Diriku Ternyata Kembar

Diriku Ternyata Kembar
Bab 56: Pertemuan


__ADS_3

Malam harinya, Rendy tiba-tiba terbangun dari tidurnya dan melihat rindy yang tidur di kasurnya seperti menunggu Rendy untuk bangun


"Apa yang terjadi tadi? Apa aku pingsan lagi? Dan juga untuk apa rindy ada di sini? Menunggu ku untuk bangun?" Tanya Rendy sambil menyelimuti rindy yang tertidur itu


"Kira-kira sekarang baru jam berapa ya? Seperti sudah malam sekali"


Rendy pun berjalan ke ruang tengah, untuk mencari ponselnya yang ia letakkan di atas meja tadi.


"Tadi, Diana menelfon ku tidak ya? Aku penasaran"


Dan setelah Rendy membuka ponselnya, ternyata Diana memang menghubunginya tadi dan mengirim SMS pada Rendy


"Tadi, ternyata Diana memang menghubungi ku tadi. Lalu kenapa akhirnya dia mengirim SMS ya? Apa ini sangat penting?"


Rendy pun membuka SMS dari Diana.


Yang bertuliskan;


'rendy! Maukah kau menghantarkan ku ke toko buku? Ada buku yang ingin sangat aku beli. Besok aku akan datang kerumah mu ya!!'


"Huh... Ternyata memang tidak sepenting itu ya. Tapi rasanya besok aku tidak ingin kemana-mana. Apa aku tolak saja ya?" Kata Rendy sambil menutup ponselnya


 


 


  Keesokan harinya, di stasiun kereta


 

__ADS_1


 


  "Nah, kalau begitu bibi pergi dulu ya. Bibi ingin mencari nafkah dulu. Kalian saling menjaga ya dirumah" kata bibi sambil menaruh tas kopernya di dalam kereta.


"Iya, kalau begitu bibi hati-hati dijalan ya." Kata Rindy


"Iya, tenang saja bibi akan berhati-hati. Oh, iya Rendy! Kau jangan lupa untuk meminum obat mu ya"


"Iya bibi"


"Dan kalian berdua jangan lupa, sekolah yang benar ya" kata bibi


 


 


Dan tak lama kemudian kereta yang bibi naiki, akhirnya jalan menuju stasiun berikutnya. Dan setelah kereta jalan, tiba-tiba saja Karina keluar dari kereta yang bibi naiki barusan.


"Lho? Kenapa Karina ada disini?" Tanya rindy dengan heran melihatnya


"Eh? Memangnya aku belum cerita, kalau kemarin aku mengunjungi kakakku sepulang sekolah?"


"Memangnya untuk apa kau mengunjungi kakakmu disana?" Tanya Rendy


"Yah, aku juga tidak tahu. Kakakku sendiri yang menyuruhku untuk mengunjunginya. Mungkin saja dia kangen, hehe"


"Memangnya seperti itu ya?"


 

__ADS_1


 


Mereka pun akhirnya berjalan saling berbincang bersama di sepanjang jalan pulang kerumah. Dan didepan sebuah toko buku, Rendy melihat Diana yang seperti sedang menunggu seseorang disana.


"Eh? Diana, kenapa kau disini?" Tanya rindy


"Wah, ternyata Rendy sudah datang ya. Aku sudah menunggu mu sejak tadi" kata Diana sambil memegang tangan Rendy


"Eh? Rendy mau dibawa kemana?" Tanya rindy dengan heran


"Sebentar saja! Aku pinjam Rendy dulu ya!!" Kata Diana sambil menarik Rendy masuk kedalam toko buku yang sudah ada didepan itu.


"E....eh Diana tunggu!!" Kata Rindy yang mencoba memberhentikan diana


Karina yang melihat tingkah rindy yang tak biasa, seakan-akan ia sangat mengkhawatirkan Rendy


"Hei, rindy? Rasanya ada yang berubah darimu?"


"Memangnya, apa yang membuatmu berfikir aku ini berubah?"


"Hari ini, kau sangat mengkhawatirkan Rendy ya, padahal biasanya Rendy yang mengkhawatirkan mu. Sebenarnya apa yang terjadi?"


"Ah, memangnya sampai segitunya ya?"


"Apa rindy mau terbuka padaku, untuk memberi tahu apa yang terjadi pada Rendy sekarang? Lalu apa yang membuatmu begitu khawatir pada Rendy?"


"Memangnya, apa aku salah..... Jika telah mengkhawatirkan saudaraku sendiri? Tidak boleh ya?"


"B....bukan begitu, a..aku hanya penasaran... Apa saat ini Rendy sedang sakit?"

__ADS_1


Pertanyaan itu membuat rindy terkejut dan tidak menjawab apapun. Dan Rendy juga sudah bilang padanya untuk tidak memberi tahu hal ini pada yang lain. Tapi, rindy mencoba berfikir dua kali


*jika tidak diberi tahu pada yang lain\,mungkin saja semua akan salah paham tentang Rendy. Dan tidak akan mengerti apa yang Rendy alami saat ini. Apa mungkin aku beri tahu ini pada Karina dan yang lainnya ya? Dan terutama pada Diana. Aku harap\, Diana bisa mengerti. Dan mungkin jika aku memberi tahukan hal ini\, aku tidak akan bilang kalau mereka harus memikirkan hal ini. Aku hanya ingin mereka bersikap biasa saja tetapi lebih memperhatikan Rendy saat ini*


__ADS_2