DOKTER CINTA CEO

DOKTER CINTA CEO
Bab 67


__ADS_3

Setelah melakukan kesepakatan Akhirnya Tristan membubarkan diri.


Tristan melangkah keluar menuju ruangannya,berniat menjumpai Reva.


Bayu yang sedari tadi ingin menyampaikan prihal kejadian di mini market,menjadi ragu saat melihat wajah Tristan yang terlihat kesal.


"Ada apa,apa ada yang ingin kamu sampaikan pada Tuan Tristan?'' ucap Roy, yang melihat wajah Bayu seperti kebingungan.


"Begini,Bos.Tadi saat Tuan Tristan, keluar menuju aula kantor,Nona Muda ikut keluar,kemudian pergi ke mini market yang ada di sebrang jalan.Setelah tiba di sana Nona Muda,mendapat perlakuan buruk.Bahkan pelayan mini market tersebut menolak untuk melayani Nona Muda,mereka juga mengejek dan mengatakan bahwa Nona Muda, adalah simpanan Tuan Tristan."


"Antar aku ke sana,sekarang!"


"Baik,Bos."


"Bayu,lain kali hal seperti ini tidak perlu melapor pada ku,apa lagi Tuan Tristan. Kalian bisa mengatasinya sendiri,beri pelajaran orang-orang yang menghina atau mengabaikan Nona Muda, karena ini salah satu tugas kalian untuk melindunginya,paham?"


"Maaf,Bos.Saya takut asal bertindak.Makanya saya tidak berani menindaknya sendiri."


"Kalau kalian menunggu aku,ataupun Tuan Tristan yang bertindak,keburu pelakunya kabur,dan kita akan kehilangan jejak mereka.Maka dari itu selesaikan dengan cara kalian sendiri"


"Baik,Bos.Saya mengerti"


"Bagus,ayo kita buat mereka menyesal melakukan ini terhadap Nona Muda."


Roy dan Bayu,segera masuk ke dalam mini market. Mereka mendapat sambutan yang istimewa, berbeda dengan sambutan mereka terhadap Reva tadi.


"Selamat datang Tuan,selamat berbelanja di toko kami" Ucap salah seorang pelayan,yang tersenyum manis.


"Aku ingin memeriksa Cctv ruangan ini,mana operator kalian cepat panggil!" Ucap Roy, dengan suara lantangnya.


Membuat para pengunjung sekaligus pelayan dan kasir terjengkat kaget.


"Ada apa Tuan,apa ada masalah?" ucap salah satu pelayan yang merupakan kepala dari mini market tersebut.


"Aku hanya ingin meminta rekaman Cctv,bukan protes kalian,ayo cepat bawa aku menemui operator kalian!"


"Baik,Tuan. Mari ikut saya" Ucap kepala pelayan mini market tersebut.


Melangkah masuk,menuju ruangan operator.


Petugas operator terkejut saat melihat kedatangan Roy.Di sana siapa yang tidak mengenali Roy, dia adalah bayangan Tristan, sang Ceo yang terkenal dingin dan tegas.

__ADS_1


"Apa ada yang bisa,saya bantu Tuan?'' Ucap petugas operator tersebut.


" Aku ingin memeriksa hasil Cctv hari ini" ucap Roy, datar.


"Baik Tuan, ngomong-ngomong apa ada kejadian yang menarik perhatian anda,Tuan" Ucapnya.


"Nanti kamu akan tahu sendiri,siapa yang bermasalah,dan membuat masalah" Ucap Roy, dingin.


Petugas operator tidak lagi bertanya pada Roy, dia yakin ada masalah serius yang terjadi.Kalau tidak untuk apa Roy capek capek memeriksa hasil rekaman Cctv.


Roy, segera memeriksa kejadian yang terjadi siang tadi.


Ternyata benar,Cctv tersebut menunjukkan bagaimana perlakuan mereka terhadap Reva tadi.


"Aku minta kumpulkan semua orang-orang yang ada di dalam rekaman Cctv ini,bawa mereka menghadap ku.Sekarang!'' Ucap Tristan.


"Baik Tuan" Balas petugas operator tersebut.


Tiga puluh menit kemudian,para pengunjung dan pelayan serta kasir mini market tersebut telah berkumpul kembali di dalam mini market tersebut.


Bahkan ada para pengunjung tersebut sudah kembali ke rumah mereka. Bahkan ada yang hendak pergi ke lain tempat.


