DOKTER CINTA CEO

DOKTER CINTA CEO
Bab 38


__ADS_3

Baskoro semakin gemetar tatkala Tristan perlahan maju,mendekat ke arahnya.


"Aku mohon Tristan, sudahi penderitaan ku,bunuh aku sekarang!,aku malu Tristan, aku malu pada kalian semua!,ayo bunuh aku!!" Baskoro menjerit histeris.


"Tenanglah Om,aku tidak akan menghakimi mu seperti yang lain,aku justru akan membantumu menghilangkan rasa penasaran di hati Om Baskoro." Ucap Tristan.


"Membantuku?" Alis Baskoro mengernyit.


"Ia,aku akan membantu menceritakan bagaimana kami bisa membongkar kebusukan Om Baskoro,selama ini.Agar bila Om Baskoro mati,hantu Om tidak gentayangan karena penasaran." Ucap Tristan.


"Sebenarnya tampa aku cerita Om pasti sudah tahu,Kan kalau aku mengetahui kejahatan Om,makanya Om mau menghabisi ku,tapi sayang supir truk yang Om sewa untuk menabrak ku,malah salah sasaran, justru menabrak Renata dan mengakibatkan dia meninggal." Tristan berkata seraya tatapan matanya jauh menerawang.


"Bahkan sampai hari ini,Om masih menginginkan agar aku mati,Kan?.Oleh sebab itu Om menyekap Reva menjadikannya umpan,agar aku keluar menemui Om.Tapi apa Om Baskoro tahu bahwa sebenarnya kamilah yang menjebak Om agar memainkan permainan ini." Mengalir lah cerita keterlibatan mereka semua dalam rencana tersebut.


*Flash back On*


Lima tahun lalu seorang pemuda mendatangi Tristan, di mansion miliknya.


Pada saat itu Tristan benar-benar masih terpuruk dan terluka akibat kehilangan sang kekasih tercinta lima tahun lalu.


Pemuda tersebut tak lain adalah Reno,ia sengaja datang ke mansion Tristan hanya untuk melakukan kerjasama.


"Selamat pagi tuan Tristan, maaf bila kehadiranku mengganggu ketenangan anda"


"Siapa kamu,dan ada perlu apa kamu kemari."


"Saya datang kemari untuk bersilaturahmi, sekaligus menawarkan kerja sama yang menarik dengan anda Tuan."


"Kerjasama apa?,aku tidak ada waktu untuk melayani hal yang tidak penting."


"Anda tenang saja Tuan, aku yakin tawaran ku ini tidak akan mengecewakan anda"


"Katakanlah,jika itu benar tidak mengecewakan aku!''


" Apa anda ingat Baskoro?"


"Kenapa kau sebut nama bajingan itu,aku tidak ingin mendengar apapun tentangnya!."


"Dengarkan dulu Tuan, penawaran ku kali ini tujuannya adalah balas dendam,aku ingin mengajak anda bekerjasama untuk membalaskan dendam kita pada Baskoro. Kita kumpulkan orang-orang yang memiliki dendam yang sama dengan kita,aku yakin korbannya bukan hanya aku atau pun anda Tuan."

__ADS_1


"Menarik juga,bagaimana rencana mu"


"Pertama tama aku akan mengumpulkan orang-orang yang memiliki dendam kepada Baskoro,baru Setelah itu kita cari bukti bukti kejahatannya,bagaimana Tuan?"


''Cukup menarik,tapi apa kau yakin kita bisa berhasil, mengingat betapa liciknya Baskoro."


"Saya yakin tuan,apa bila kita bersatu mengumpulkan bukti bukti tersebut maka akan mudah bagi kita untuk menjeratnya."


"Baiklah,aku tertarik,tapi tugasmu lah yang mengumpulkan orang-orang dan barang bukti tersebut,dan untuk biayanya aku yang akan menanggung berapa pun materi yang di perlukan nantinya."


Dan terjadilah kesepakatan diantara keduanya.


Untuk Reno sendiri sebenarnya dia sudah memiliki cukup bukti, bahkan pelaku yang di sewa oleh Baskoro untuk merusak rem mobil Bagas.Sekarang sudah berada di pihak Reno.


Sasaran Reno, selanjutnya adalah Fani,kekasih Bagas sekaligus ibu dari Renata. Reno akan menunjukkan semua bukti kejahatan Baskoro dan juga para saksi atas tindak kejahatan nya selama ini.


Reno tidak yakin bila Fani akan mempercayai nya,tapi Reno akan terus memperjuangkan keadilan untuk keluarganya yang selama ini tertindas oleh perlakuan jahat Baskoro.


Sudah beberapa hari ini Reno membuntuti kegiatan Fani.Dan hari ini adalah jadwal Fani untuk kontrol ke rumah sakit.


Semenjak kematian Renata. Fani sudah tidak pernah sehat,selalu saja sakit sakitan.


Hari ini Baskoro tidak bisa menemani Fani untuk pergi kontrol dia hanya di temani siska sang asisten dan juga supir.


Saat Fani dan siska sudah selesai kontrol mereka kemudian berjalan kearah mobil yang terparkir di halaman rumah sakit,entah dari mana datangnya seorang pria mendekat,lalu menjambret tas jinjing milik Fani.


