dinikahi pangeran tampan dimasa SMA

dinikahi pangeran tampan dimasa SMA
First Kiss


__ADS_3

#Part48


Saat itu juga Mika langsung bangkit dan menatap pintu kamar mandi yang sudah tertutup, lalu ia mendekati ke pintu kamar mandi dan menggedor nya.


"Beruang kutub! Itu First kiss gue, kenapa lo ambil! Balikinnn ... " teriak Mika sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi.


Angga yang berada di dalam merasa terganggu oleh gedoran itu lalu ia keluar dan menangkap lengan Mika yang terus menggedor pintu.


Dengan ekspresi datarnya Angga menatap Mika sambil mencengkram lengan nya.


Cup!


Satu kecupan singkat mendarat di bibir ranum miliki Mika, ia membulatkan matanya atas tindakan Angga barusan.


"Noh udah gue balikin!" ucap Angga dengan ekspresi datar, lalu ia memasuki kamar mandi lagi dan menutup pintunya rapat-rapat.


Mika melongo tidak percaya, apakah ini mimpi? Ahk tidak-tidak kenapa mimpi ini terasa begitu nyata.


Plaak ...


"Aaaww ... Sakit!" Mika menampar dirinya sendiri, untuk memastikan apakah ia masih tertidur dan bermimpi, ternyata oh ternyata dia tidak bermimpi rasa sakitnya begitu nyata dan kecupan tadi ... Bukan mimpi!


Beberapa saat kemudian ia tersadar dari lamunannya.


Dengan perasaan kesal ia kembali menggedor pintu kamar mandi yang terdapat Angga di dalamnya.


"Beruang kutub sialan Lo! Itu namanya bukan di balikin tapi di cium lagi!" teriak Mika sehingga membuat Angga yang berada di dalam menyeringai.


"Sialan Lo yah! Bibir gue gak perawan lagiii!" lanjutnya sambil berteriak.


"Diam! nanti bukan hanya bibir Lo aja yang gak perawan, tapi Lo juga!" Ancam Angga dari dalam kamar mandi.


Seketika Mika terdiam seribu bahasa, cukup bibir nya saja tidak suci jangan dirinya, kehormatan nya cuma berhak di ambil oleh suaminya kelak, tapi Mika lupa bahwa Angga juga suaminya.

__ADS_1


Angga tidak mendengar lagi gedoran dan teriak-teriak lagi, ia tersenyum puas rasanya seru juga menjahili kucing garong seperti Mika.


"Siapa suruh mintak di balikin, emangnya gorengan apa mau di balikin segala." Gumamnya dalam kamar mandi.


"Asal Lo tau, itu juga First kiss gue!" Lirihnya lagi.


Sudah puas ngedumel kemudian ia mandi dengan tenang tanpa adanya suara gedoran dan teriakan.


Sedangkan Mika yang berada di dalam kamar mandi tidak henti-hentinya menggerutu dan mengumpat Angga dalam diam.


"Awas saja kau beruang kutub, lihat pembalasan gue!" Pekiknya dengan suara pelan.


Kini Mika tengah mandi di kamar tamu yang bersebelahan dengan kamar Angga, tidak mungkin Mika menunggu Angga mandi sampai selesai perihalnya dia mandi seperti cosplay jadi mermaid bisa 1 jam.


Terpaksa Mika harus mandi di kamar mandi sebelah.


Kini Angga dan Mika tengah siap dengan pakaian sekolahnya, mereka berbarengan keluar dari kamar. Mika keluar dari kamar tamu sedangkan Angga keluar dari kamarnya, sehingga netra lembut mereka saling bertemu, Mika memincangkan matanya kepada Angga lalu ia melenggang pergi menuruni tangga.


Angga hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah Mika seperti itu, lalu ia tersenyum tipis.


"Makanya hati-hati!" Peringat Angga masih dengan posisi menahan Mika.


"Angga Mika, ngapain kalian di sana? Mau dansa ko di anak tangga," seru Abi yang melihat mereka dari bawah.


"Papa." Lirih mereka berdua.


"Kata siapa ini mama." Jawa Abi ngawur.


Angga pun melepaskan cengkraman nya pada Mika, Mika pun langsung merapikan pakaian yang sedikit berantakan gara-gara tadi.


"Ayok kita makan, ngapain kalian di sana, mau Titanic kan hah?" tanya Abi lalu di susul gelengan kepala dari mereka.


Kemudian Abi berlalu ke meja makan kini tinggal Angga dan Mika saja yang berada di sana.

__ADS_1


"Awas minggir!" ucap Mika sedikit mendorong tubuh Angga.


"Woy kalo gue jatoh giman hah?" Sahut Angga kesal.


"Yah kalo Lo jatoh ke bawah lah," jawab Mika yang ada benarnya juga.


"Yah kalo ke atas mah namanya terbang anjir," tutur Angga geram.


"Lo juga gak tau terimakasih banget udah di tolongin malah ngelunjak Lo." Lanjutnya lagi.


"Makasih suamiku!" Ucap Mika menekan semua kalimatnya.


***


Kini Mereka sudah berada di parkiran sekolah, Angga memarkirkan mobilnya.


Mika keluar terlebih dahulu, beruntung di parkiran itu masih sepi kalo tidak pasti dia sudah menjadi pusat perhatian siswa siswi.


"Hai Mik," sapa Gilang yang baru datang bersama Farel.


"Hai kak," sapa Mika balik.


"Si Angga mana Mik?" Tanya Farel yang tidak melihat Angga di sana.


"Apa?" Sahut Angga yang baru keluar dari mobil.


"Ya sudah kak gue duluan yah," pamit Mika kepada mereka dan di angguki oleh Farel dan Gilang.


"Ya udah kita ke kelas yuk, mau ngapain kita di sini jadi tukang parkir?" Tutur Gilang.


"Lo aja Sono jadi tukang parkir!" Celetuk Farel.


Lalu mereka menuju kelasnya masing-masing.

__ADS_1


***


JANGAN JADI PEMBACA GELAP!!


__ADS_2