DOKTER CINTA CEO

DOKTER CINTA CEO
Bab 58


__ADS_3

Hari ini Burhan berniat menemui Presdir dan Tristan. Mereka sudah membuat janji untuk bertemu di sebuah cafe saat makan siang nanti.


Saat ini Tristan sedang berada di luar kantor.Tristan dan Roy sedang melakukan meeting, dengan perusaahan lain untuk membahas kerja sama.


Mereka melakukan kerja sama dengan sebuah perusahaan besar di kota ini.


Ternyata CEO yang akan mereka temui adalah seorang wanita muda yang sukses di dunia bisnis.


Meski terbilang muda namun Sonya adalah CEO yang cukup disegani karena sifatnya yang tegas dan dingin.


Sonya juga terkenal dengan gadis yang penuh ambisi.Bila ada yang ingin dia miliki maka dia harus mendapatkannya bagaimana pun caranya.


Sonya memang sukses di bidang karier namun tidak dengan urusan cinta.


Pernah mencintai seseorang dengan sangat dalam,namun ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan.


Pria yang dicintainya ternyata lebih memilih sahabat karibnya ketimbang dirinya.


Sejak saat itu Sonya memilih menutup hatinya untuk semua lelaki.


kejadian yang sudah belasan tahun lalu, namun tetap saja membekas di hati.


Sejak saat itu Sonya memilih untuk melanjutkan pendidikan di luar negri.Berniat untuk menjauhi sahabat dan juga pria yang dicintainya,dengan maksud agar tidak semakin terluka hatinya saat melihat kedekatan keduanya.


Sebenarnya bukan salah mereka berdua bila sampai hati Sonya terluka.Namun salah Sonya sendiri yang memilih memendam perasaannya.


Sonya tak pernah terbuka soal perasaannya kepada dua sahabatnya itu.


Mereka bertiga sudah bersahabat sejak mereka duduk di bangku SMP.


Sejak saat itu pula Sonya sudah jatuh cinta pada sahabatnya itu,namun Sonya takut untuk menyatakan perasaannya, Sonya tidak ingin merusak persahabatan mereka.


Namun ternyata pemikiran Sonya salah,sebab kedua sahabatnya ternyata saling mencintai.


Dan hari ini takdir kembali mempertemukannya dengan pria yang sejak dulu hingga kini bersemayam di dalam hatinya.Namun dengan versi yang berbeda.


Sonya sudah lebih dulu tiba di cafe tempat mereka akan melakukan meeting.


Masih ada waktu sepuluh menit lagi untuk memulai rapat.Sedangkan Tristan dan Roy, baru saja tiba dan segera masuk kedalam cafe.


Saat mereka sampai di dalam cafe,tampak Sonya dan sekretarisnya sudah menunggu kedatangan mereka.


Tristan merasa tidak asing dengan wajah Sonya,namun dia lupa siapa sosok yang ada di hadapannya saat ini.


Tentu saja Tristan tidak akan mengenali sosok Sonya, sebab penampilannya kini sungguh jauh berbeda dari tujuh belas tahun yang lalu.

__ADS_1


Dulu penampilan Sonya bisa dikatakan sangat culun.Rambut panjang dikepang dua, kaca mata tebal bertengger di hidung mancungnya.Serta wajah yang polos tampa make-up.


Berbanding terbalik dengan penampilan Sonya kini yang begitu elegan.Kaca mata tebal sudah di ganti dengan softlens,rambut hitam lurus dibiarkan tergerai,serta memakai riasan natural.


Pakaian yang dia kenakan menunjukkan bahwa dia berasal dari kalangan atas.


Untuk sesaat Sonya di buat terpaku karena pertemuannya dengan Tristan yang secara tiba tiba.


Sonya tidak tahu bahwa orang yang akan melakukan kerja sama dengan perusaahannya adalah Tristan.


Begitupun Tristan, dia sama sekali tidak mengenali siapa sosok yang akan bekerjasama dengannya.


Sonya akhirnya bertindak profesional,dia tidak ingin mengingat kembali masa lalu yang membuatnya terluka.Sonya, juga yakin Tristan dan Renata pasti sudah hidup bahagia sekarang.


Sekretaris Sonya mulai memperkenalkan diri,saat Tristan dan Roy, sudah duduk semeja dengan mereka.


Saat nama Sonya, disebut Tristan merasa sangat familiar dengan nama tersebut.Namun dia enggan bertanya,sebab ada banyak nama yang sama di dunia ini,lagi pula tidak mungkin kalau sosok yang duduk semeja dengannya saat ini adalah Sonya, sahabatnya dulu,melihat penampilan mereka sangat jauh berbeda.


Mereka hanya memesan minuman dan cemilan.Untuk jamuan meeting mereka saat ini.


Tidak ada percakapan pribadi diantara mereka,sebab mereka hanya membahas masalah bisnis dan kerja sama.


Satu jam kemudian meeting selesai,setelah terjadi kesepakatan kerja sama yang mereka harapkan.Akhirnya Tristan lebih dulu meninggalkan cafe,dan kembali ke kantor.


Sedangkan Sonya duduk terpaku mengenang masa lalu antara dia,Tristan dan Renata.


"Aku perhatikan sejak pertemuan dengan Ceo Tristan wajahmu berubah sedih apa ada yang mengganjal di pikiranmu?"


"Aku tidak apa-apa Raysa,aku hanya lelah.Ayo kita kembali ke kantor!"


