DIREKTUR, AKU JUGA MENCINTAIMU

DIREKTUR, AKU JUGA MENCINTAIMU
Bab 115 Aku Akan segera kesana


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Maria keguguran?


Hello! Im an artic!


Saat mendengar kabar itu, Wendy langsung tercengang, sampai sampai dia tidak sempat melihat kertas di tangannya dan membawa anak anak untuk turun dari mobil, jika bukan karena anak anak, dia benar benar ingin pergi bersama dengan Mei untuk melihat keadaan Maria di rumah sakit, Wendy hanya turun dengan teburu buru, “Mei, jika ada apa apa hubungi aku.” Entah bagaimanapun juga, Wendy juga tidak ingin terjadi sesuatu dengan anak Maria.


“Baiklah, terimakasih.” Pintu mobil tertutup, mobil Mei langsung melaju dengan kencang di jalanan.


“Mami, apa ibu angkat sakit?” Lexa masih ingat dengan jelas ibu angkatnya saat di Volcano Island.


“Iya benar.”


Hello! Im an artic!


“Apa akan terjadi sesuatu dengannya?”


“Tidak akan, bayi dalam kandungannya akan melindunginya.” Tapi secara bersamaan, hati Wendy terasa tidak tenang, dia teringat akan Michael Ling yang meninggalkannya saat di sekolah anak anak dalam keadaan sangat marah.


Jika diingat ingat, saat dia kembali ke sekolah dan mencari anak anak, kebetulan juga dia sedang mengantar Maria ke rumah sakit, tapi…


Seketika dia mengerti alasan dibalik kemarahan Michael Ling, ternyata itu karena hal ini.


Teringat kembali perkataan dan sikap dingin yang ditunjukkan Michael Ling kepadanya, hal itu membuat Wendy merinding, jika terjadi sesuatu dengan Maria, maka…


Dia benar benar tidak sanggup memikirkan akibatnya.


“Mami, aku lapar.” Lexa menarik pakaian Wendy, “Ayo kita kembali.”


Wendy kembali tersadar dari bayang bayang dingin Michael Ling dalam benaknya, ternyata hari sudah mulai gelap, dia memutuskan menaiki taxi untuk kembali ke rumah, sepanjang jalan anak anak berada dalam pelukannya, Wendy yang terlihat sangat diam bahkan membuat anak anak tidak berani mengatakan apapun.


Ulang tahunnya, saat pagi dia masih begitu bahagia, tapi saat malam, segalanya berubah.


Di sampingnya sudah tidak ada sosok Michael Ling.


Setelah kembali ke rumah, setelah makan malam dia langsung menidurkan anak anak, malam ini tidak ada bedanya dengan malam malam biasanya, masih saja tidak ada kue ulang tahun untuknya, dia tidak kembali, dia sudah melupakan keberadaannya di dalam rumah ini.


Hanya karena terjadi sesuatu dengan Maria.


Rasanya tidak ingin tidur, rasa kantuk sedikit saja tidak Wendy rasakan, dalam benaknya sekarang sudah penuh dengan Maria.


Wendy meringkukkan tubuhnya di atas sofa, mendengar bunyi jam dinding yang sejak tadi masih terus berdetak, suasana malam ini sangat sunyi hingga membuatnya merasa sesak nafas.

__ADS_1


Dia menutup kedua matanya, tapi kesunyian dan keheningan terasa semakin pekat.


Entah sudah berlalu berapa lama, Wendy hanya merasa kedua kakinya yang kesemutan semakin terasa sakit.


Malam itu Wendy berbaring di sofa semalaman, menunggunya semalaman, tapi dia masih belum kembali.


Bahkan dia tidak menelpon sekalipun.


Ulang tahunnya hanya berlalu dalam malam yang sunyi, tanpa ada kesan ulang tahun yang dia rasakan.


Hari sudah terang, matahari mulai terbit, Wendy terbaring semalaman di atas sofa, dan malam yang berlalu juga merupakan malam yang sangat melelahkan baginya, semalam dia tidak tertidur sedikitpun, saat mendengar suara anak anak keluar dari ruangan, dia juga beranjak dan menuju ke ruang makan, dia sudah terbiasa mengantar anak anak pergi ke sekolah, apalagi disaat seperti ini, dia sangat khawatir akan terjadi sesuatu dengan anak anak, jika itu sampai terjadi, menyesalpun tidak akan ada gunanya.


Anak anak sudah memakan sarapannya, pergi ke sekolah dengan membawa tas di punggung mereka, Wendy juga sudah berganti pakaian santai, dan baru pergi mengantar mereka berdua, kemudian terdengar Bibi Zhang mengatakan, “nyonya, tuan sudah meminta pengawal untuk mengantar anak anak ke sekolah, jadi, nyonya tidak perlu mengantar mereka lagi.”


