
Hello! Im an artic!
Wendy Zhong merampas dua buah perjanjian itu, tanpa melihat lagi langsung merobeknya, dalam sekejap, sobekan kertas beterbangan di depan mata, “Michael Ling, aku tidak mengakui, dua buah perjanjian ini tidak berlaku lagi.”
Melihat sobekan kertas yang berterbangan, Michael Ling tidak emosi, “Wendy Zhong, sobek saja, itu hanya foto copyan saja, surat asli sudah ku simpan dengan sebaik-baiknya, kecuali suatu saat kamu akan menjadi lawanku di meja hijau, kalau tidak aku tidak akan mengeluarkannya hanya untuk kamu robek-robek begitu saja, ada lagi, apa kamu bisa mengeluarkan bukti aku mengatakan semua sudah berakhir? Rekaman lisan maupun tulisan pun boleh, selama kamu bisa mengeluarkannya apapun boleh.
Hello! Im an artic!
Sungguh perkataan di luar logika, jelas-jelas dia tahu bahwa ia tak memilikinya, tidak ada bukti apapun, tapi kepergiannya saat itu serta tidak ada itikad dia untuk mencarinya saat itu bukankah berarti ia sudah tidak menginginkannya lagi?
Sekarang malah ingin mengikatnya, “Michael Ling, apa sebenarnya mau mu?”
Peralahan beridiri dari duduknya, tubuh nya yang tingggi seakan meberikan beban pada ia yang ada di hadapannya, “karena, permainan belum berakhir, ada lagi, kamu adalah ibu dari putriku, aku harus bertanggung jawab atas putriku.”
“Bukan, Lexi dan Lexa bukan putrimu.” Dia mengatas namakan permainan menjadi alasan untuk menginginkannya kembali kesampingnya, kata-kata yang seharusnya mudah di ucapkan, malah membuatnya terluka lagi, jika memang tidak cinta, tidak seharusnya ia memperlakukannya seperti ini, dia bukan pemeran utama dalam permainan ini, dia tidak bisa lagi menahan sepi di tiap malamnya, dia butuh senderan, mengira ialah orang itu, tapi ia tidak pernah benar-benar mencintainya, mengira memilih Marcell Bai, tapi dia malah masuk lagi ke kehidupannya seperti setan yang tak dapat melepaskan genggaman tangannya, “Michael Ling, kamu keji, uang Marcell Bai sudah ku kembalikan jauh hari kepadamu, aku tidak berhutang padamu.”
Hello! Im an artic!
“Tapi kamu, berhutang penjelasan kepadaku, dan penjelasan ini harus dibayar dengan kamu berada di sisiku dan membuktikan bahwa Lexi dan Lexa adalah anakku, kalu tidak, siapa yang percaya tiba-tiba aku mempunyai dua anak? Apa kamu tidak ingin memberi kehidupan dan pendidikan yang terbaik untuk mereka?”
“Michael Ling, kehidupan dan pendidikan tidak ada baik dan buruk, aku menginginkan mereka bahagia, jadi, mereka harus tinggal di sisiku, dua perjanjian itu kurasa sudah dapat di akhiri, katakan saja,
Apa syarat untuk mengakhirinya?” sudah melihat jelas isi hatinya, saat ini dia tidak berencana untuk melepaskannya dengan statusnya sebagai mantan istri, walaupun beberapa tahun ini dia mempunyai dunianya sendiri, tapi beberapa tahun yang lalu resepsi pernikahan itu bukan hanya ada di dalam memori mereka , tapi media juga pasti masih menyimpannya, hanya saja saat ini belum di keluarkan, jika ia ingin, saat ini juga pasti di keluarkan.
“Tidak, kamu rasa kamu bisa memenuhi syarat yang aku inginkan?”
Dia terdiam, menatap wajah tampan tanpa hati nurani di hadapannya, dia merasa ia bagai sebuah gelas, bisa membuat seorang wanita terlena didalamnya, tapi ia hanya ingin bebas sekarang, karena, ia sudah cukup atas semua penderitaan yang di berikan selama berada di dalam gelas ini.
Apa syarat yang bisa ia penuhi?
