
Ke esokan harinya.......
Guru masuk kekelas dan mengumumkan "hari ini naufal pindah sekolah karena pekerjaan orang tuanya. Dan kemarin naufal bilang,tolong maafkan dia,jika naufal memililki salah. Terutama pada rindy, naufal sangat menyesal karena telah melukai mu saat itu. Dan yang lainnya juga,tolong maafkan naufal jika ia memiliki salah pada kalian."
Ekspreksi terkejut di perlihatkan rindy yang mendengar bahwa naufal pindah sekolah. "Guru.. memangnya kemana naufal pindah?." Tanya rindy sambil mengangkat tangan kanannya itu.
"Soal itu,saya juga tidak tahu. Tapi jika kalian bertemu dengan naufal saat ia ingin pergi. Saya harap kalian menyapanya dan ucapkan selamat tinggal untuknya."
Karena pekan olahraga akan dimulai sekitar 5 hari lagi, akhirnya sekolah itu mewajibkan semua peserta pekan olahraga itu menunda pelajarannya sementara dan berlatih untuk pekan olahraga antar sekolah nanti. Dan saat ini rendy sedang berlatih sepak bola untuk pekan olahraga itu. Semua murid perempuan yang melihat rendy beraksi dilapangan seketika menjadi histeris dan terkagum-kagum dengan aksi rendy sebagai kapten tim dilapangan.
"Wah....rendy terlihat keren ya saat beraksi dilapangan."
"Dan apalagi saat ia memakai ikat kepala merah seperti itu!!"
Rendy semakin risih dengan apa yang mereka teriakkan tentang dirinya. "Cih...mereka berisik sekali mereka seperti menganggap ku seperti hewan eksotis lainnya. Sungguh menjengkelkan!!" Dalam hati rendy sambil menembak bola yang ia giring bersamanya itu. "Kau keren sekali rendy!!!" Teriak para gadis yang menonton aksinya dilapangan.
Sementara itu diana sedang berlatih bermain basket untuk pekan olahraga itu.dan sepertinya sedang menggila dilapangan itu "LIHAT SAJA!!!AKU AKAN MENCETAK ANGKA LEBIH BANYAK!!!HAHAHAHA!!" Teriak diana sambil memantulkan bolanya menuju ring lawan. Melihat diana yang bermain sekuat tenaga membuat semua lawannya bubar ketakutan. Mereka berlari kesegala arah untuk menghindar dari serangan diana.
"D...diana kemari.. cepat bubar selamatkan diri kalian!!!"
"Bubar!!! Bubar!!!!!"
"HAHAHAHA!!! MINGGIR KALIAN SEMUA!!!!" Teriak diana sambil menembak bola ke arah ring. Bola yang diana lempar melaju kencang hingga menabrak kencang wajah pemain disana. Penonton disana merasa heran dan terkejut melihat aksi gila diana dilapangan.
"Dia sudah gila.."
"Jika diana tetap bermain di perlombaan apa tidak apa apa? Lalu bagaimana jika dia melakukan hal itu pada peserta dari sekolah lainnya?"
"Bisa-bisa kita langsung di diskualifikasikan.."
__ADS_1
Sementara itu ketika diana sedang menggila dilapangan, rindy juga sedang berlatih untuk pekan olahraga 5 hari kemudian. "Hei!! Rindy apa tanganmu sudah baik-baik saja?"
"Yah..terimakasih sudah bertanya. Tangan ku sudah tidak apa apa. Semua telah kembali normal"
"Kalau begitu semangat latihannya ya!!"
Mereka pun akhirnya berlatih baseball bersama. Sampai ditentukanlah tempat perlombaan masing masing cabang olahraga. Para guru dan ketua osis raka ikut memutuskan dalam rapat singkat mereka.
"Hari ini kita akan rapat mengenai pekan olahraga antar sekolah yang akan di adakan pada tanggal 10 oktober tahun 2019. Cabang olahraga yang akan di lombakan adalah, voli, basket, marathon, baseball, sepakbola,tennis dan lompat tinggi. Kendala yang dihadapi saat ini adalah jika semua mata lomba di laksanakan hanya di SMA 14 saja maka tidak cukup waktu untuk menyelesaikan semua mata lomba itu dalam satu hari bahkan satu babak pun tidak bisa diselesaikan dalam satu hari. Apa saudara memiliki saran untuk mengatasi hal ini?"
Seorang guru mengajukan sarannya agar lomba itu diadakan disekolahnya saja. "Sebaiknya lomba diadakan saja disekolah saya saja. Sekolah saya cukup luas untuk menyelesaikan semua mata lomba itu dalam sehari. Saya akan sangat setuju jika lomba itu diadakan disekolah saya saja." Perkataan dan nada bicara guru itu begitu tampak menyombongkan sekolah miliknya. Namun raka si ketua osis tidak tinggal diam dan membantah semua perkataan guru itu.
"Menurutku, tidak ada sekolah yang akan mencangkup semua mata lomba itu. Bahkan sampai 7 mata lomba itu. Dan menurutku ada beberapa mata lomba yang diadakan disekolah yang lain selain SMA 14. Memang SMA 14 sebagai tuan tuan rumah dalam perlombaan ini. Tapi harus ada campur tangan dari sekolah lain untuk berpartisipasi dalam perlombaan olahraga ini."
"Kenapa ada anak kecil dalam rapat kali ini? Bisa-bisanya dia membantah perkataan ku tadi." Guru dari sekolah lain itu tiba-tiba menjadi tinggi hati ketika ia bertemu dengan raka yang ikut dalam rapat itu menggantikan guru yang lain.
"Aku, mohon maaf para dewan guru yang ada disini. Aku lupa memperkenalkan diriku sampai-sampai para dewan guru disini mengira kalau aku masih kecil. Perkenalkan namaku raka aditya kelas 11 bahasa 1. Aku adalah ketua osis di SMA14 ini. Jadi mohon bantuannya dari para dewan guru disini."
"Jadi kami disini dipimpin oleh seorang anak kecil yang baru duduk dikelas 2 SMA? Mengecewakan."
"Disini saya sedang berusaha tenang jadi,para dewan guru disini mohon untuk kerja samanya"
Perwakilan guru dari SMA 14 akhirnya datang dan bersama dengan raka mewakili sekolahnya
"Maaf atas keterlambatannya. Namaku indra yodira, guru matematika kelas 10. Aku dan raka yang akan mewakili sekolah kami."
"Akhirnya guru sungguhan datang juga. Kami sudah resah di atur oleh bocah ini." Kata guru dengan kesal berkata pada guru indra yang baru saja datang.
"Maaf ya. Atas keterlambatan saya"
__ADS_1
"Ya. Baiklah kita mulai saja rapatnya."
Guru indra menoleh kearah raka dan tersenyum lembut padanya. "Maaf ya raka. Kami jadi merepotkan mu."
"Tidak apa apa guru. Senang bisa membantu demi sekolah ini.
__ADS_1