Gadis Ranjang Tuan Muda

Gadis Ranjang Tuan Muda
Bersyukur


__ADS_3

Khayra diantar pulang ke rumahnya oleh Mahen setelah menyelesaikan perceraiannya dengan Fabian di pengadilan beberapa waktu lalu.


Wanita itu masih tampak murung dan bersedih, dia belum bisa terima jika saat ini statusnya sudah bukan lagi sebagai istri dari Fabian.


"Bu, kita sudah sampai. Ibu yakin tidak ingin datang ke rumah tuan muda dulu?" ujar Mahen.


"Saya belum mau menemui dia sekarang, saya khawatir saya tidak bisa menahan diri dan malah melakukan tindakan yang membuat Fabian semakin membenci saya," ucap Khayra.


"Baiklah Bu, kalau begitu sekarang ibu bisa turun dan masuk ke rumah bu Khayra!" ucap Mahen.


"Ya, terimakasih Mahen!" lirih Khayra.


"Sama-sama, Bu. Biar saya bukakan pintu untuk Bu Khayra, tunggu sebentar ya Bu!" Mahen langsung bergerak keluar dari mobilnya dan membukakan pintu mobil bagi Khayra.


Khayra turun dari mobil itu, ia memberi senyuman manis kepada Mahen sebagai ucapan terimakasih dirinya.


"Saya masuk dulu, kamu bisa pulang atau pergi kemanapun sesuka kamu! Dan oh ya satu lagi, saya tidak mempekerjakan kamu, jadi saya juga tidak akan menggaji kamu!" ucap Khayra.


"Iya Bu, saya ngerti kok. Selama ini saya ada di dekat Bu Khayra, itu karena saya ingin menjaga ibu. Saya melakukan itu semua dengan ikhlas dan tak mengharapkan imbalan apapun," ucap Mahen.


"Terimakasih, kamu memang baik!" ujar Khayra.


"Terimakasih juga untuk pujiannya Bu!" balas Mahen sembari membungkuk setengah.


Khayra pun berniat melangkah pergi meninggalkan Mahen, namun sebuah mobil putih yang terparkir di dekatnya membuat Khayra terhenti sejenak.


"Loh, itu kok ada mobil parkir disini ya? Mobil siapa coba itu?" ujar Khayra bertanya-tanya.


"Tidak tahu Bu, mungkin saja ada tamu yang sedang menunggu ibu di dalam," ucap Mahen.


"Tapi, saya tidak merasa ada janji dengan seseorang. Saya juga sudah mengosongkan jadwal saya hari ini," ucap Khayra keheranan.


"Sebaiknya Bu Khayra masuk saja dan coba cek di dalam, supaya ibu tidak menduga-duga disini," usul Mahen.


"Yasudah, saya masuk dulu. Kamu bisa pulang sekarang, gak perlu nunggu disini!" ujar Khayra.


"Baik Bu!" ucap Mahen patuh.


Setelahnya, Khayra pun masuk ke dalam rumah dengan langkah tergesa-gesa. Perasaannya tak karuan berharap yang datang kali ini bukanlah orang yang tidak ingin dia temui.


"Mom, dad?" Khayra terkejut hebat mendapati papa mamanya sedang terduduk di sofa ruang tamu.


"Eh Khayra, akhirnya kamu pulang juga. Kami sudah menunggu lumayan lama loh," ucap Linda (mama Khayra) sembari bangkit dari duduknya.


"Iya, kamu tuh darimana aja sih Khayra? Kita udah telponin kamu loh, tapi gak nyambung-nyambung. Untung kita masih ingat alamat rumah kamu ini," sahut Broto (papa Khayra).


"Mom, dad, kenapa kalian balik ke Indonesia? Ada masalah atau ada urusan penting yang harus kalian urus?" tanya Khayra penasaran.

__ADS_1


"Enggak, kami kesini karena kami dapat kabar dari nyonya Cornelia kalau kamu dan Fabian akan bercerai." jawab Linda.


"Ya, kami langsung cepat-cepat pulang karena kami tidak mau kalian berdua pisah sayang. Kamu gak jadi kan bercerai dengan Fabian??" ujar Broto tak kalah panik.


"Terlambat dad, semua prosesnya udah selesai. Aku sekarang bukan lagi istrinya tuan muda Fabian," ucap Khayra bersedih.


"Apa??!" kedua orang tua itu kaget bersamaan.


Linda pun mendekati putrinya, merangkul serta mengusap lembut punggung sang putri untuk menenangkannya.


"Kamu yang tabah ya! Mommy disini buat kamu!" ucap Linda.


"I-i-iya mom, tapi aku gak terima aja mas Fabian ceraikan aku demi perempuan lain!" ujar Khayra.


"Hah? Maksud kamu apa Khayra? Siapa perempuan yang sudah berani mengganggu rumah tangga kamu?" tanya Broto dengan keras.


"Dia namanya Misha dad, gadis SMA yang suka godain mas Fabian. Sekarang mereka semakin dekat dan akan melangsungkan pernikahan, aku gak mau itu terjadi mom, dad! Aku pengen gadis itu merasakan apa yang aku rasakan!" jawab Khayra.


