
Hello! Im an artic!
“Kalau begitu berlatihlah besok, aku akan mencari seseorang untuk mengajarimu, tapi kamu harus sedikit berusaha dalam beberapa hari.”
Hello! Im an artic!
“Tidak, aku benar benar tidak ingin mengendarai mobilmu.” Dia mengembalikan kunci itu kepada Michael Ling, berbalik badan dan kabur begitu saja, ternyata dia datang ke bandara untuk mengambil mobil.
“Wendy, banyak yang sedang melihat ini, terima saja dulu.” Dia melangkahkan kakinya untuk mengejar, setelah berhasil meraihnya, dia membisikkan sesuatu di telinganya, “mobil ini harganya tidaklah seberapa, sebenarnya…” sebenarnya dia bahkan memberi beberapa mobil kepada perempuan dengan harga yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan ini, hanya saja saat Agus bertanya kepadanya, dia melihat jika mobil mini cooper model khusus untuk perempuan ini sangat bagus, jadi dia membelinya.
Wendy Zhong baru menyadari jika setiap orang disekitar sedang menatapnya, mereka bepikir jika dia sedang berdebat dengan Michael Ling, hal itu membuatnya langsung tersenyum, yang tidak tau mungkin akan mengira jika dia marah karena mobilnya tidak terlalu bagus, ya ampun, kenapa dia tidak memikirkan mengenai hal ini, sekarang hubungannya dengan Michael Ling sudah menjadi bahan tontonan semua orang.
Dia mengulurkan tangan menerima kunci mobil yang disodorkan kepadanya, tentu saja setelah itu tangannya juga merangkul tangan Michael Ling, wajahnya sudah menunjukkan kembali senyuman kedamaian yang menyejukkan, Michael Ling menuntunnya ke depan mobil, mengajarinya bagaimana membuka pintu, “coba duduklah, bagaimana rasanya?”
Hello! Im an artic!
“Michael, kamu saja, aku benar benar tidak bisa mengendarai mobil.”
Michael Ling tanpa ragu ragu langsung duduk di depan kemudi, dia merasa jika menaiki mobil perempuan rasanya sedikit aneh, memasang sabuk pengaman, menerima surat yang disodorkan oleh pegawai, dan menandatanganinya, dia menyerahkan mobil miliknya yang satunya lagi kepada supir, dan dia sendiri mengendarai mobil milik Wendy Zhong keluar dari pintu khusus kargo. “Proses pembelian sudah selesai, mobil ini berada di bawah kepemilikan dan juga namamu, jadi jika kamu tidak menginginkannya, mobil ini akan tetap menjadi milikmu.”
Mobil yang sangat unik, menarik perhatian setiap mata yang melihatnya, “ke perusahaan terlebih dahulu, kemudian katakan kamu ingin pergi kemana.”
“Kamu tidak perlu bekerja?”
“Hari ini hari ulang tahunmu, jadi kamu yang memutuskan semuanya.”
Apa bisa tidak usah memanjakannya hingga seperti ini, nanti jika sampai mencintainya lebih dalam lagi akan sangat merepotkan, laki laki ini benar benar sangat tidak baik.
Iya, dia memang bukan laki laki baik, dia juga tidak akan mungkin mencintai Wendy Zhong, tapi malah memperlakukannya dengan sangat baik.
“Aku ingin tidur.” Wendy Zhong begitu memikirkan akan ruang istirahat di kantor, rasanya itu bukanlah hal yang buruk, dia baru saja bekerja kemarin, apa tidak apa jika harus membolos hanya karena hari ini hari ulang tahunnya?
Kerugian yang akan dialami Group Ling bahkan mencapai puluhan miliyar.
“Nanti setelah dari kantor, tidurlah di mobil, hari ini, aku ingin menemanimu seharian.”
__ADS_1
Kenapa dia memanjakannya sampai separah ini, “Michael, asal kamu di sampingku saja tidak masalah, aku tidak ingin pergi kemana mana.” Wendy Zhong mengatakannya lirih dengan kepala tertunduk.
“Apa?”
Wajahnya sudah memerah, untung saja Michael Ling tidak mendengarnya, jka tidak, maka dia pasti akan memikirkan hal yang macam macam, “tidak apa, kita bicarakan lagi setelah dari perusahaan.”
Setelah mobil sampai di perusahaan, mobil BMW hitam miliknya juga sudah sampai, dua mobil baru itu berkumpul bersama menjadi satu, rasanya seperti seorang perempuan dan laki laki yang sedang bersama, pemandangan itu lah yang membuat Wendy Zhong teringat akan hal itu, dan bahkan karena hal seperti itu saja wajahnya sudah memerah.
Di lift khusus pimpinan di lantai pertama, rasanya begitu tenang karena hanya ada mereka berdua saja.