Untuk Sementara mini market tersebut terpaksa ditutup.


Roy akan menyidang mereka satu persatu.


Sementara itu orang-orang yang dikumpulkan kembali di mini market tersebut bertanya tanya akan kesalahan mereka.


Saat mereka sedang kebingungan sebuah vidio hasil rekaman Cctv di putar.Menunjukkan perlakuan dan sikap kasar mereka terhadap Reva.


"Apa kalian sudah tahu dimana letak kesalahan kalian?" Ucap Roy, membuat mereka saling lirik dan pandang seolah mengisyaratkan pertanyaan di hati masing-masing, bahwa mereka tidak paham.


"Gadis yang kalian hina dan olok-olok tadi adalah istri sah dari Tuan Tristan, dia bukanlah simpanan seperti yang kalian tuduhkan"


Ucapan Roy, seketika membuat mulut mereka ternganga,diiringi dengan wajah yang memucat.


"Apa kalian tahu,sanksi apa yang akan diberikan untuk orang-orang yang berani menghina keluarga besar Presdir, Apalagi Nona Muda, adalah menantu kesayangan dan juga satu satunya di keluarga Presdir"


"Kami mohon maaf Tuan, kami benar-benar tidak tahu bahwa Nona Muda, tadi adalah istri Tuan Tristan, kalau kami tahu mana mungkin kami sanggup melakukan ini" Ucap ibu muda yang pertama kali menghina sambil menggendong anaknya yang masih kecil.


"Iya benar Tuan, mana saya berani menawarkan diri untuk menjadi suaminya,kalau saya tahu dia istri dari Tuan Tristan" Ucap pria setengah baya yang menawari Reva, untuk jadi istrinya.

__ADS_1


"Saya juga,tidak akan berani menolak melayaninya Tuan, jika saya tahu dia adalah istri yang disayang Tuan Tristan sekaligus amat berharga di keluarga Presdir" Ucap Kasir yang menolak melayani Reva.


"Dari itu,bersikap baiklah terhadap semua orang,kalian jangan suka menghujat,seseorang yang kalian sendiri tidak mengenalinya,bahkan namanya saja kalian tidak tahu.Jangan mudah percaya dengan gosip yang beredar, sebab itu bisa saja menjerumuskan kalian"


"Baik Tuan, kami akan mengingat pesan anda Tuan" Ucap mereka kompak.


"Aku tidak bisa menentukan hukuman apa yang pantas untuk kalian.Aku akan membawa kalian menghadap Nona Muda, sekaligus minta maaf padanya,karena kalian sudah membuatnya tidak nyaman"


"Kami siap menemui Nona Muda, sekaligus minta maaf,tapi kami mohon jangan hukum kami Tuan" Ucap mereka serempak.


"Baiklah aku akan mengatur waktu untuk pertemuan kalian dengan Nona Muda, tapi ingat jangan sampai kalian tidak datang saat pertemuan nanti.Kalau sampai kalian melanggar kalian tahu sendiri akibatnya!"


Ucap Roy, tegas.


"Iya Tuan kami mengerti,kami akan mengusahakan untuk datang menemui Nona Muda, sekaligus minta maaf padanya"


"Sekarang silahkan kalian bubar!''


Ucap Roy, sembari berlalu dari sana.


Meninggalkan wajah pias dari setiap orang yang memiliki salah terhadap Reva.


Apalagi, kasir yang terlihat julid, begitu menyesal dengan semua sikapnya tadi siang.


Ada ada saja masalah yang menerpa biduk rumah tangga Reva, dan Tristan namun mereka bisa menyelesaikannya dengan baik.


Berkat bantuan orang-orang kepercayaan Tristan, sekaligus yang menyayangi mereka.


Namun masih ada banyak lagi masalah yang akan mereka hadapi.


Akankah Reva, sanggup bertahan,berada disisi Tristan, atau malah memilih untuk berhenti berjuang?


Semuanya kembali kepada sikap Tristan. Mampu atau tidak Tristan, meyakinkan Reva, bahwa Reva pantas berada disisinya.


Usia bukanlah penghalang untuk hidup bersama dalam sebuah ikatan pernikahan.


Namun perbedaan usia itu juga yang memicu banyaknya konflik yang terjadi dalam hubungan mereka.


perbedaan usia yang terpaut jauh Membuat segelintir orang membuat opini bahwa Reva tidak pantas untuk berada di posisinya menjadi istri seorang Tristan.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2