DOKTER CINTA CEO

DOKTER CINTA CEO
Bab 49


__ADS_3

"Reva tunggu,jangan pergi aku mohon" Tristan bergegas mengejar Reva yang berlari,masuk kedalam mansion lalu naik ke lantai atas menuju kamar mereka.


Reva tidak mendengarkan panggilan Tristan, ia terus berlari menaiki tangga.Sesampainya di kamar Reva segera menutup dan mengunci pintu kamar.


"Tok tok tok ...Reva sayang, ayo buka dong?,kok malah kunci pintu,gak baik lho suami dibiarin diluar kamar,buka dong sayang." Tristan mengetuk pintu kamar,mencoba merayu Reva.


"Reva sayang,bukain pintunya,aku minta maaf,iya aku ngaku salah,aku memang jahat,tapi beneran aku sayaaaaang banget sama kamu,aku gak mau jauh dari kamu,bukain dong pintunya." Masih tidak ada jawaban.


Sementara Reva yang ada di dalam kamar justru tertawa senang karena bisa menghukum Tristan.


"Sayang,buka dong,nanti aku tidur dimana,masa aku tidur di luar,apa kata pelayan kalau mereka lihat aku tergeletak di sofa,pasti mereka bakal laporan sama ibu."


Tak lama pintu terbuka menampakkan wajah Reva yang kesal."Maafin aku yang,aku janji bakal berubah,aku gak akan nyakitin hati kamu lagi,maaf ya"


Tristan mengulurkan tangan berniat ingin meraih tubuh Reva kedalam dekapannya,namun tampa disangka bukannya Reva yang berhasil dia raih melainkan sebuah bantal dan selimut yang mendarat di wajahnya."Malam ini Kakak tidur diluar,itu sebagai hukuman karena Kakak gak jujur sama aku!" Jedor pintu kembali tertutup dan terkunci dari dalam.


"Dor dor dor Yang,buka jangan hukum aku seperti ini,aku mana bisa tidur tampa kamu,aku mohon bukain." Ucap Tristan, putus asa.


Bakalan tidur di sofa beneran malam ini,duh nasib apes banget malam ini,emang bener kata Roy,cewek kalau udah ngambek susah jinakinnya lagi,apa yang harus aku lakukan agar Reva mau memaafkan aku.


"Beneran nih Yang,nyuruh aku tidur diluar,emangnya kamu gak kangen sama wangi tubuhku,enggak mau dicium sama bibir lembut ini,atau gak Mau dipeluk Sama tangan kekar ini,nanti nyesel lho!" Ucap Tristan dengan kegigihannya merayu Reva.


"Tidur di luar,awas kalau bicara lagi aku tambah hukumannya sampai seminggu tidur diluar terus,Mau?" Ancam Reva dari balik pintu,tersenyum puas bisa mengerjai Tristan.


"Iya,deh malam ini aja tapi ya,besok malem gak lagi deh aku gak bakal kuat jauh dari kamu,Yang" Ucap Tristan melangkah meninggalkan pintu kamar yang masih tertutup rapat.


"Enggak apa-apa malam ini tidur diluar,asal besok malem udah bisa tidur sama ayang Reva lagi,jangan sampai Reva pergi dari rumah ini,kalau itu sampai terjadi bisa beneran gila aku" Gumam Tristan, mencoba iklhas menerima hukumannya, asal reva tetap disini baginya tidak masalah tidur diluar,Tristan yakin besok Reva pasti sudah memaafkannya.


Sedangkan Reva yang sedari tadi menahan untuk tidak tertawa,akhirnya meledaklah tawa yang sejak tadi ia tahan.


Reva mencoba mengintip dari celah pintu,memastikan bahwa Tristan sudah pergi dari sana.


"Maafkan aku,Kak. Aku harus memberikan Kak Tristan hukuman supaya kedepannya Kakak tidak lagi mengulang kesalahan yang dapat menghancurkan rumah tangga kita." Gumam Reva.

__ADS_1


Sementara Tristan memilih untuk pergi ke ruang kerjanya,melangkah gontai mendekati sofa yang ada di ruangan tersebut, lalu membaringkan tubuhnya di sana.


Tristan tidak dapat memejamkan mata, dia begitu gelisah sebab tidur tampa mendekap dan mencium wanginya tubuh Reva, hingga pagi menjelang baru Tristan bisa terlelap.


...****************...


Kita tinggalkan sejenak kisah Tristan dan Reva yang masih ngambek.Kita menuju kabar Reno dan juga Mira selepas penangkapan si Baskoro.


Setelah semua permasalahan mereka dengan Baskoro selesai.Burhan sudah kembali bekerja di kantor Tristan, menjabat sebagai menejer pemasaran,yang memang jabatannya sejak awal.


Untuk Reno sendiri,dia sudah diangkat sebagai sekretaris pribadi oleh Fani,yang memutuskan untuk menjalankan perusahaannya kembali.Fani sendiri selaku Presdir perusaahan milik ayahnya tersebut.


Sedangkan Mira, saat ini dia memilih untuk berada di rumah saja.Mencoba menata hati dan hidupnya kembali.


