Diriku Ternyata Kembar

Diriku Ternyata Kembar
Bab 7: Orang orang yang membenci


__ADS_3

Sepulang sekolah........


Saat Rendy melewati sebuah lapangan, ia melihat sepasang anak kecil yang bermain bola tangkap disana. ketika bola kecil itu jatuh di depan Rendy, ia berniat untuk mengambilkan bola itu tetapi mereka malah ketakutan melihat Rendy. Rendy heran melihat anak kecil itu yang ketakutan melihatnya, dan ternyata ada sekelompok lelaki berada dibelakang Rendy saat itu.


  "Itu dia!!! Orang yang telah memukulku tadi!!" Teriak salah satu orang yang ada didepan sekelompok lelaki tadi. Rendy sempat menoleh kebelakang dan mengembalikan bola kecil tadi pada sepasang anak kecil tadi dan menyuruh mereka untuk pulang.


  "Wah ....wah... Kebetulan sekali ya. Apa kau sedang mencari ku,hanya untuk membalas perbuatan yang kulakukan tadi?" tanya Rendy


. "Ayo kita serang langsung saja dia!!" Sekelompok orang itu langsung memukuli Rendy tanpa ampun, tetapi semua pukulan itu berhasil dihindari oleh Rendy dan Rendy pun akhirnya membalas dengan menendang perut salah satu dari mereka lalu melumpuhkannya. Tak sampai disitu, masih ada orang yang mampu menyerang Rendy sekali lagi dengan memukul tepat diwajah Rendy dan mengenainya, lalu ada satu orang lagi dibelakang malah memukul Rendy dengan sebuah balok kayu yang membuat Rendy terjatuh. Rendy menarik kaki salah satu dari mereka dan melempar orang itu kearah mereka. Adu pukul itu terus berlanjut hingga Rendy berhasil mengalahkan mereka.


  "Keterlaluan dia. Ayo kita pergi!!" Tanpa sepatah kata apapun mereka pergi begitu saja. terlihat di wajah Rendy rasa puas mengalahkan mereka dan melukai mereka semua


  "Sekarang aku puas, tak ada lagi yang mengganjal dipikiranku"


Rendy pun berjalan pulang dengan kaki yang goyah saat berjalan karena luka. dengan tubuh yang penuh memar. Sesampainya dirumah nya, Rindy yang sedang memasak makanan itu terkejut melihat Rendy pulang dengan luka diseluruh tubuhnya itu.


  "K... kenapa kau dipenuhi luka memar seperti ini? Apa kau tadi berkelahi dengan orang lagi!?" Wajah rindy terlihat khawatir melihat Rendy yang penuh luka itu.

__ADS_1


  "Aku baik baik saja. Tidak perlu khawatir tentang ku!!"


  "Jika tidak diobati ini bisa terjadi infeksi. Sini biar aku yang mengobatinya."


  "Ah .....tidak perlu! Kau tak perlu melakukannya."


  "Rendy!! Apa Kau masih marah? Kalau begitu aku minta maaf ya."


  "Apa kau baru menyadarinya!!? Apa kau lupa ....yang memiliki wajah seperti mu bukan hanya kau saja!! Kau bilang kalau kau itu mengerti, tetapi... Kau sama sekali tak mengerti perasaan saudaramu ini!! Jika kau terlalu lemah dan mudah dimanfaatkan oleh orang lain, mereka akan mengira kalau itu adalah aku yang mereka manfaatkan dan bukan kau!!" Rendy tiba tiba membentak Rindy yang duduk didepan nya itu dan mendengar hal itu tiba-tiba Rindy menangis, dan mulai mengakui kesalahannya.


  "Maaf Rendy.... Aku memang tidak mengerti tentang dirimu jadi aku minta maaf. Kau benar saat itu kau bilang kalau aku tak layak menjadi saudaramu, bahkan tak pantas. Karena itu aku minta maaf, aku juga sebenarnya ingin membuat mereka tahu kalau Rendy sebenarnya memiliki hati yang baik dan lembut, tapi aku malah membuat Rendy kecewa. Maaf ..............maaf.........."


  "Ini! Kau bilang nanti akan terjadi infeksi, cepat obati lukaku yang terluka ini!!!" Setelah itu Rindy hanya terdiam dan mengobati luka Rendy itu


Keesokan harinya.........


"hei, Rendy!! Temanku ada yang ingin berkenalan dengan mu!."

__ADS_1


"Memangnya ada yang mau berkenalan denganku, rindy?"


"Iya! Dia anak dari kelas bahasa. Dia bilang dia ingin bertemu dengan mu, di kelas sastra Inggris yang ada dilantai dua"


"firasatku buruk"


Kemudian .........


Di kelas atas


"Rindy ....memangnya seperti apa orang itu?" tanya Rendy


"Eum ...... ada yang bilang kalau dia sangat pandai dalam bidang olahraga. Saat SMP dia bahkan bisa memenangkan kompetisi pertandingan bola basket antar provinsi saat itu "


"Oh ....jadi begitu." Dalam pikiran Rendy perempuan itu sungguh berbakat dan sangat pintar. Tiba-tiba seorang perempuan kelas 10 sedang mantulkan bola basket di lorong-lorong kelas atas tempat Rindy dan Rendy menunggu disana. Semua terkejut melihat kelakuan perempuan itu dan menghindar dipinggir gedung.lalu ketika sampai diujung lorong kelas perempuan itu melempar bolanya dengan keras hingga memantul dari tembok gedung sekolah itu. Untung saja tak ada yang mengenai bola yang mengerikan itu.


  "Apa apaan tuh cewek!? Main bola basket di lorong kelas seperti ini!?"dalam hati Rendy.

__ADS_1


  "Diana!!!! Disini Diana!!!" Teriak rindy yang memanggil nama perempuan aneh itu sambil melambaikan tangannya


  "Jangan jangan orang itu!!??" Dalam hati Rendy yang terkejut melihatnya dan mendengarnya


__ADS_2