
Suasana seketika hening setelah Cahya berhenti menangis. Tinggallah Reza sedang memandang Lili lewat kaca spion mobil. Namun ia juga fokus dengan mengemudi mobilnya.
Lili yang tau jika Reza sedang melirik kearahnya, memandang Reza dengan sinis, lalu melempar pandangannya keluar jendela. Menikmati pemandangan ibu kota yang penuh sesak dengan manusia yang sibuk rutinitas sehari harinya.
Melihat itu Reza hanya bisa membuang nafasnya perlahan. Ia tau, luka hati Lili tak mungkin bisa ia sembuhkan dengan cepat, karena Lili selalu menegaskan padanya, jika ia memegang hal yang jelas, andai kata Reza mengkhianatinya maka ia akan pergi dari hidup Reza.
Untuk sejenak suasana menjadi hening, mereka larut dalam pemikiran masing masing.
Hingga Cahya yang mulanya tidur karena kelelahan menangis pun, memecahkan suasana yang terkesan mencekam buat Reza, karena Lili terus memandang ke arahnya dengan tatapan horornya.
"Kak,,, Cahya lapar,,,"
Suara serak khas bangun tidur itu mengejutkan Lili yang fokus pada Reza.
"Iya sayang,,,kita akan mencari makan serta keperluan Cahya yang lain, Om akan membawa kita ke Mall habis ini,,,"
Ucap Lili sambil menyibakkan rambut Cahya yang menutupi sebagian wajahnya.
" Asyiiikkk,,,,kita akan shopping Kak?"
Lonjaknya gembira yang langsung bangun dari tidurnya.
Matanya berbinar nampak senyum keceriaan terbit di bibir gadis kecil itu dengan tangan yang mengepal diangkatnya ke atas.
"Iya sayang,,,kami akan membelikanmu apa saja selama itu penting buat kamu,,,"
Imbuh Reza yang juga tersenyum melihat kelakuan Cahya.
Setelah menempuh perjalanan selama setengah jam, akhirnya mereka sampai di Mall yang dituju. Bergegas Cahya turun dari mobil dengan riangnya setelah Reza memarkirkan mobilnya. Diikuti oleh Reza dan Lili yang saling terdiam.
Cahya yang mulanya hanya bergandengan dengan Lili kini pun memegang tangan Reza, jadi mereka memasuki Mall dengan bergandengan bersama, dan Cahya berada ditengah.
__ADS_1
Gadis kecil itu nampak bahagia, karena ini pertama kalinya ia memasuki Mall yang besar dan megah seperti ini, iya ini Mall yang hanya kalangan atas saja yang memasukinya, jadi mereka merasa nyaman tuk berbelanja tanpa takut ada fans nya yang mengganggu privacy mereka.
Jadi bisa dipastikan, hanya segelintir orang saja yang berbelanja disitu, Lili yang biasanya menyembunyikan identitasnya dengan menggunakan masker ke mana mana, kini pun dengan bebasnya ia tak menutupi wajahnya.
"Wah,,, Mall nya besar dan mewah ya Kak,,,"
Cahya terus mengagumi keindahan Mall itu dengan celotehannya yang tak henti disepanjang langkah mereka, membuat Lili juga Reza tersenyum melihat dan mendengar celotehannya.
"Cahya lapar kan? Kita makan dulu baru berbelanja, gimana sayang,,,"
Tutur Lili yang berhenti di depan sebuah resto
Cahya hanya mengangguk, kemudian mereka masuk dan memilih tempat duduk, tak lama pelayan resto datang, Reza pun melihat buku menu dan memesannya, pelayan itu pun pergi setelah mencatat semua menu yang dipesan oleh Reza..
Sambil menunggu makanan datang, Lili mengajak Cahya mencuci tangannya di wastafel yang tersedia disana.