"Kurang ajar! Kamu tenang aja Khayra, daddy pasti akan bantu kamu! Siapapun yang sudah mengusik kebahagiaan kamu, akan daddy bikin sengsara seumur hidup!" geram Broto.


"Benar itu, mommy juga gak terima dengan semua ini!" timpal Linda.


Khayra pun tersenyum, asik nih aku dapat bantuan dari mommy sama daddy. Lihat aja Misha, kamu pasti bakalan habis! gumamnya dalam hati.




Dokter tersenyum begitu selesai memeriksa Misha, dia menatap Fabian dengan bahagia hingga membuat Misha ketar-ketir.


"Bagaimana dok? Istri saya gapapa kan?" tanya Fabian cemas.


"Tenang pak, bapak tidak perlu cemas! Yang dialami istri anda ini adalah gejala awal kehamilan, untuk itu selamat ya pak atas kehamilan istri bapak!" jawab dokter itu.


"Apa dok? Istri saya hamil? Dokter gak bercanda kan, ini serius kan dok??" tanya Fabian terkejut.


"Iya pak, istri bapak memang sedang mengandung anak yang usianya sudah menyentuh empat Minggu. Selamat ya pak, Bu!" jawab si dokter.


Fabian sangat senang mendengar itu, dia langsung mendekati Misha dan memegang tangan wanita itu sembari menciuminya berkali-kali.


"Syukurlah Misha, kamu hamil sayang! Saya benar-benar bahagia hari ini!" ujar Fabian.


"Eee iya tuan.." lirih Misha, dia justru merasa tidak senang dengan kehamilannya itu.


"Loh, kamu kenapa sayang? Kamu gak senang sama kehamilan kamu?" tanya Fabian.


"Bu-bukan begitu, aku senang kok tuan, senang banget malah!" jawab Misha yang langsung merubah ekspresinya di depan Fabian.

__ADS_1


"Lalu, kenapa kamu tadi kayak sedih gitu?" tanya Fabian sembari mengusap wajah Misha.


"Aku takut aja tuan, aku takut gak bisa jaga bayi ini. Aku kan belum berpengalaman tuan," jawab Misha.


"Hah? Buat apa kamu takut? Di samping kamu kan ada saya, saya pasti bantu kamu kok buat jaga dan rawat kandungan kamu! Ini itu kehamilan pertama kamu dan calon anak pertama kita, jadi kita harus kerjasama buat rawat dia!" ucap Fabian.


Misha tersenyum lebar mendengar ucapan Fabian, dia merasa senang karena lelaki itu terlihat tulus ingin membantunya merawat bayi yang sedang ia kandung saat ini.


"Terimakasih ya tuan!" ucap Misha.


"Sama-sama, sekarang kamu gausah takut lagi ya! Kalau kamu butuh apa-apa, kamu bilang aja sama saya!" ujar Fabian.


"Pasti tuan!" ucap Misha singkat.


Cup!


Fabian tersenyum dan mengecup kening sang kekasih sambil mengusap tangannya.


Singkat cerita, Fabian dan Misha kini sudah kembali ke apartemen tempat mereka tinggal.


Fabian langsung menggendong Misha ala bridal style dan membawanya ke kamar untuk beristirahat, ia meletakkan tubuh Misha di atas ranjang king size miliknya itu.


"Kamu istirahat sekarang, saya gak mau lihat kamu capek-capek ya!" ujar Fabian.


"Tapi tuan, aku belum mandi dan ganti baju. Masa aku harus pakai seragam sekolah terus? Tadi aja orang-orang di rumah sakit pada ngeliatin aku," protes Misha.


"Saya bukan pakaian kamu, abis itu kita mandi bareng di bathtub. Kamu gausah khawatir, saya gak akan minta jatah kok!" ucap Fabian.


"Tuan yakin?" tanya Misha tak percaya.


"Iyalah, saya kan gak mau terjadi sesuatu sama anak di dalam kandungan kita. Jadi, saya nurut aja sama apa kata dokter tadi. Ya walau sebenarnya saya sangat susah tahan gairah saya ini," jawab Fabian.


"Gapapa tuan, kalau tuan mau ya lakuin aja! Tadi kata dokter kan tetap boleh, cuma harus pelan-pelan dan gak boleh kasar. Daripada tuan cari wanita lain di luar sana, mending sama aku aja!" ucap Misha.


"Iya iya, lagian saya juga gak mungkin lah cari perempuan lain. Saya ini bukan tipe lelaki yang seperti itu," ujar Fabian.


"Ah masa? Buktinya tuan milih buat sewa aku, padahal tuan udah punya istri," ucap Misha.


"Itu beda masalahnya sayang, udah lah kamu jangan bahas soal dia lagi!" sentak Fabian.


"Iya tuan, maaf!" lirih Misha.


"Gapapa, sini saya bukain bajunya!" Fabian mendekati Misha dan membuka satu persatu kancing kemeja sekolah Misha.


Fabian meneguk ludahnya saat menyaksikan dua bukit kembar milik Misha di depan matanya, walau masih terbalut b-r-a berwarna hitam tetapi sudah dapat membuat gairah Fabian mencuat.


Ya pada akhirnya mereka bercinta kembali di atas ranjang hingga lupa waktu.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2