Michael Ling bahkan menggandeng tangannnya, dan dinding lift juga transparan, membuat sosok mereka berdua terpampang dengan jelas, sudah seperti sebuah gambar yang bisa bergerak saja, Wendy tiba tiba teringat akan kejadian memandikan Michael Ling kemarin malam, “Michael, lukamu…” masih terluka tapi malah mengendarai mobilnya.
“Tidak apa apa, sudah mulai mengering.”
Iya benar, kemarin malam dia tidak meminta Wendy Zhong untuk mengoleskan obat, tapi saat teringat lukanya yang belum sembuh benar tapi sudah mengendarai mobilnya kemari membuat hatinya merasakan perasaan yang hangat.
Atau mungkin, dia sungguh sungguh?
“Ting.” Pintu lift terbuka, Wendy Zhong pernah datang kemari sebelumnya, tapi di lorong luar lift ada begitu banyak bunga, warna biru mudanya memenuhi sepanjang lorong, dan berhenti sampai ruangan Michael Ling.
“Selamat ulang tahun.” Dia kembali mengatakannya dengan lirih, wajah Wendy Zhong sudah memerah, dia bahkan tidak sadar jika dia sudah sampai di dalam ruangan Michael Ling, yang juga penuh dengan mawar biru.
Sebenarnya yang membuatnya terharu bukanlah perbuatannya, melainkan bunga yang diberikan kepadanya hanyalah mawar biru saja.
Dan dalam ingatannya, Michael Ling selalu menyukai bunga Garbera.
Di dalam dunia ini mungkin memang ada sesuatu yang bisa benar benar berubah.
Wendy Zhong bergandengan tangan dengan Michael Ling ditengah lautan bunga, entah kemana kaki mereka melangkah, maka tidak akan ada penyesalan.
Setelah melewati ruangan sekretaris, Michael Ling malah bukan menggandengnya menuju ke ruangannya, tapi ke sebuah ruang tamu kecil di lantai ini.
Di dalam ruang tamu, ada sebuah laptop diatas meja, dan terlihat ada seorang laki laki yang duduk di depannya, saat orang itu mendengar langkah kaki yang mendekat, dia langsung beranjak, dan menyapa Michael Ling dengan sopan, “tuan Ling, apa kabar.” Dia menyodorkan tangannya kepada Michael Ling, dan Michael Ling juga menyodorkan tangannya kepadanya.
“Duduklah.”
__ADS_1
Wendy Zhong sedikit tidak terbiasa dengan suasana seperti ini, laki laki itu mengenakan pakaian yang sangat resmi, dalam sekali lihat sudah diketahui jika dia akan membicarakan sesuatu yang penting dengan Michael Ling, jika bisa membuat Michael Ling menyisikan waktu ditengah kesibukannya hanya untuk bertemu dengannya, maka identitas orang ini pasti tidaklah sembarangan, saat Wendy Zhong sedang memikirkan hal yang macam macam, laki laki itu mengatakan, “ini nyonya Ling kan?” Kali ini tatapan laki laki itu terjatuh pada Wendy Zhong.
“Iya.” Belum sempat Wendy Zhong menjawab, Michael Ling sudah membantunya mengiyakan.
“Kalau begitu aku tidak akan berbasa basi lagi, aku percaya jika nyonya Ling sudah mengetahuinya.” Laki laki itu tersenyum tipis kepada Wendy Zhong, tapi yang dilihatnya malah terlihat kebingungan.
Apa yang dia ketahui?
Dia tau jika Michael Ling memberinya sebuah mini cooper yang baru, dia tau jika Michael Ling memberinya mawar biru yang tidak terhitung jumlahnya, tapi dia sendiri bahkan tidak tau akan apa yang akan dilakukan oleh Michael Ling sebenarnya, apa membicarakan bisnis?
Wendy Zhong tidak paham mengenai perbisnisan, dan karena anak anak, dia bahkan tidak pernah mencicipi bagaimana rasanya bekerja di perusahaan, karena tidak mengerti, jadi Wendy Zhong menggelengkan kepalanya, “maaf sekali, aku pikir seharusnya aku keluar saja, kalian berbincanglah dengan tenang.” Setelah mengatakan itu, Wendy Zhong yang sedari tadi tidak duduk langsung berbalik badan dan bersiap untuk pergi, dia tidak ingin duduk seperti orang bodoh diantara kerdua orang yang sedang membicarakan bisnis, bagaimanapun juga dia adalah pihak luar yang tidak mengerti apa apa.
“Nyoya Ling, jika nyonya sangat sibuk, maka tolong lihatlah sebentar dokumen ini, setelah menandatanganinya maka semuanya sudah beres.” Saat melihat Wendy Zhong sudah akan pergi, dia langsung cemas, dan mencoba menghentikan niatnya itu.
