DOKTER CINTA CEO

DOKTER CINTA CEO
Bab 62


__ADS_3

Sonya, tidak mau menyerah begitu saja,dia akan tetap berjuang untuk bisa memiliki Tristan seutuhnya.


Kali ini Sonya, akan menyambangi mansion milik Tristan.


Sejak pagi Sonya, sudah memarkir mobilnya di sisi jalan,bersebrangan dengan mansion Tristan.


Tak selang berapa lama mobil Roy, memasuki gerbang mansion.Sonya, tidak bisa melihat hingga kedalam mansion sebab jarak dari gerbang hingga ke mansion cukup jauh,dan juga banyaknya tanaman hijau yang terletak di sisi jalan menuju mansion membuat pandangan akan semakin terhalang.


Sonya hanya mampu menarik napas panjang.Ingin masuk kedalam sana tentu akan sulit.Sebab Sonya yakin tidak sembarangan orang bisa masuk kesana.Ditambah lagi penjagaan yang begitu ketat.Sudah bisa dipastikan Sonya, akan menemui kendala bila masih memaksa untuk masuk.


Disaat Sonya, sedang berpikir tiba-tiba mobil yang dikemudikan Roy, sudah keluar dari gerbang.Buru-buru Sonya,menunduk menutupi wajahnya agar tidak dikenali oleh penumpang mobil tersebut.


Sementara Tristan, merasa curiga dengan keberadaan mobil Sonya. Tristan ingat selama beberapa tahun dia tinggal di mansion ini, tidak pernah sekalipun ada mobil asing yang terparkir di sisi jalan dekat mansion.


"Roy,aku curiga sepertinya mobil itu sedang mengintai ke arah mansion.Coba kamu hubungi penjaga gerbang minta mereka untuk mengawasi mobil tersebut.Jika perlu interograsi pemilik mobil tersebut"


"Baik,Tuan.Sebenarnya saya juga merasa curiga.Sebab sejak kedatangan saya tadi mobil itu memang sudah terparkir di sana"


"Kalau begitu perintahkan Dion untuk memperketat penjagaan mansion.Sepertinya akan ada penyusup"


Roy pun menghubungi Dion untuk memperketat penjagaan serta mencari tahu siapa pemilik mobil asing tersebut.


Beberapa menit kemudian Dion kembali menelpon.Mengabarkan bahwa mobil asing tersebut sudah lebih dulu pergi,sebelum mereka melakukan tugas mereka.


"Maaf Bos,sebelum kami mendatangi target,ternyata Mobil itu sudah keburu pergi,dan para penjaga tidak sempat menghentikannya."


"Ya sudah,awasi terus keadaan sekitar mansion,bila ada sesuatu yang mencurigakan segera bertindak.Dan ingat perketat penjagaan jangan biarkan Nona Muda,berkeliaran diluar mansion!"


"Baik,Bos.Kami akan memperketat penjagaan dan melindungi Nona Muda,dengan segenap jiwa kami"


"Bagus,sekarang lanjutkan tugas kalian"


"Siap,Bos" Sambungan telpon pun terputus.


"Bagaimana Roy, apa semua baik-baik saja?"


"Iya,Tuan. Semuanya baik,Dion dan timnya sudah bersiaga melindungi Nona Muda dari hal yang tidak diinginkan"


"Bagus!.Roy,aku merasa ada hal buruk yang sedang mengintai rumah tanggaku.Sepertinya akan ada orang jahat yang menginginkan kehancuran hidupku kembali.Tapi sekuat apa mereka ingin menjatuhkan aku,itu tidak akan pernah terjadi sebab aku bukanlah Tristan yang dulu,yang bisa mereka permainkan sesuka hati.Aku sudah bangkit dari masa kelamku!"


"Siapa kira kira Orang jahat itu,apakah Tuan, mencurigai seseorang?''


" Entahlah,tapi sepertinya mereka dari bayang bayang masa laluku"


"Apa Mungkin ibu Sonya,berada dibalik layar"


"Bisa saja,kita tidak bisa menebak dengan pasti.Tapi jika benar dia mempunyai niat jahat terhadap hidupku,aku pastikan dia akan menyesali itu!"


"Saya akan menyelidiki siapa pemilik mobil asing tadi.Saya Sudah mengantongi,nomor plat mobilnya,sebelum saya masuk mansion saya sempat mengambil gambar mobil tersebut."

__ADS_1


"Kerja bagus Roy. Kamu memang selalu bisa aku andalkan"


"Sudah jadi tugas saya Tuan."


"Terimakasih Roy, karena sampai saat ini kamu masih setia berada di sampingku, aku tidak pernah tahu bagaimana kehidupanku tampa adanya kamu yang selalu berdiri dibelakang ku,menjadi perisai untuk setiap masalahku."


"Saya hanya menjalankan tugas saya dengan baik,karena saya ingin membalas budi pada Presdir, saya sadar tampa bantuan Presdir,mungkin hidup keluarga saya tidak akan sebaik sekarang"


Tak terasa mobil sudah memasuki gerbang kantor.


Roy segera menepikan mobilnya,bergegas keluar membukakan pintu mobil untuk Tristan, seperti biasanya.


Setelah itu mereka melangkah memasuki gedung kantor,dan mulai melakukan aktivitas mereka.


Kita kembali melihat keadaan Sonya, selepas kepergian Tristan dan juga Roy.


