
Hari semakin sore, dan semua murid di SMA 14 sudah pulang kerumahnya masing-masing. Rendy dan Rindy yang menjenguk Diana, bersiap untuk pulang kerumahnya.
"Yah, kalau begitu diana. aku dan Rendy pulang dulu ya, besok kita bertemu lagi" kata Rindy
"Ya, kalau begitu sampai ketemu lagi" kata Diana sambil melambaikan tangannya pada mereka
"Eh, tunggu Rendy!!" Tiba-tiba Diana memanggil Rendy yang sudah ada didepan pintu itu.
"Ada apa?"
"Bisakah kau kemari. Sebentar saja"
Rendy pun akhirnya berjalan menghampiri Diana yang masih duduk di kasur rumah sakit
"Kenapa kau memanggilku?"
"Boleh aku lihat lengan mu, sebentar saja?"
"Untuk apa?"
"Lakukan saja"
Rendy memperlihatkan lengannya pada Diana. Sementara itu Diana mengambil sebuah pena yang ada dimeja samping kasurnya itu, dan menuliskan 'aku mencintaimu' dalam bahasa Inggris di lengan Rendy
"Apa yang kau tuliskan?"
"Aku harap, kau tidak hanya mengetahui artinya secara bahasa tapi ..... Juga mengerti dalam arti yang sebenarnya. Aku akan terus menunggu jawaban darimu Rendy"
Rendy hanya terdiam dan menatap Diana dengan perasaan yang bingung melihat tingkah Diana yang seperti benar-benar menyukainya.
Sementara itu, karena semua temannya pergi kerumah sakit untuk menjenguk Diana. Karina berjalan sendiri menuju rumahnya. Didepan terlihat ketua OSIS senior Raka yang juga sedang berjalan sendiri didepannya
"Senior Raka!" Karina memanggil senior Raka dan langsung menghampirinya
"Heh? Bukankah kau temannya rindy? Kenapa kau pulang sendiri?"
"Rendy dan Rindy tadi bilang, sedang ada dirumah sakit untuk menjenguk Diana"
__ADS_1
"Memangnya ada apa dengan Diana?"
"Kalau itu aku juga kurang tahu. Rindy hanya bilang seperti itu"
"Lalu, kenapa kau mau berjalan denganku? Apa rindy tidak cemburu?"
"E....eh apa maksud senior?
"Jujur saja! Kau menyukai rindy kan?
"E .....eh? A...aku t....tidak mengerti. Tolong senior perjelas lagi"
"ng......? Sudahlah jika tidak mengerti apa yang aku katakan tadi. Aku rasa kau tak berfikiran sampai kesana"
Setelah itu Karina hanya diam saja dan mengalihkan pandangannya.
*Memangnya wajahku menunjukkan\, kalau aku menyukai rindy? Lalu kenapa senior Raka bisa merasakan hal yang sama?* Dalam hati Karina
"Lho? Kenapa kau malah diam saja Karina?" Tanya senior Raka
"T...tidak! Bukan apa-apa"
"Iya ih! Aku tidak apa-apa!" Wajah Karina terlihat merah menatap senior Raka di depannya
Sementara itu, diperjalanan pulang kerumah mereka. Rendy kembali bertemu dengan Lita disebuah persimpangan jalan
"Kenapa kau berhenti rendy?"
"Tidak. Tidak apa-apa. Terus saja berjalan rindy!"
Rendy dan Rindy berjalan kembali tanpa melihat kearah Lita. Sadar jika ia tidak diperhatikan Lita langsung memegang tangan Rendy yang sedang berjalan didepannya itu.
"Hei Rendy! Kau mengabaikan ku ya? Aku tahu dari sudut pandang mu yang tak mau melihat ku" kata Lita sambil memegang tangan Rendy
__ADS_1
"Ada apa Rendy? Siapa dia?" Tanya rindy dengan heran
"Rindy! Kau duluan saja"
"Kalau begitu baiklah aku duluan Rendy"
Rindy pun berjalan duluan meninggalkan Rendy dengan Lita disana
"Kau seperti menghindar dari ku. Memangnya ada apa dengan mu? Bisakah kau menatapku untuk beberapa detik saja?"
Rendy hanya diam saja dan pandangannya semakin teralihkan kearah berlawanan
"Kenapa hanya diam saja Rendy? Lihatlah dan tataplah mataku! Rendy!!" Kata Lita dengan wajah serius menatap Rendy
"Memangnya kenapa jika aku menatap mu? Apa akan ada yang berubah disini?"
"Hah? Apa?"
"Hari ini hariku begitu suram dan tak banyak bicara. Memangnya dengan melihat mu, apa bisa mengubah ku yang seperti itu?"
"Aku tidak percaya, Rendy berubah drastis disaat berpisah dengan semua orang sejak SMP. Padahal, a....aku menyukaimu Rendy!"
"Tak ada yang berubah sama sekali dariku. Aku tetaplah diriku dan bukan orang lain. Dan jika kau menyukaiku, maaf aku sudah menyukai orang lain"
"Siapa itu!?"
"Tak usah di umumkan. Lagipula aku belum menyatakannya dan juga cukup aku saja yang tahu siapa orang, yang akan aku nyatakan sebagai milikku"
"R...Rendy?"
"Sudah ya. Rindy sudah menunggu ku. Aku permisi"
Rendy pun pergi meninggalkan Lita disana. Namun hal aneh yang Lita pikirkan saat ini yang kenyataannya bahwa tertulis dilengan Rendy 'aku mencintai mu' dalam bahasa Inggris
__ADS_1
"Siapa yang menuliskan itu dilengan rendy?" Tanya lita yang melihat Rendy mulai menjauh darinya