"Reno yang melihat kejadian tersebut segera berlari mengejar jambret tersebut,setelah berlari cukup jauh akhirnya Reno berhasil mengambil kembali tas milik Fani,namun sayang pelakunya berhasil melarikan diri.


Reno kemudian kembali menemui Fani lalu menyerahkan tas kepada Fani.


"Ini tas anda Nyonya." Ucap Reno, seraya memberikan tas tersebut.


"Terima kasih atas bantuan anda Tuan" Ucap Fani lalu meraih tas yang di berikan Reno, kemudian membukanya dan mengambil beberapa lembar uang berwarna merah dan memberikannya kepada Reno.


"Tidak usah Nyonya saya ikhlas membantu anda" Tolak Reno dan akan berlalu dari sana, tapi Fani buru-buru menahannya meminta Reno untuk ikut makan siang bersama di cafe yang ada di depan rumah sakit tersebut.


"Baiklah kalau anda menolak,tapi saya harap anda mau menerima tawaran saya untuk ikut kami, kita makan siang bersama di Cafe depan,bagaimana apa anda bersedia?"


"Kalau Nyonya mau mentraktir, saya tidak menolak"

__ADS_1


"Kalau begitu ayo kita makan"


Sejak hari itu Reno, semakin dekat dengan Fani,sebab Fani mengangkatnya menjadi pengawal pribadi.Reno mengatakan ingin mencari pekerjaan apa saja yang penting halal,kebetulan Fani sedang membutuhkan pengawal pribadi sehingga dia bersedia menerima Reno untuk bekerja padanya.


Reno mengawal kemanapun Fani pergi,seperti hari ini Fani kembali Drop dan dokter menyarankan agar Fani rawat inap.Reno dan siska lah yang menunggui di rumah sakit.


Reno merasakan kejanggalan pada sakit yang di derita Fani, entah sudah berapa banyak obat yang dikonsumsi oleh Fani,tapi tidak juga membuat Fani sembuh melainkan bertambah parah.


Reno mencurigai adanya keterlibatan kerjasama antara Baskoro dan Dokter yang merawat Fani.


Diam diam Reno, mengambil sampel obat yang selama ini dikonsumsi oleh Fani, Reno meminta salah seorang temannya yang berpropesi sebagai Dokter untuk mengecek apa isi kandungan dalam obat tersebut, hasilnya sangat mengejutkann,ternyata obat yang selama ini Fani konsumsi adalah racun yang bekerja melemahkan daya tahan tubuh dan juga syaraf.


"Pantas saja nyonya Fani bukannya sehat malah bertambah parah,ternyata itu tujuan anda Tuan Baskoro.ingin membuatnya lumpuh perlahan." Gumam Baskoro.


Reno pun memberanikan diri untuk memberitahu hasil penelitian nya,namun Fani bukannya percaya malah menuduh Reno ingin menghancurkan rumah tangganya dan Baskoro dengan cara memfitnah Baskoro.


Karena sudah tidak tahan dengan segala tuduhan akhirnya Reno membongkar jati diri,dan juga tujuannya mendekati Fani,Reno juga akan menunjukkan bukti-bukti kejahatan yang dilakukan Baskoro selama ini.


"Nyonya saya harap anda tenang dulu,dengarkan penjelasan saya,kalau anda masih ragu atas semua cerita yang akan saya ungkap nanti,maka saya tidak akan memaksa anda untuk percaya pada saya,tapi ketahuilah ini semua saya lakukan demi kebaikan kita semua"


"Baiklah aku akan mendengarkan ceritamu,tapi bila kamu berbohong maka detik ini juga kamu harus angkat kaki dari rumah ini."


"Iya Nyonya" Reno pun menceritakan semuanya.


"Saya adalah anak dari Rani,apa anda ingat siapa Rani?" Fani sepertinya bersikeras mengingat nama yang sepertinya tidak asing baginya."Siapa?" Rani tidak bisa mengingatnya.


"Rani adalah adik dari Om Bagas,Nyonya ingat Bagas?" Seketika tubuh Fani bergetar saat mendengar nama Bagas disebut.


"Mas Bagas" Ucapnya lirih.


"Iya,Om Bagas adalah kekasih anda yang meninggal secara mengenaskan karena kecelakaan mobil yang di tumpangi nya" Suara isak Fani terdengar.


"Apa anda tau Nyonya bahwa kecelakaan Om Bagas sudah di rencanakan oleh seseorang.Dan orang yang menginginkan kematian Om Bagas adalah Suami anda sendiri!" Fani seperti tersambar petir, begitu terkejut dengan kabar yang dia dengar.


"Sebenarnya apa tujuanmu mengatakan ini semua padaku,kalau memang benar apa yang kamu katakan, tunjukkan padaku bukti-bukti dan juga saksinya."


"Baik Nyonya saya pasti akan menunjukkan bukti dan mendatangkan para saksi,tapi sebelum itu izinkan saya menceritakan semua rahasia Tuan Baskoro,yang selama ini tidak anda ketahui."


"Rahasia? rahasia apa?"

__ADS_1


"Begini Nyonya."


Bersambung...........


__ADS_2