"Ok,kalau kamu tidak mau jujur sama aku gak apa-apa, itu hakmu.Tapi menurutku kalau kamu mau berbagi cerita denganku mungkin saja bisa mengurangi sedikit beban di hatimu"


"Nanti aku akan cerita,tapi tidak sekarang aku masih malas membahasnya, apa lagi cerita itu sangat menyakitkan."


"Apa kamu memiliki masa lalu dengannya"


"Jangan dibahas sekarang"


"Ok,baiklah.Mari kita kembali ke kantor."


Akhirnya Raysa memilih tidak bertanya lagi,sebab dia tahu sifat asli Sonya yang tidak suka di paksa.


Mereka kembali ke kantor menggunakan mobil Sonya, dan Raysa lah yang mengemudi.


"Ray,apa kamu tahu tentang kehidupan pribadi Tristan,maksudku tentang rumah tangganya?" Ucap Sonya saat mobil mereka mulai bergerak meninggalkan Cafe.

__ADS_1


"Rumah tangga?yang aku tahu Tuan Tristan, itu masih lajang.Beliau baru beberapa bulan ini kembali ke perusaahan, sejak kematian tunangannya sepuluh tahun lalu. Tuan Tristan memilih mengurung diri di mansion nya."


"Maksudmu Renata, meninggal?!"


"Iya,Nona Renata, meninggal dalam sebuah tragedi kecelakaan naas,sepuluh tahun silam.Aku memang sempat dengar tentang berita pernikahan mereka yang akan berlangsung di akhir tahun,tapi sebelum itu terjadi Nona Renata, sudah lebih dulu meninggal"


Sonya, benar-benar tidak tahu mengenai kabar meninggalnya Renata.


Sonya, memang sengaja menutup akses antara dirinya dan dua sahabatnya agar dia tidak lagi terluka bila harus berinteraksi dengan mereka.


"Jadi Tristan, sampai saat ini masih sendiri,belum menikah "


"Setahuku sih dia belum menikah,mana mungkin dia bisa menikah kalau keluar rumah saja tidak pernah." Ucap Raysa yakin.


Berarti aku masih memiliki kesempatan untuk kembali mendekati kamu Tristan. Renata kenapa kamu pergi secepat itu,maaf kalau aku terlambat mengetahui tentang kepergian mu.Sekarang izinkan aku untuk memperjuangkan cintaku kembali Re,dan aku berdoa semoga kamu tenang di sana.


Sonya, bergumam di dalam hati.Berharap semoga Renata, mendengar isi hatinya.


"Sonya,apa kamu dan Tristan dulu sepasang kekasih,maaf kalau pertanyaan ku lancang"


"Bukan,kami bukan sepasang kekasih,tapi aku yang mencintainya secara diam diam. Namun sayang cintaku tak terbalas,Tristan justru memilih Renata,menjadi kekasihnya."


"Maksudmu?,aku tidak paham''


"Dulu kami bertiga adalah sahabat karib.Dan persahabatan kami terjalin saat kami duduk di bangku SMP.Seiring berjalannya waktu aku jatuh cinta pada Tristan. Tapi aku takut untuk menyatakan perasaan ku,karena aku takut di tolak.Perasaan itupun tumbuh setiap harinya hingga kami duduk di bangku SMA.Tapi aku tetap memendam perasaanku,karena aku takut persahabatan kami akan hancur,tapi tampa aku sangka ternyata mereka berdua justru pacaran di belakangku,tampa sepengatahuan ku."


"Wah,ternyata cinta mu bertepuk sebelah tangan dong"


"Iya,begitulah.Aku terlalu pengecut waktu itu.Akhirnya saat lulus SMA aku memilih kuliah di luar negri demi menghindari mereka berdua.Bahkan aku memutus akses agar tak ada lagi komunikasi antara kami,sampai Renata, meninggal pun aku tidak tahu."


"Sebegitu Nya usahamu untuk menghindar,tapi menurutku mungkin sekarang adalah waktu yang pas untuk kamu mendekati Tristan kembali, bukankah sudah tidak ada lagi penghalang diantara kalian.Tristan juga masih sendiri.Dengan kamu memperkenalkan dirimu kembali padanya mungkin saja dia akan mengingatmu"


"Ucapan mu ada benarnya juga,tapi bagaimana caranya aku mendekatinya,aku malu"


"Kalau itu serahkan saja padaku,bukankah kita sudah menjalin kerjasama dengan perusaahan mereka, jadi kesempatan kita untuk bertemu semakin mudah"


"Kamu benar,tidak ada salahnya kan aku mencoba kembali,bukankah aku sekarang sudah memiliki segalanya,mana ada yang bisa menolak pesonaku."


"Kamu benar Sonya,sudah berapa banyak lelaki yang datang melamar mu,namun kamu tolak.Aku yakin Tristan pasti tidak akan menolak kalau kamu menyatakan perasaan mu sekarang."


"Aku mau kamu atur pertemuan pribadiku dengannya"


"Baik Tuan putri titah anda akan saya laksanakan" Ucap Raysa menggoda Sonya.


Kali ini aku pastikan kamu akan menjadi milikku Tristan.

__ADS_1


Bersambung


Maaf buat kalian semua karena aku telat up karena masih ada kesibukan yang tidak bisa dihindari.jangan bosan ya untuk tetap mengikuti kisah cinta Tristan dan Reva yang kembali akan mendapatkan ujian.Dukungan dan motivasi kalian tetap aku tunggu.Terima kasih.😘🥰🥰


__ADS_2