Seperti hari ini Mira hanya menghabiskan waktunya di kamar,menikmati kegiatan barunya yaitu membuat komik.Entah sejak kapan bakat terpendam tersebut muncul.Mungkin sejak dia mengurung diri dan menghabiskan waktunya hanya di kamar.


Hobi baru yang menghasilkan sebuah karya yang menarik.Pak Burhan tidak mempermasalahkan keputusan Mira untuk berhenti sementara dari kegiatan kuliahnya,menurut pak Burhan yang penting Mira bahagia buatnya tak masalah.


Dua orang sahabat yang selama ini setia mendampinginya selalu menyempatkan diri untuk menemui Mira di rumahnya.Mona dan Agnes tak pernah menuntut Mira untuk menceritakan permasalahan hidupnya pada mereka.


Setelah kelas mereka selesai,Mona dan Agnes bergegas pergi ke rumah Mira. Saat di perjalanan tak lupa keduanya singgah di sebuah mini market untuk membeli buah dan cemilan untuk mereka makan bersama Mira.


Setelah mendapatkan apa yang mereka perlukan,kembali keduanya melajukan mobil ke rumah Mira.


Sesampainya mereka,di rumah Mira keduanya bergegas turun dari mobil lalu masuk kedalam rumah,dan tujuan mereka pastinya adalah kamar Mira.


Pelayan yang menyambut kedatangan mereka segera meminta Mona dan Agnes masuk dan menemui Mira, sedangkan cemilan dan buah yang mereka bawa tadi diberikan kepada pelayan tersebut untuk dicuci buahnya, serta memindahkan cemilan kedalam wadah agar nyaman saat mereka makan nanti.


Tampa mengetuk pintu terlebih dulu keduanya langsung menerobos masuk.Mira yang tidak mengetahui kedatangan keduanya,dibuat terkejut karena tampa aba-aba Mona dan Agnes langsung memeluknya dari belakang.


Posisi Mira saat itu sedang duduk di meja tulisnya,sedang membuat naskah komik terbarunya.


"Kalian! Kenapa suka banget bikin aku sport jantung sih!" Ucap Mira seraya mengusap dadanya yang berdebar karena kaget.

__ADS_1


"Surprise!!,Kaget ya? maaf karena kesini gak bilang bilang, soalnya sengaja buat kejutan" Ucap Agnes.


"Kami kangen sama kamu,jujur aja sekarang kampus sepi sejak gak ada kamu" Tambah Mona.


"Memangnya aku ini pembuat keonaran makanya kampus sepi kalau gak ada aku?" Ucap Mira,ingin protes.


"Bukan pembuat keonaran,tapi pembuat hati para cowok gak tenang ha ha ha" Ucap Agnes lagi,sambil tertawa.


"Ngomong-ngomong gimana kabar kalian,sudah makan belum?"


"Untuk kabar kami,sudah pasti baik makanya bisa sampai kemari,juga kami sudah makan tadi di Kantin,yang belum itu ngajakin kamu pergi ke Mall,rasanya udah lama banget ya kita gak jalan bareng" Ucap Agnes.


"Iya bener banget,udah lama kita gak nonton,jalan jalan, shoping,dan nongkrong bareng lagi,kami kangen Mira, dengan semua kegiatan kita dulu. Apa kamu gak kangen sama kami?" Sambung Mona.


"Kangen sih,tapi jangan sekarang ya bestie, soalnya aku lagi sibuk banget,nanti ya kalau urusan aku udah kelar,pasti kita jalan bareng lagi,kita ajak juga Nona Muda kita" Ucap Mira.


"Memangnya Reva mau jalan bareng kita kayak dulu,secara sekarangkan dia sudah jadi istri Ceo sekaligus pemilik Kampus,aku rasa dia sudah tidak mau berteman dengan kita lagi" Ucap Mona,tiba tiba pesimis.


"Kenapa kamu pesimis begitu,bukankah kita sudah berteman sejak lama sama Reva, kenapa kamu melupakan sifat baiknya Reva?" Ucap Agnes mengingatkan.


"Iya,Agnes betul. Reva itu berhati malaikat dia tidak akan pernah menolak untuk berteman dengan siapa saja,walau sekarang sudah jadi Nona muda di keluarga Tuan Tristan.Tapi tidak membuatnya sombong,kalau saat ini dia tidak lagi nongkrong bareng kita, itu karena Tuan Tristan yang tidak memberinya izin untuk keluar rumah sembarangan" Ucap Mira menimpali.


Tok tok tok suara pintu kamar diketuk.


"Nona buah dan cemilan yang dibawa tadi sudah siap,mau di taruh dimana?" Ucap pelayan yang menyiapkan cemilan tadi.


"Bawa kesini aja Bik,biar kami makan di kamar aja" Mona membuka pintu lalu mengambil nampan yang dibawa pelayan tersebut.


Sudah ada buah,cemilan dan juga tiga gelas jus jeruk yang tersedia di dalam nampan.


Seharian ketiganya bercerita banyak hal,dari kegiatan mereka di kampus hingga yang lainnya.


Kesedihan Mira sedikit terobati dengan hadirnya dua sahabat yang begitu menyayanginya.

__ADS_1


Bersambung........


Sajen sajen,jangan lupa like dan juga vote mingguan serta hadiahnya biar author tambah semangat.Terima kasih buat kalian semua 🙏😘😘


__ADS_2