“Dokumen?” Wajahnya terlihat sangat terkejut, Wendy Zhong menunjuk dirinya sendiri dengan jari telunjuknya, “ingin aku menandatanganinya?” Perusahaan bukan menjadi urusannya, dan bukan dia juga yang berhak untuk memutuskannya, dia sama sekali tidak mengerti akan apapun.
“Iya benar, ini adalah dokumen mengenai kekayaan milik nyonya dan kedua anak nyonya, jadi harus nyonya yang menandatanganinya agar bisa disahkan.”
Kepala Wendy Zhong sudah berdenging, dia masih mencerna maksud dari perkataan laki laki di depannya, tapi entah kenapa dia masih saja tidak habis pikir dan tidak kunjung menemukan benang merahnya, “Tuan, bisa katakan sekali lagi.”
“Seperti ini.” Laki laki itu sudah menyadari jika Wendy Zhong masih tidak paham akan apa yang sebenarnya terjadi, jadi dia tersenyum tipis, mengatakan, “Tuan Ling mempercayakan aku untuk membagi beberapa real estate dan saham yang beliau miliki menjadi nama nyonya, Ling Lexi dan Ling Lexa, sekarang kita membutuhkan tanda tangan nyonya untuk mengkonfirmasinya.”
Mengerti, Wendy Zhong akhirnya mengerti, kedua matanya menatap Michael Ling, dalam ulang tahunnya kali ini, dia memberinya begitu banyak kejutan, dia ingin bertanya kenapa memberinya dan anak anak saham yang dia miliki di Group Ling , tapi dia tidak nyaman jika bertanya pada saat seperti ini, bagaimanapun juga dimata orang lain dia adalah sosok istri bagi Michael Ling, dan kehadirannya lah yang perlahan mulai menyelesaikan masalahnya dengan maria, dan membuat harga saham perusahaan kembali menguat, “aku, aku merasa sedikit tidak enak badan, nanti saja aku baru menandatanganinya, Michael, apa kamu memiliki obat pusing?” Tangannya sudah menarik ujung baju Michael Ling, mengisyaratkan kepadanya untuk keluar sebentar, saat masalahnya jelas dia baru menandatanganinya juga tidak apa apa kan.
Tapi Michael Ling masih tidak bergeming, “hanya satu dokumen saja, lihatlah sebentar, dalam beberapa menit saja sudah beres, jika kamu masih merasa tidak nyaman, maka aku akan membawamu ke rumah sakit nanti.”
Tempat yang paling tidak dia sukai adalah rumah sakit, tapi dia malah mengatakannya dengan sangat enteng, jelas jelas tau jika Wendy Zhong memiliki hal yang ingin ditanyakan, tapi dia malah berpura pura tidak mengetahuinya, bahkan Wendy Zhong ditarik untuk duduk di sebelahnya, di atas meja, dokumen yang disodorkan oleh laki laki itu sudah berada di depannya, “Silahkan dibaca nyonya Ling.”
Tiga lembar dokumen A4, tulisan tinta hitam berjejer rapi di dalamnya, iya benar, hanya beberapa menit saja sudah cukup untuk membaca semuanya, kelihatannya, Wendy Zhong harus menandatangani surat ini baru bisa keluar dari ruangan ini.
Dia membacanya sekilas, dua rumah milik Michael Ling yang berada di Kota K berada dibawah namanya, dan saham yang dia miliki di Group Ling , setengah milik Lexa, dan setengahnya lagi milik Lexi.
Setelah membacanya sampai selesai, dia mengangkat pandangannya menatap Michael Ling, kemudian berkata, “jika kamu ingin memberikan saham kepada anak anak aku tidak akan menolaknya.” Karena Lexa dan Lexi adalah anaknya, “tapi, aku tidak bisa menerima dua rumah itu, selain itu, aku tidak memiliki keluhan lain.” Tidak tau kenapa tiba tiba Michael Ling malah mengalihkan kekayaannya seperti ini, tapi jika dia sudah memutuskannya, maka Wendy Zhong juga mempertimbangkan anak anak, bagaimanapun juga mereka adalah anak kandung Michael Ling, tentu saja dia juga berharap jika Lexa dan Lexi memiliki masa depan yang bagus.
“Kenapa tidak menginginkannya?” Michael Ling mengerutkan keningnya, meskipun hal ini membuatnya cukup terkejut, tapi penolakan seperti ini membuatnya merasa sedikit tidak nyaman.
__ADS_1
“Aku masih memiliki tangan dan kaki, aku bisa menghidupi diriku sendiri.” Wendy Zhong menjawab pelan, tapi suaranya benar benar sangat lirih, dalam hatinya dia merasa risau, dia memang memiliki dua tangan dan dua kaki, tapi dia benar benar tidak memiliki pengalaman dalam bekerja.