dinikahi pangeran tampan dimasa SMA

dinikahi pangeran tampan dimasa SMA
Flashback and


__ADS_3

#part62


Saat itu juga Mika kaget dan refleks menutupi area bahu dan dadanya.


"Jangan, jangan lakukan ini saya mohon." Lirih Mika yang terus menangis.


"Sssuuuttt, sudah diam yah?!" Mereka ingin menyentuh Mika, seketika Mika memejamkan matanya, dia sudah pasrah berontak dan mintak tolong pun percuma.


'Ya Allah tolong Mika' lirihnya dalam hati.


Bughh ...


Pukulan mendarat di tengkuk leher mereka, Mika membuka matanya dan terkejut melihat Laura dan sopir pribadinya.


"Mika!" Laura langsung memeluk tubuh Mika dan membawanya kedalam mobil lalu menguncinya rapat-rapat.


"Laura, aku takut." Mika terisak dalam pelukan Laura, kedua gadis kecil itu menangis bersamaan.


Sedangkan di luar terlihat sopir pribadi Laura tengah melawan mereka.


Sopir pribadi Laura yang bernama Riyan itu bukan sekedar sopir pribadi tetapi sekaligus bodyguard yang di tugaskan untuk menjaga Laura.


Riyan dengan mudah mengalahkan mereka dan langsung menghubungi kantor polisi untuk di tindak lanjuti.

__ADS_1


"Non Mika tidak papa?" Tanya Riyan yang baru saja memasuki mobil.


"Aku gak papa, om." Jawabnya sambil mengusap air mata nya.


"Maksih yah om, Laura karena sudah nyelamatin Mika." Lanjutnya.


Saat Laura tengah mau sampai ke rumahnya dia baru ingat ada barang yang ketinggalan di sekolahnya yang mengharuskan dirinya putar balik, dia semat kaget melihat Mika bersama 2 lelaki yang yah sepertinya sedang mabuk berat, dan dia meminta Riyan untuk mengecek apakah benar itu Mika atu bukan, dan dugaan Laura benar saja itu sahabatnya.


"Udah sekarang mending kita pulang yah, baju kamu juga basah," ucap Laura daydi Angguki Mika.


"Om, kita ke rumah Mika dulu."


"Siap non."


Flashback end.


Dia sekarang benar-benar telah gagal menjadi laki-laki dan suami yang bertanggung jawab, dia telah gagal melindungi istinya sendari, tidak bisa di bayangkan bagaimana Mika semalam ketakutan, dan Angga hanya diam saja? Oh tuhan suami macam apa dia ini.


"Semenjak di hari itu, gue memiliki trauma yang susah untuk di lupakan, mungkin tidak akan pernah." Seru Mika sambil tersenyum getir.


"Dan kalian tau, semenjak kejadian di hari itu beritanya menyebar luas dan banyak isu-isu tentang Mika." Sambung Laura.


"Ternyata ada orang yang membagikan foto Mika saat dia tengah hampir di lecehkan, parahnya lagi itu teman kita." Lanjut Laura.

__ADS_1


"Dan kalian tau siapa pelakunya? Agni orang nya."


"Bukannya menolong malah membiarkan Mika dalam bahaya, asal kalian tau Agni itu cukup dekat dengan kita dulu sejak SMP, tapi kenapa dia tega sekali Kepada Mika." Pengakuan Laura membuat mereka tercengang, sehingga bakso yang berada dalam mulut Gilang terjatuh lagi kedalam mangkuknya.


"Sumpah yah kalo gue jadi Mika udah gue buat perkedel tu bocah." Sahut Farel yang ikut tersulut emosi.


"Tapi om Riyan the best sih, super Hero dia." Ujar Gilang.


"Satu lagi, semenjak kejadian itu Mika berlatih bela diri, dia ikutan latihan taekwondo sama karate, di ajarin sama om Riyan bahkan sampai di bawa ke tempat dia dulu berlatih bela diri, dalam 1 tahun Mika bisa meraih gelar sabuk hitam karate sama taekwondo." Ujar Laura bangga.


"Gila sih keren banget Mik, Gilang aja dalam 2 tahun dia cuma dapet sabuk bening transparan." Tutur Farel mengundang gelak tawa dari mereka, Gilang hanya memincangkan matanya kearah Farel.


"Bercanda Lang gitu amat tatapan Lo, awas bola mata Lo loncat."


"Tapi serius Mik, kita aja 2 tahun baru dapet gelar sabuk hitam, lah Lo 1 tahun anjir, gue curiga saat Lo lahir bukan owak owak tapi langsung kuda-kuda." Lanjut Farel.


"Tapi kenapa lo gak nunjukin Lo itu bisa bela diri?" Tanya Gilang mewakili Farel dan Angga.


Mika hanya tersenyum mendengar kalimat itu, pasti mereka akan menanyakan hal tersebut.


***


Next?

__ADS_1


Ayok tinggalkan jejak kalian di sini๐Ÿ˜Š


JANGAN JADI PEMBACA GELAP!!


__ADS_2