DOKTER CINTA CEO

DOKTER CINTA CEO
Bab 39


__ADS_3

"Rahasia?rahasia apa?"


"Begini Nyonya" Reno menjeda kalimatnya, menimbang bagaimana menyampaikan cerita ini,agar Fani jangan sampai drop lagi.


"Sebenarnya, kematian Tuan besar,maksud saya ayah anda Nyonya,bukan karena beliau sakit jantung, tapi karena tersumbatnya saluran pernapasan.Semua itu terjadi akibat ulah seseorang yang telah membekap wajah Tuan besar menggunakan bantal"


"Maksudmu apa Reno?"


"Saat di Rumah Sakit Tuan besar mengalami gagal dalam pernapasan, itu bukan karena sakit jantungnya kambuh,tapi seseorang dengan sengaja masuk ke dalam Kamar perawatan beliau,lalu mengambil bantal kemudian membekap wajah beliau hingga Tuan besar meregang nyawa,Anda ingin tahu siapa pelakunya Nyonya? tak lain adalah suami anda sendiri."


 Reno kemudian mengeluarkan laptop dan memasang flash disk. Reno memutar rekaman Cctv Rumah sakit, dimana ayah Fani di rawat.


Dalam vidio tersebut memperlihatkan bagaimana Baskoro berjalan mengendap,lalu masuk ke Ruang perawatan sang ayah,rekaman Cctv di Ruang rawat juga menunjukkan aksi kejahatan sang suami yang mengambil bantal lalu membekap wajah ayahnya,tak lama tubuh Tuan besar kejang setelah itu lemas tak berdaya."


Fani menutup mulutnya dengan kedua tangannya,rasanya dia tidak ingin mempercayai isi vidio itu,tapi rekaman Cctv tersebut memang nyata dan bukanlah editan.


Air mata luruh begitu saja tampa bisa di bendung.Rasa tak percaya tapi ini nyata,suami yang dia anggap malaikat penyelamat ternyata iblis berwujud manusia.


"Ada lagi rahasia yang akan membuat Anda terkejut Nyonya" Ucap Reno lagi.


"Katakan Reno, aku siap"


"Anda ingat nona Gina?"


"Iya,aku ingat.Dia sekretaris pribadi ayahku,tapi setelah kematian ayah,Gina menghilang entah kemana,kabar yang sempat ku dengar dia lari bersama seorang pria,tapi aku tidak tahu dimana dia sebenarnya."


"Sebenarnya Gina bukanlah seorang gadis tapi dia sudah memiliki keluarga dan juga anak"


"Dari mana kamu tahu?"


"Aku sudah berjumpa dengan Burhan,suami Gina, dan anaknya yang saat ini tengah duduk di bangku SMA,Burhan awalnya percaya bahwa Gina pergi dengan lelaki lain,tapi beberapa tahun belakangan dia sudah mengetahui cerita sebenarnya." Terlalu banyak kejutan yang Fani temui dari cerita Reno.


"Nona Gina adalah saksi kunci kematian Tuan besar,dia sempat memergoki Baskoro saat keluar dari Ruang perawatan ayah anda.Baskoro merasa terancam,dia membuat rencana untuk menyingkirkan Gina.Dari itulah dia menculik Gina,kemudian membunuhnya setelah itu jasadnya di buang ke dasar jurang."

__ADS_1


Lagi-lagi Fani dibuat tercengang dengan berita yang begitu mengejutkan.


Semua orang tahunya bahwa Gina masih gadis,sebab Tuan besar keberatan jika sekretaris pribadinya sudah memiliki keluarga,karena menjadi sekretaris pribadi tuan besar harus siap setiap waktu,jika beliau membutuhkan.Dari itulah Gina merahasiakan pernikahannya.


"Kenyataan apa lagi yang belum aku ketahui Reno?, rasanya aku sudah tidak sanggup untuk mendengar cerita mu lagi."


"Kuatkan hati anda Nyonya sebab masih ada beberapa fakta besar yang harus anda ketahui!"


"Apa lagi Reno, aku benar-benar tidak kuat lagi,aku hiks........" Fani menangis terisak,meremas dadanya yang terasa sesak,mengetahui kenyataan yang membuatnya terpukul.Wajah teduh Baskoro yang ternyata menyimpan banyak rahasia jahat.


"Tentang kecelakaan Nona Renata"


"Jangan bilang ini juga ulahnya Baskoro!"