Hanya dua anak ini, selebihnya ia tidak memiliki apapun.
__ADS_1
Tapi ia tidak ingin menyerah, hanya ingin mencoba, “katakan, apa yang kamu mau?”
“Wendy Zhong, cukup lantang, tapi, kamu sudah menjadi wanita milikku, bukan kah seperti itu? Tangannya perlahan meneggakan dagunya, seketika membuat tubuhnya serasa panas terbakar.
“Bukan…bukan…”
“Dua malam, sudah cukup, seluruh tubuhmu sudah menjadi milikku, jadi, menjadi istriku adalah satu-satunya pilihanmu.”
“Tidak mau, aku tidak ingin pernikahan tanpa cinta, kamu tidak mencintaiku, maka jangan mengubur keinginanku untuk memiliki pernikahan dengan cinta.” Menatap kedua matanya, dia melihatnya dengan dalam, dia mempunyai hak untuk berkata tidak, karena, dia adalah seorang wanita, jiika tidak ada cinta, dia rela meninggalkan sebatang pohon besar yang sangat tinggi dan memilih pohon kecil yang rela melindunginya dari hujan dan badai, apalagi Marcell Bai bukan sebatang pohon kecil, dia yang sekarang sudah tumbuh menjadi sebatang pohon besar.
“Hehe, Wendy Zhong, tidak disangka kamu sungguh serakah, ternyata, yang paling ingin menjadi istriku Michael Ling adalah dirimu, hanya saja, kamu tidak rela jika tak mendapat cintaku, kamu kira aku ingin memilihmu? Banyak yang lebih darimu di hadapanku, aku memilihmu hanya karena kamu dan aku pernah terlibat dalam suatu pernikahan saja, baiklah, aku setuju, selama kamu membantuku melewati masa kritis ini, selama saham keluarga Ling kembali ke semula, selama media melupakan masalahku dan Wenda, aku setuju untuk melepaskanmu.”
Ternyata, hanya demi saham.
Dia cukup jujur, setidaknya tidak menutupi apa yang ia pikirkan sebenarnya.
Karena cinta hanya untuk Wenda, jadi wanita lain hanya sebagai alat penghangat ranjang baginya ataupun vas bunga yang bisa membantu bisnisnya, lebih dari itu, tidak ada yang bisa ia berikan bagi mereka.
Ini adalah Michael Ling, seketika, Wendy mulai merendahkan Michael Ling, ya inilah dia.
“Lalu kamu mau apa? ” Michael Ling memandangnya dengan datar, jujur saja, ada kala ketika, menghadapinya, dia bisa melupakan Wenda untuk sementara, walaupun adanya kemiripan wajah antara dia dan Wenda, tapi tutur dan tingkah lakunya benar-benar berbeda, Wenda lembut manja, tapi Wendy yang sekarang seperti pembangkang.
“Aku mau perjanjian tertulis, dan juga, harus ada jangka waktu, 3 bulan, aku rasa cukup 3 bulan aku menjadi istrimu maka segala permasalahanmu bisa teratasi.
“Bagaimana kalu kamu tidak mau di ajak kerjasama?’ dia tidak percaya menatap matanya, hak atas kendali selalu dipegangnya selama ini, dia tidak suka dikendalikan oleh seorang wanita, pastinya, kecuali Wenda.
Tapi dia sekarang, semua dilakukan demi Wenda, kalau tidak, dia tidak semestinya menyusahkan diri sendiri.
Kevin, dia memakan telak Wenda, dan Wenda memakan telak dirinya.
Sangat terpaksa, dia hanya bisa pasrah, hanya karena, wanita itu adalah Wenda Luo, yang ia cintai mati-matian saat itu, ini tidak adil, tapi ia tidak dapat merubahnya, karena hati, sudah tergores dalam semua tentang wanita itu, jiwa dan raganya, ia mencintai segalanya.
__ADS_1
Tertawa perlahan, “Michael Ling, ternyata kamu bahkan tidak percaya pada diri sendiri.” Melihatnya dengan provokatif, selama bisa mengakhiri perjanjian diantara mereka, apapun ia lakukan. Ada kalanya, pilihan bukan tentang cinta, tapi tentang perasaan dan harga diri, Michael Ling sudah melukai hatinya.
