapan di rumah ini ada tikus?" tanya bi Ratih mulai keheranan, dan mengerutkan keningnya.
__ADS_1
"E-eh, gak tau juga bi, mungkin mang Diman ngebersihin nya kurang bersih kali, jadi masih kotor dapurnya dan ada tikus deh, iya gitu.., mungkin." Tutur Angga gugup.
"Oh, gitu yah den, nanti deh bibi suruh mang Diman buat ngebersihin lagi." usul bi Ratih.
"Iya bi, bilangin yah yang bersih jangan sampe kotor dan ada tikus lagi."
"Yaudah, Angga ke kamar dulu yah bi," lanjutnya.
"Iya den silahkan." Jawab bi Ratih sopan.
Angga pun melenggang pergi dari dapur dan menuju kamarnya lagi.
"Masa sih ada tikus?" tanya bi Ratih pada dirinya sendiri, lalu ia melihat ke kolong meja dapur dan bergidik ngeri.
Ceklek...
Angga membuka pintu kamarnya dan terpampang lah Mika yang sedang berada di meja rias sambil mengeringkan rambutnya.
Angga terlihat biasa saja tetapi tidak di hiraukan Sekarang jantung seakan berdisco kekita mengingat kejadian tadi, dia berusaha supaya terlihat biasa saja di depan Mika.
'Ko dia terlihat biasa aja yah?' heran Mika menatap wajah Angga di pantulan cermin.
'Ahk, syukur deh kalo dia biasa saja jadi gak canggung-canggung amat' batinnya lagi, lalunia fokus mengerikan rambutnya.
Jam sudah menunjukkan pukul 21.30 Mika yang dari tadi duduk di sofa pun mulai merasakan kantuk.
Ia kini ketiduran di sofa, Angga yang dari tadi fokus dengan media sosialnya mengalihkan pandangan ke arah Mika yang tertidur di sofa, Angga bangkit dari tidurnya lalau mendekati Mika.
__ADS_1
"Buset ni kucing garong udah molor aja," ujar Angga menatap Mika.
"Kasian juga kalo dia tidur di sofa sampi pagi." Gumamnya lagi.
Angga menggendong Mika ala bridal style dan membawanya ke tempat tidur, dia menidurkan Mika dengan perlahan.
Dia menatap wajah Mika lekat "Lo kalo tidur cantik juga yah, tapi kalo udah bangun kayak Doger monyet."
Angga hendak pergi tetapi langkahnya tertahan, ketika Mika menarik tangan Angga hingga pemuda itu terhuyung ingin menindih tubuh Mika, tapi Angga dengan gesit menah tubuhnya agar tidak menindih Mika.
Dan kini jarak muka Angga dan Mika begitu dekat sampai-sampai Angga merasakan nafas teraturnya Mika.
Deg deg deg
Jantungnya mulai berdegup kencang, seketika bayangan yang tadi terlintas lagi di benaknya, gugup itulah yang Angga rasakan saat ini, mungkin mukanya Sekarang seperti kepiting rebus.
Angga menarik nafasnya dalam-dalam untuk menetralkan detak jantungnya yang seakan-akan ingin meloncat ke luar.
Ia memejamkan matanya sejenak dan membuka matanya lagi ia menyusuri setiap inci wajah cantiknya Mika, lalau ia tertuju pada bibir ranum miliki Mika, Angga meneguk air ludahnya susah payah, tidak ini tidak bisa di biarkan kalo seperti ini terus bisa bisa...ehkmm.
Tidak di pungkiri Angga juga merasa tergoda, dia juga laki-laki normal pada umumnya yang memiliki nafsu, yah walaupun sepesies nya agak langka.
Ia melepaskan tangan Mika yang melingkar di lengannya, dan kemudian ia merebahkan dirinya di samping Mika dengan di batasi oleh guling.
Angga mulai menyusul Mika ke alam mimpi.
Mereka tertidur lebih awal dikarenakan besok harus bersekolah, gak lucu kalo terlambat lagi bisa-bisa merek di suruh membersihkan semua kelas dan menyapu seluruh halaman sekolah lagi.
__ADS_1
***
JANGAN JADI PEMBACA GELAP!!