Diriku Ternyata Kembar

Diriku Ternyata Kembar
Bab 45: Kecelakaan dirumah


__ADS_3

Di hari berikutnya, ketika Diana sedang bersiap-siap kesekolahnya. Ia sangat terburu-buru hingga tidak melihat langkah kakinya dengan baik. "Sepertinya aku akan terlambat! Aku harus cepat sekarang"


Dan ketika Diana menuruni tangga dirumahnya, tiba-tiba kakinya tak bisa bergerak dan diana pun akhirnya terjatuh dari anak tangga ke-3 di tangga rumahnya. "Aduh..kenapa jadi seperti ini? Sakit sekali"


Diana sambil memegang dahinya,dan ia terkejut melihat darah yang ada di tangannya itu. Ternyata terdapat luka yang cukup besar di dahinya itu, akibat terjatuh dari tangga rumahnya. Diana akhirnya pingsan tak sadarkan di tempat ia terjatuh. Tidak ada siapa-siapa dirumahnya, sedangkan orang tuanya sedang bekerja.


Sebuah bola tak sengaja terlempar ke dalam rumah Diana, dan dengan seorang anak kecil yang juga masuk ke dalam rumah diana. Begitu melihat diana yang pingsan dengan luka di kepalanya dan darah yang ada di sekelilingnya, anak itu langsung memanggil ibunya untuk melihat keadaan Diana saat ini.


  Sementara itu di sekolah,semua terlihat biasa-biasa saja. Rendy mulai mencari diana dikelasnya tapi tidak bertemu juga. Dan kebetulan Risa teman sebangku Diana, berjalan di sampingnya dan langsung menanyakannya padanya "Eh!! Risa!"


"Ng......? Ada apa Rendy? Apa yang kamu cari di kelas ku?"


"Apa hari ini Diana tidak masuk sekolah?"


"Yah....soal itu aku juga tidak tahu. Sejak pagi tadi, diana tidak berada di kursinya. Diana tidak masuk sekolah tanpa keterangan"


"Ah, jadi begitu ya. Kalau begitu terimakasih"


"Yah tidak apa-apa. Cobalah sepulang sekolah nanti kau pergi ke rumahnya"


   Rendy pun kembali berjalan ke kelasnya, dan ia melihat senior Fahrul yang sepertinya sedang tergesa-gesa seperti ada yang ia khawatirkan.

__ADS_1


"Kenapa senior Fahrul berlari tergesa-gesa seperti itu? Apa ada sesuatu yang terjadi?"


    Sementara itu pada jam pelajaran ke 5. ketika ada seorang guru yang mengajar dikelas Rindy dan sedang fokus dengan pelajaran yang di ajarkan, tiba-tiba Diana menelfonnya yang membuat ponsel rindy berdering dan akhirnya Hal itu dilihat oleh guru yang sedang mengajar


"Rindy!!" Kata guru dengan tegas


"I...iya guru"


"Sibuk ya!? Sampai-sampai ditelepon berkali-kali seperti itu!?"


"Maaf guru. Saya tidak akan mengulanginya lagi"


Dan akhirnya semua ponsel milik semua murid disana dikumpulkan di meja paling depan hingga pelajaran selesai. Rindy pun mulai merasa khawatir pada Diana karena terus menelfonnya tadi.


Setelah jam pelajaran itu selesai rindy langsung menelepon kembali. Tapi setelah teleponnya diangkat, bukan diana yang menjawabnya tetapi seorang ibu muda yang menjawab teleponnya


"Eh, m.....maaf apa aku bisa bicara dengan diana sekarang?"


"Apa ini dengan Rindy?"


"iya, ini dengan saya."

__ADS_1


"Saat ini Diana sedang ada dirumah sakit. Bisa kau kemari sekarang? Dia bilang dia ingin di jenguk oleh teman-temannya"


"A....apa? Kenapa diana bisa masuk kerumah sakit?"


"Ceritanya panjang! Yang terpenting kamu cepat kemari!!"


"I...iya aku akan datang. Bilang pada diana kalau aku akan menjenguknya"


  Rindy pun menutup teleponnya dan merapikan semua barang-barangnya. Dan sebelum itu Rindy, menyampaikan kabar buruk itu pada Rendy yang sedang ada dikelasnya saat itu


"Rendy!! Ini gawat!"


"Ada apa Rindy!? Apanya yang gawat?"


"Diana mengalami kecelakaan di rumahnya dan sekarang ia sedang ada dirumah sakit!"


Tiba-tiba wajah Rendy berubah menjadi suram dan khawatir mengetahui diana mengalami kecelakaan dirumahnya "Kenapa itu bisa terjadi?"


"Aku tidak tahu tapi, Diana memintamu untuk menjenguknya sekarang!"


"Ya, baiklah aku akan kesana!" Rendy pun merapikan semua barangnya dan pergi bersama Rindy kerumah sakit untuk menjenguk Diana di rumah sakit.

__ADS_1


__ADS_2