"Benar Nyonya, sebenarnya bukan nona Renata target utamanya, melainkan Tristan."


"Tristan?"


"Itu tidak mungkin,kenapa Baskoro sejahat itu,yang aku tahu dia mencintai aku dan sangat menyayangi Renata,meski Renata bukan darah dagingnya tapi Baskoro menganggap Renata seperti anak kandungnya"


" Kekuasaan dan harta bisa membutakan seseorang Nyonya,mungkin dia mencintai anda tapi dia juga menginginkan berkuasa pada harta dan jabatan tinggi di perusahaan anda,mungkin karena alasan itu juga Baskoro sampai memberi anda racun"


"Maksudmu?"


"Apa anda tidak curiga kenapa sakit anda tidak kunjung sembuh meski sudah berobat kemana-mana?"


"Mungkin karena sistem imun di tubuhku rendah,dampak depresi yang aku alami sejak kematian Renata."


"Itu salah satu alasannya,tapi apakah anda tahu bahwa Faktor yang sebenarnya adalah pengaruh dari obat yang selama ini anda konsumsi, saya sudah melakukan penelitian tentang jenis obat dan bahan yang terkandung pada obat tersebut,hasilnya sangat mengejutkan Nyonya."


"Apa hasilnya?" Meskipun dadanya terasa sesak saat mengetahui fakta kejahatan sang suami, Fani masih berusaha kuat untuk mengungkap semuanya.


"Ini hasil penelitian yang dilakukan teman saya,dan beliau adalah Dokter di Rumah sakit tempat anda di rawat kemarin" Reno menyerahkan hasil Lab yang diberikan Dokter Cindy.

__ADS_1


Fani membaca hasil Lab tersebut dengan tangan gemetar,air mata kembali mengalir di wajah pucat Nya.


"Saya sudah memberi tahu anda Nyonya tentang kejahatan yang Tuan Baskoro lakukan.Sekarang terserah Anda Mau percaya atau tidak itu terserah anda,tapi saran saya berhati hatilah sebab tidak menutup kemungkinan bahwa anda adalah korban selanjutnya."


Fani nampak memikirkan ucapan Reno.


Ya Reno benar mungkin saja dirinya target berikutnya,bukankah sekarang Baskoro mulai melakukan aksinya,meski tak sampai membuatnya mati,tapi bukankah sekarang tubuhnya semakin melemah akibat obat beracun tersebut.


"Reno apa yang harus aku lakukan,tidak mungkin kita menangkapnya sekarang, Kan? kamu tahu sendiri bagaimana liciknya Baskoro!"


"Anda benar Nyonya, kita tidak boleh gegabah dalam bertindak,menurut saya sebaiknya anda berpura-pura tidak tahu tentang semua perbuatan jahat yang dia lakukan.Sementara itu kita kumpulkan semua bukti-bukti dan juga saksi baru setelah itu kita jalankan rencana selanjutnya Nyonya"


"Rencana?"


"Kita harus menyusun rencana secara matang,saya tahu rencana ini akan banyak memakan waktu tapi dengan begitu usaha kita untuk menangkapnya tidak akan sia-sia."


"Apa rencana awal mu?"


"Jadikan saya sekretaris pribadi tuan Baskoro, dengan begitu akan mudah bagi saya mendekati dan mendapatkan kepercayaan tuan Baskoro."


"Baiklah aku akan mengatur semuanya, lalu apa rencana mu selanjutnya?"


"Nyonya harus tetap. berpura-pura mengkonsumsi obat dari Dokter yang merawat anda,sementara obat tersebut akan saya tukar dengan obat yang asli dari Dokter Cindy.walaupun nantinya anda sudah sehat tetaplah berpura-pura sakit dan bertambah lemah agar Baskoro tidak curiga."


"Rencana mu sangat menarik,aku suka.Mulai sekarang ayo kita balas kan dendam kita terhadap iblis keparat itu!"


"Anda benar Nyonya, mulai hari ini mari kita mulai menjalankan rencana yang sudah kita susun,setelah itu baru kita cari rencana selanjutnya."


seringai tipis terbit di bibir Reno, sementara Fani menghapus air mata yang mengalir dari sudut matanya ,dia sudah berjanji untuk tidak lagi meneteskan air mata untuk penjahat seperti Baskoro.


Sejak saat itulah Rencana aksi balas dendam mereka jalankan.


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2