"Sial! sepertinya mereka mulai curiga dengan keberadaan ku disini. Aku harus secepatnya pergi sebelum mereka bertambah curiga."


Sonya, segera tancap gas saat melihat dua orang pria keluar dari gerbang dan hendak berjalan kearahnya.


"Beruntung aku sudah memalsukan nomor plat mobil ini,kalau sampai ketahuan bisa rusak semua rencana ku."


Sonya, sudah melakukan perencanaan secara matang.Dia tidak ingin gegabah dalam melangkah.Sonya, tidak ingin gagal untuk kesekian kalinya.Sonya butuh seseorang untuk melancarkan aksinya.


"Aku butuh partner kerja yang bisa ku andalkan,kira kira siapa ya yang bisa membantuku?" Sonya, nampak berpikir keras.


Meski sudah beberapa tahun mereka tidak lagi saling memberi kabar karena kesalahpahaman antara mereka berdua.


Tapi Sonya, yakin.Dengan rayuan mautnya orang itu pasti akan luluh dan menuruti keinginannya.


"Kenapa tidak terpikirkan oleh ku,untuk meminta bantuannya,bukankah selama ini dia tidak pernah menolak semua permintaanku.Baiklah,sudah saatnya aku mengalah,aku akan mendatangimu lebih dulu,lalu minta maaf dan sedikit memohon aku yakin kamu pasti akan luluh."


Sonya menambah laju kecepatan mobilnya,dia ingin segera pergi kekantor.Sudah cukup pengawasannya untuk hari ini.Dan besok dia akan melanjutkan niatnya menemui seseorang yang bisa membantunya.


Sementara itu dilain tempat, disebuah desa terpencil.Mira pagi ini berniat mengikuti sang ibu untuk pergi ke kebun.


Gina berencana memetik hasil buah dan sayur sayuran yang sudah saatnya untuk dipanen.


Meski tinggal di desa yang minim dengan segala kebutuhannya, namun Mira sangat menikmati tempat barunya.


Mira juga sudah memiliki dua orang teman.Namanya Susi dan Astuti.


Hari ini mereka juga akan ikut membantu memanen hasil kebun Gina.


Meski cuaca sangat panas,tak menyurutkan niat ketiga gadis itu untuk membantu.


Selain Susi dan Astuti Mira juga sudah mengenal beberapa orang pemuda di desa tersebut.


Diantaranya, Jaka,Bono dan wandi.

__ADS_1


Ketiga pria tersebut memang asli warga desa tersebut.


Bono adalah kekasih Susi,sedangkan wandi adalah tunangannya Astuti.


Sedangkan Jaka adalah anak pak kades,yang saat ini tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi di kota besar.


Jaka sengaja pulang sebab sudah merindukan kampung halamannya.Kebetulan saat ini kuliahnya sedang libur.


Mereka sudah mulai akrab meski baru beberapa hari saling kenal.


Untuk sesaat Mira bisa melupakan kepahitan hidupnya,dengan berbincang dan bersenda gurau dengan kelima teman barunya"


Mira mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar.


Mira bahkan berniat untuk pindah dan menetap di desa.


Warga desa juga ramah ramah. Saling perduli satu sama lain.Mereka masih menjunjung tinggi tradisi, dan adat budaya.


Yang lebih menarik lagi pemuda pemudi bersatu membangun desa mereka.


Kemarin Burhan datang dan menyampaikan niat baik Tristan yang ingin berkunjung ke sana.


Warga sangat antusias menyambut kabar baik tersebut.Kedatangan Tristan, ke sana untuk memajukan desa mereka dengan cara membangun sekolah,pasar,serta pelayanan kesehatan.


Warga sangat antusias menyambut niat baik Tuan,Tristan. Mereka sangat bersyukur karena masih ada yang perduli dengan kondisi desa mereka.


Kepala desa dan para tokoh masyarakat serta warga sudah menentukan bahwa Tristan dan timnya bisa datang ke desa kapanpun mereka bisa.


Suara senda gurau terdengar dari dalam kebun Gina.Gina sangat bersyukur hasil panennya kali ini sangat berlimpah.


Burhan kemarin sudah berjanji hari ini dia akan datang kembali membawa para pemborong,untuk memborong hasil panen mereka.


Selain kebun Gina,ada juga kebun beberapa warga yang ikut panen.


Dengan adanya pemborong yang masuk,membuat para warga senang,sebab mereka tidak perlu repot membawa hasil panen ke pasar lagi.


Kedatangan Burhan dan Mira membawa dampak besar untuk kemajuan desa mereka.


Dari itulah warga sangat berharap agar Burhan mau ikut pindah dan tinggal di desa.Agar desa mereka benar-benar bisa tersentuh dan maju seperti desa lainnya.


Bersambung


Halo semuanya,terima kasih untuk kalian yang baru bergabung,karena sudah mau bergabung dan meluangkan waktu untuk membaca karya aku.


Terima kasih juga untuk Fans lama ku karena sampai hari ini kalian masih setia menemani perjalananku.


Jangan lupa setelah membaca untuk tinggalkan jejak,agar karya aku bisa masuk rekomendasi selanjutnya.


Dan kalau bisa mohon kesediaannya untuk memberikan vote mingguannya terima kasih. 🥰😘❤️

__ADS_1


__ADS_2