
Sepulang sekolah......
"Hari ini, aku pergi menjenguk Rendy lagi tidak ya? Tapi, PR ku banyak sekali hari ini" kata Diana sambil berjalan pulang sendiri melewati depan toko kue
Ponsel Diana tiba-tiba berdering dan setelah Diana membukanya ternyata Rendy yang menelfonnya. Diana pun penasaran apa yang Rendy pikirkan saat ini dan mencoba mengangkat teleponnya
"Iya, halo Rendy. Ada apa menelfon ku?"
"kamu sudah pulang dari sekolah?"
"I..iya memangnya kenapa?"
"Kamu, sedang berdiri didepan toko kue ya?"
"Kenapa kau bisa tahu? Aku curiga kau membututiku dari belakang"
"Tidak kok. Aku masih di rumah sakit"
"Oh, jadi begitu. Lalu kenapa kau menelfonku?"
"Bisakah kau membawakan ku kue brownies coklat yang ada di toko itu? Aku sangat ingin mencobanya saat ini"
"Kue brownies?"
"Ya, kudengar kue disana enak. Jadi apa kau bisa membawakannya untuk ku?"
Diana akhirnya mampir sebentar ke toko kue itu dan membelikan kue brownies yang Rendy pesan lalu membawakannya kerumah sakit
"Masuklah Diana, tidak ada siapa-siapa disini"
"Rindy tidak kemari?"
"Aku menyuruhnya untuk pulang dan beristirahat dirumah"
__ADS_1
"Kau sengaja ya menyuruhku untuk datang kemari!?"
"Tidak tuh.... Jika kau memang tidak mau datang yasudah..tidak apa-apa kok"
*Rese!!*
Diana membuka kantung plastik yang berisi kue brownies pesanan Rendy dan memakannya hingga habis dalam sekali suap
"Eh.....?? Kue ku.....?? KENAPA KAU MEMAKANNYA!!!?"
"AHHHH AKU TIDAK PEDULI, BILANG SAJA PADA RINDY UNTUK MEMBAWAKAN KUE YANG SAMA UNTUK MU!!"
"TAPI AKU SUDAH TERLANJUR MEMESAN KUE NYA PADAMU!!!"
"AHHH BERISIK!!!"
Diana pun keluar dari kamar Rendy, dan saat di loby Diana malah diceramahi oleh perawat yang mendengar teriakan mereka dikamar Rendy. Rendy yang mendengar Diana sedang diceramahi oleh perawat, hanya bisa tertawa dikamarnya
Akhirnya Diana pulang lebih telat dari biasanya dan juga lebih malam setelah diceramahi oleh perawat itu
"Ah.... Menyebalkan sekali aku diceramahi kayak gitu. Sudah malam PR ku banyak sekali hari ini. Sepertinya aku akan begadang malam ini"
Ponsel Diana kembali berdering dan ternyata Rendy kembali menelfonnya.
*Mau dia apa sih!!*
"Iya, halo ada apa lagi Rendy menelfon ku?"
"Kamu sepertinya kesal sekali? Memangnya ada apa denganmu?"
*Dasar enggak peka?!!*
"Maaf ya, tadi aku merepotkan mu, padahal aku hanya ingin mengisi waktu luang ku dengan mu saja. Tapi sepertinya kau sedang banyak PR ya?"
__ADS_1
"E...eh? Tidak kok, selagi aku masih dalam perjalanan pulang, apa yang ingin aku bawakan untuk mu besok?"
"Besok ya ....."
"Iya, besok kau ingin aku bawakan apa?"
"Aku ingin kue brownies coklat yang kau bawakan tadi"
"Eh ..? Bukankah sudah aku bawakan tadi?"
"JANGAN MEMBUAT KU KESAL!! KUE ITU SUDAH KAMU MAKAN SENDIRIAN TADI!!!" teriak Rendy dari telepon
"Iya, iya besok aku bawakan yang lebih enak. Kue brownies yang ku bawakan tadi rasanya agak pahit, jadi aku makan saja"
"Lalu kenapa harus makan dihadapan ku?"
"Ah.... soal itu aku minta maaf. Tenang saja besok aku akan bawakan kue brownies coklat yang lebih enak dari sebelumnya"
"Kalau begitu terimakasih ya. Aku senang sekali bisa bertemu dengan mu hari ini."
"Tumben sekali kau bicara romantis kayak gitu ......"
"APANYA YANG ROMANTIS!! JUSTRU AKU SEDANG BERTERIMAKASIH PADAMU TAHU!!!!!!" teriak Rendy dari telepon
"Iya-iya enggak usah ngegas gitu!!"
"Yasudah lah kali begitu, akan aku tutup teleponnya."
"Ya, tidak apa-apa"
"Terimakasih telah mengisi waktu luang ku hari ini. Waktu ku jadi tidak terbuang sia-sia" sambil menutup teleponnya
*Apa maksudnya barusan?*
__ADS_1