Sedang Reza sibuk dengan kerjaannya lewat ponselnya. Tanpa ia sadari sudah ada wanita yang duduk di samping Reza dengan tatapan yang sendu penuh kerinduan mengarah padanya.
Lili berhenti sejenak melihat sapa yang duduk dengan Reza, ia pun mengajak Cahya keluar dari resto itu, membawanya menjauh dari resto.
Tanyanya polos sambil menatap Lili yang tersenyum padanya.
"Kita makan ice cream sama cake aja ya,, nanti Kakak suapi deh,,, dan Cahya bisa main sepuasnya di situ,,,"
Lili menunjuk kearah wahana permainan anak anak, membuat Cahya bersorak gembira.
" Yesss,,, aku mau Kak,,,"
Serunya tanpa banyak pikir terus berlari kearah wahana tersebut, diikuti Lili sambil tersenyum kearahnya.
Lili pun membeli 2 cup besar ice cream dan 2 potong cake lalu membawanya kearah Cahya yang sibuk dengan permainannya, kebetulan toko ice cream masih satu tempat dengan wahana itu, hingga Lili tega meninggalkan Cahya bermain sendirian untuk membeli ice cream dan cake tadi.
__ADS_1
Tanpa terasa mereka sudah hampir 2jam asyik bermain wahana dengan memakan ice cream dan cake. Hingga ada suara yang mengejutkan mereka.
" Ayo kita pulang,,, "
Reza sudah berdiri di samping Cahya yang terlihat sudah kecapekan, begitu pun Lili, ia nampak mengatur pernafasannya karena ngos ngosan mengimbangi permainan Cahya bermain.
"Gendonggg,,,"
Ucap gadis kecil itu sambil mengarahkan kedua tangannya kearah Reza.
Tanpa banyak kata Reza segera menggendong Cahya di punggungnya. Sekilas melirik ke arah Lili yang membuang wajahnya sedari tadi saat Reza datang, ia benar benar tak mau melihat wajah Reza saat ini, hatinya masih terlalu sakit untuk memaafkan kesalahan Reza.
Lili pun melangkah duluan ikuti oleh Reza, sesampainya di mobil mereka, ia sudah melihat Alin ada di dalam mobil itu, Lili pun membatalkan memasuki mobil, ia mengusap rambut Cahya perlahan," sayang ,,, pulanglah dulu bersama Om, Kakak masih ada urusan sebentar,,, nanti Kakak akan pulang,,,"
Karena kelelahan Cahya hanya mengangguk, lalu menyandarkan tubuhnya di kursi mobil.
Lili ingin melangkah pergi, namun tangannya dicekal.oleh Reza.
" Masuk,,, kalau tidak aku akan membuatmu lebih marah lagi,,,"
Ancam Reza namun tak dihiraukan oleh Lili, ia bersikeras ingin pergi membuat Reza naik pitam, diangkatnya tubuh Lili lalu di masukkan dalam mobil satunya, iya tadi Alin datang bersama dengan Vino.
" Antar mereka pulang, aku mau urus wanitaku."
Ucapnya yang masih membawa Lili dalam gendongannya, meski Lili berontak namun Reza sudah mengunci tubuhnya.
Tanpa suara Vino pun masuk kedalam mobil dimana Alin dan Cahya berada, lalu melajukan mobil itu perlahan meninggalkan sepasang suami istri itu yang masih terlibat pertengkaran fisik.
Iya mereka saling beradu pukulan saat Reza mencoba memasukkannya ke mobil, karena keduanya keras kepala dan jago bela diri, maka jadi tontonan gratis pengunjung Mall. Hingga Reza harus melumpuhkan Lili dengan memukul tengkuknya hingga Lili pingsan.
Lalu memasukkannya ke dalam mobil. Tanpa mereka sadari semua pertengkaran mereka ada seseorang yang merekam dengan ponselnya.
__ADS_1
" *Bos,,, ini berita terhangat ,,,"
bersambung๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น*