Pengawal?


Wendy tidak pernah mendengar Michael Ling mengatakan ini sebelumnya, “Bibi Zhang , aku juga tidak memiliki hal lain, aku akan mengantar mereka.”


“Ini, tidak perlu.” Bibi Zhang menghentikan perkataannya, setelah mendengar itu, wajah Wendy langsung memucat, ini mungkin sudah diatur oleh Michael Ling, dia tidak ingin Wendy mengantarkan anak anak ke sekolah.


Sudahlah, ada supir dan juga pengawal, Wendy juga menjadi sedikit tenang, dia mengantar anak anak, kemudian kembali ke kamarnya.


Benar benar sangat sunyi, entah malam hari atau siang hari, rumah ini benar benar sangat tenang.


Wendy pergi ke ruang baca, tapi saat dia membuka pintu, ruangan sudah terkunci.


Dia berbalik badan dan kembali ke ruangannya, Michael Ling, sebenarnya apa yang ingin dia lakukan?


Dia tidak ingin agar Wendy ikut campur masalah anak anak, bahkan dia tidak memperbolehkan Wendy pergi ke ruang baca, selain berdiam diri di dalam kamarnya, dia tidak memiliki sesuatu lagi untuk dilakukan.


Menonton televisi, iya, selain menonton televisi, dia tidak memiliki hal lainnya lagi.


Hanya saja Wendy tidak henti hentinya mengganti saluran televisi dengan remote di tangannya, dia mengira akan melihat berita mengenai Michael Ling dan Maria, tapi ternyata dia tidak menemukannya.


Telepon miliknya selalu berada di sampingnya, takut takut jika berdering, maka Wendy langsung bisa mengangkatnya.


Tapi Mei ataupun Michael Ling, tidak ada yang menelponnya.


Apa kandungan Maria baik baik saja?


Semakin tidak tau malah membuatnya semakin ingin mengetahuinya.


Gelisah, cemas, Wendy tidak pernah setidakberdaya ini sebelumnya.

__ADS_1


Hari seperti ini berlangsung selama 3 hari.


Rasanya rumah ini terasingkan dari riuhnya dunia, hanya saat pagi dan malam, baru anak anak membuat Wendy sedikit kesal.


Tapi anak anak tidak tau apapun.


Malam kembali datang, Wendy Zhong benar benar terbiasa dengan kesunyian seperti ini.


Wendy meringkuk di atas sofa, dalam pendengarannya, dia mendengar suara langkah kaki lirih, ternyata langkah itu sedang menuju ke kamarnya, dan orang itu jelas sekali seperti menahan langkah kakinya, agar tidak membangunkan orang di dalam yang sedang tertidur.


Tapi saat ini Wendy berada di dalam kamar, dan tidak dalam keadaan tertidur.


Karena saat dia membuka pintu menimbulkan suara lirih, dan seketika membuat Wendy membeku, saat tubuhnya akan bergerak, rasa kesemutan membuatnya kesakitan, saat lampu kamar menyala, dia mungkin melihat sosok Wendy, langkah kakinya terhenti beberapa detik, dan kemudian mengabaikannya begitu saja dengan melangkahkan kakinya menuju ke depan lemari pakaian.


Perlahan Wendy membuka kedua matanya, terlihat punggung Michael Ling di depan matanya.


Dia sudah membuka lemari pakaian, dan mengambil beberapa pakaian dari dalam, melipatnya dan memasukkannya ke dalam tas, pakaian yang dia kenakan selama ini tidak pernah terlihat kusut sedikitpun, tapi pada saat ini, jika dia memasukkannya ke dalam tas, pasti akan kusut nantinya, tapi Michael Ling sama sekali tidak memperdulikan akan hal itu, setelah mengambil pakaian, dia berbalik badan dan bersiap untuk pergi, sama sekali tidak menganggap keberadaan Wendy.


Pandangan Wendy mulai bergerak mengikuti langkah kaki Michael Ling, saat melihatnya akan pergi lagi, Wendy bertanya pelan, “Michael, bagaimana keadaan Maria?”


Michael Ling menghentikan langkah kakinya, tubuhnya sudah penuh dengan aura dingin yang sangat mengintimidasi, bahkan membuat Wendy sampai merinding dibuatnya.


Dia tidak membalikkan tubuhnya, bahkan matanya menatap Wendy dengan pandangan merendahkan, “Wendy Zhong, apa kamu pikir kamu pantas untuk mengetahuinya?”


Wendy kesal, dia tidak kembali dalam beberapa hari, dan saat kembali malah berkata seperti itu, “kenapa aku tidak pantas untuk mengetahuinya?”


