dinikahi pangeran tampan dimasa SMA

dinikahi pangeran tampan dimasa SMA
Makan bersama


__ADS_3

#Part29


"Farel, Gilang. Mau ngapain kalin ke sini?" tanya Angga sesudah sampai di ujung tangga.


"Laura," seru Mika.


"Iya nih ga. Si Laura katanya mau ketemu sama si Mika," sahut Gilang yang duduk di sofa.


"Hehehe halo Mika, halo kak Angga," Laura menyengir kuda.


"Ada apa Laura, Lo ada perlu sama gue?" tanya Mika pemasaran.


"Hmm, gak ada sih gue cuma kangen sama Lo,"


Mika pun berjalan mendekati Mika dan duduk di sebelahnya begitu juga dengan Angga yang duduk di sebelah Farel.


"Eeh, Lo tau gak Mik, di sekolah sepi tau kalo gak ada Lo." ucap Laura


"Iya kah?" tanya Mika sambil tersenyum tipis.


"Iya bener, gak ada yang bisa gue ajak ngegibah,"


"Yeeey, Lo mah gibah Mulu, gak bosen apa Lo gibah Mulu, dosa tau."


"Besok gue udah mulai sekolah ko, Ra. jadi Lo tenang aja." Lanjutnya.


"Eeh, serius bukanya Lo cuti dua hari yah sama kak Angga." jawab Laura dan menatap Mika heran.


"Gak jadi, kita besok udah mulai sekolah ko." Ujar Mika.


"Jadi besok Lo juga udah mulai sekolah dong, ga?" Tanya Gilang dan mengalihkan perhatian Angga yang dari tadi fokus pada ponselnya.


"Iya." jawab Angga singkat

__ADS_1


"Lo tau gak, si Marsya tdi nyariin Lo di sekolah." ucap Farel tiba-tiba.


"Buat apa dia nyariin gue?" tanya Angga.


"Gak tau kangen kali sama Lo, ga." Tutur Farel sambil terkekeh.


"Oh iya, Marsya itu pacar nya kak Angga kan?, terus kalo dia tau gue sama kak Angga nikah giman? Kasian dong dia, pokonya kita harus segera bercerai kak!" usul Mika dengan antusias.


"Fffff..., HAHAHAHAH," bukanya menjawab pertanyaan Mika malah melihat Farel dan Gilang tertawa.


Sedangkan Angga yang mendengar penuturan itu hanya menaikkan sebelah alisnya dan kembali fokus ke ponselnya.


"Kenapa kalian ketawa? Perasaan gak ada yang lucu deh," kesal Mika dan memanyunkan bibirnya.


"Lo, yang lucu Mik." sahut Farel di sela tawanya.


"Gue? Iya sih gue emang lucu makasih." ujar Mika kepedean padahal kan bukan itu maksud mereka.


"Marsya itu bukan pacarnya Angga Mika, yah emang sih si Marsya suka sama si Angga tapi si Angga nya menolak dia." jelas Gilang.


"Iya, mana banyak orang lagi," sahut Gilang.


"Wah, pantesan rame ternyata ada kalian di sini." tiba-tiba Fika muncul dari arah kamarnya dan menyapa mereka.


"Halo Tante," sahut Gilang.


"Maaf yah Tan kita ketawanya terlalu keras jadi mengganggu." ujar Farel.


"Kita? Lo aja kali gue mah gak, suara Lo noh ke toa masjid," pekik Gilang meledek.


"Yah masih mending toa masjid daripada suara Lo, ke spiker orang lagi hajatan." Jawab Farel tak mau kalah.


"Udah, udah.., kenapa kalian ini sangat hobi berantem, tadi Angga sama Mika berantem sampe ayam goreng terbang ke kepalanya om Abi." Lerai Fika dengan lembut, sedangkan Angga dan Mika saling melirik lalu membuang muka masing-masing.

__ADS_1


"Ya ampun Ga, untung ayam goreng yang terbang bukan nyawa Lo." celetuk Farel asal.


"Pengertian baru ko berantem, harusnya pengantin baru tuh mesra-mesraan terus-" ucapan Gilang terpotong ketika Angga menatapnya dengan tatapan horor.


"Terus apa?" tanya Laura yang dari tadi diam kini bersuara.


"Gak jadi, takut nyawa gue melayang ke ayam yang tadi,"


"Udah yah ngobrolnya, mending sekarng kita makan dulu, kalian belum makan kan?" Tanya Fika.


"Belum Tante," jawab Farel dan Gilang serentak.


"Yaduh kita makan dulu yuk." Ajak Fika.


"Dengan senang hati Tante." Seru Farel sumringah.


"Gak, gak ada jangan di kasih makan mereka mam, suruh pulang aja," tegas Angga.


"Dih, si Abang pelit bet kita makan di sini gak ngurangin harta Lo," pekik Gilang yang di angguki oleh Farel.


"Lagian yang ngajak itu Tante Fika buka Lo," ucap Farel menambahkan.


"Angga kamu gak boleh gitu sama sahabat kamu kasian tuh mukanya, kayak kanebo kering." Lerai Fika lembut.


"Ayok semuanya kita makan," Fika pun berjalan terlebih dahulu ke meja makan.


"Jangan marah-marah doang Babang Angga, nanti cepat punya anak Loh." Bisik Farel di telinga Angga.


"FARELLLL!" Teriak Angga. sedangkan si empu yang di panggil malah ngibrit sambil tertawa terbahak-bahak.


Mereka kini tengah makan dengan tentram sesekali mereka tertawa, menertawakan tingkat absrud Farel dan Gilang bahkan Fika juga sesekali bercanda dengan mereka.


***

__ADS_1


Lanjut?


JANGAN MENJADI PEMBACA GELAP!!!


__ADS_2