“Tidak bisa, setidaknya 6 bulan.” Reinson akan segera pulang, dia tidak tahu apa yang akan terjadi antara dirinya dan Wendy, ada beberapa hal yang harus di proteksi sebelum terjadi, ibunya lebih mirip lawan baginya.
“Ok.” Tangan menekan tombol ponsel, mereganggankan tangannya, “kamu tadi bilang semuanya sudah direkam disini, Michael Ling, 6 bulan kemudian, kamu harus menyerahkan dua buah perjanjian itu langsung padaku, aku yang akan merobeknya.”
Melepaskan tangan dari dagunya, “Baik.” Jawaban yang lantang, sebenarnya, dari lubuk hatinya yang paling dalam dia tidak menginginkan ia untuk menjadi istrinya, pilihan hatinya hanya Wenda, tapi sayanganya Wenda tidak mungkin menjadi istrinya, Michael Ling, ini adalah penyesalan terbesar baginya.
“Deal, tapi, aku harus memberitahu sesuatu padamu sekarang.”
“katakan.”
“sebelum aku mengatakan semuanya, siapkan mentalmu lebih dulu, harusnya ini berita baik, tidak ada hubungan dengan kondsimu sekarang, aku sudah sedari awal ingin mengatakannya, tapi saat masuk dalam lift kamu tidak membiarkanku bicara, kamu menyuruhku bicara di dalam kantor, menurutku, sudah saatnya untuk mengatakan ini.”
Michael Ling mengambil sebuah pena menekannya di atas meja, “katakanlah.”
“Pagi tadi aku dan Macell Bai sedang makan di restoran, Marcell berkata pada wartawan bahwa aku adalah pacarnya, dan saat aku masuk gedung tadi aku bertemu wartawan itu di pintu depan, katanya ia memliki rekaman audio dan video tadi pagi.
“Hehe, ternyata ini, aku rasa, ini saat yang tepat mengeluarkan video pernikahan kita, nantinya, akan ada orang yang tahu apa yang terjadi di pernikahan ini, Marcell Bai juga hadir saat itu.”
“Michael Ling, aku tidak akan membiarkanmu menyakiti Marcell.”
“Jangan panggil dengan begitu mesra, sekarang, dia sama sekali tidak ada hubungannya denganmu, tapi aku, suami sah mu, dan ayah dari kedua anakmu, aku akan mengalihkan hak asuh mereka atas nama keluarga Ling.”
“Tidak bisa.” Dia menolak, anak adalah batasannya, keluar dari batas, apapun tidak biisa berjalan.
Michael Ling tidak membalasnya, hanya berkata : “Kamu istirahat dulu di ruang istirahat sebentar, kita pulang bersama.” Dia baru sadar waktu sudah hampir mendekati jam pulang kantor, ternyata, sudah sudah begitu malam.”
“Anak-anak di taman bermain masih di jaga oleh Marcell Bai, aku ingin menyusul dan membawa mereka pulang.”
“Agus bisa mengatasinyya, kamu pergi istrahat saja.” Jarinya sembarang menekan permukaan meja, saat itu juga, muncul sebuah ruang istirahat yang sangat besar dari balik tubuhnya.”
__ADS_1
Double bed yang sangat besar, didepan dinding ranjang terdapat TV LCD, dua bantal guling, satu set sprei bermotif bunga, sudah pasti pilihan seorang wanita ini tidak pernah dijumpai di apartmen nya, entah untuk siapa, tapi dia, sangat tidak ingin istirahat, ranjang itu mengingatkannya pada malam dimana dia dan dirinya larut bersama, membuat hatinya terasa sakit, tidak seharusnya terjadi, tapi semua sudah terjadi, “tidak usah, aku tidak capek, aku ke ruang asisten depan duduk sebentar sudah cukup.” Dia menginginkannya menunggunya untuk pulang bersama, takutnya, dia sekarang tidak mungkin lari lagi dari dunianya, karena, ini area kekuasaanya.
“Terserah kamu.” Tanpa mengangkat kepala, Michael Ling menaruh semua perhatiannya pada berkas di depannya.