“Hahah, jika bukan karena kebohonganmu, Maria juga tidak akan memiliki tanda tanda akan keguguran.” Dia mengatakannya dengan sangat dingin, suara itu menggema di dalam ruangan yang selalu sunyi dalam beberapa hari ini, membuat orang di dalamnya menjadi sesak nafas.


“Michael, Mei sudah memberikan secarik kertas itu kepadaku, tapi bukan aku yang menuliskannya, sungguh, aku tau jika orang itu menuliskan tulisanku dan memberikannya kepada Mei, tapi aku benar benar tidak memintanya untuk menjemput anak anak.” Waktu itu dia membawa kertas itu dan memeriksanya cukup lama, semakin melihatnya membuatnya semakin merasa aneh, tapi dia tidak tau siapa sebenarnya yang meniru tulisannya, selain Ferry , dia juga tidak pernah bekerja sebelumnya, jadi hanya murid dari Universitas T yang pernah melihat tulisan tangannya, jika tidak, maka orang lain tidak ada yang bisa mengetahuinya.


Wendy memiliki pemikiran jika itu Jacky Cia atau Rena Jin, tapi itu hanya dugaannya saja, Wendy tidak memiliki bukti apapun, dia memikirkan jika setelah Michael Ling kembali, dia akan memintanya untuk menyelidikinya, tapi ternyata dia malah berpikir jika Wendy sendiri lah yang menulisnya.


“Wendy Zhong, tidak usah berpura pura, kamu tidak suka jika aku memperlakukan Maria dengan sangat baik kan? Haha, ternyata kamu tidak ada bedanya dengan perempuan lain, hanya saja kamu memendam semua amarahmu dalam hatimu, kamu memainkan semuanya dengan sangat rapi di belakangku.”


Perkataan Michael Ling membuat Wendy tidak bisa membantahnya karena dia tidak memiliki bukti apapun, Wendy hanya menatapnya dalam dalam, untuk beberapa saat Wendy tidak mengatakan apapun, atau mungkin hanya dengan memiliki bukti Wendy baru bisa bersanding sejajar dan menimpali perkataan Michael Ling.


Mulutnya bahkan belum tertutup rapat, tapi Michael Ling sudah melangkahkan kakinya ke depan pintu, dan memunggungi Wendy begitu saja.


“Wendy Zhong, apa kamu pikir kamu pantas mengetahuinya?” Suaranya menggema di telinga Wendy, membuatnya merasakan rasa sakit di hatinya.


Ternyata harus menahan semuanya, dan mencari bukti jika semua itu bukan dia yang melakukannya, tapi tiba tiba dia merasa tidak tahan lagi, perubahan dan penderitaan selama tiga hari membuat Wendy menggila, jadi dia membiarkan Michael Ling untuk pergi, tapi detik selanjutnya dia langsung menyesal, dia berjalan menuju ke pintu, dan menghadang Michael Ling, “Michael Ling, entah itu perbuatanku atau bukan, setidaknya katakan kepadaku, bagaimana keadaan Maria?” Wendy masih ingin mengetahuinya, dia juga ingin agar Maria baik baik saja, meskipun dia bukanlah siapa siapa, tapi dia juga berharap agar Michael Ling dan Maria tidak memiliki hubungan apapun lagi, tapi dia sama sekali tidak menginginkan agar sesuatu terjadi kepada Maria.


Dia mengatakannya sambil beranjak menghadang jalan Michael Ling, agar dia tidak meninggalkannya saat ini juga.

__ADS_1


Tatapan mereka saling beradu, dalam beberapa hari ini dia tidak pernah menatapnya seperti ini, Michael Ling yang seperti ini benar benar sangat kusam, rambut di dagunya juga mulai tumbuh, dia yang seperti ini tidak terlihat seperti Michael Ling yang dulu adalah pecinta kebersihan, pakaian yang dia kenakan juga kusut, jelas sekali jika dia kembali untuk mengambil pakaian, dan bukan karena ingin bertemu dengan Wendy.


Kedua matanya menatapnya penuh kebencian, dan perkataan menyakitkan terdengar di telinga Wendy, “kandungannya masih ada, tapi bisa tidak terselamatkan sewaktu waktu, karena dia telat diantarkan ke rumah sakit, jadi dia harus merawat kandungannya dengan terus berbaring di atas ranjang rumah sakit, Wendy Zhong, semua ini harus berterimakasih kepadamu, pertanyaanmu itu kamu tanyakan hanya ingin membuat dirimu tenang kan, tapi aku tidak akan membuatmu tenang, tunggu saja, jika terjadi sesuatu dengan kandungan Maria, aku akan membuatmu membayarnya.”


__ADS_2