
" Ayah,ibu,Aulia. Kalian kenapa terus kenapa ayah ibu memegang Al Qur'an juga. Ada apa ni sebenarnya.?" Semua keluarga Nia hanya tersenyum lalu memeluk Nia. Ayah dan ibu Nia mencium kening Nia. .
"Ayah dan ibu tidak kenapa kenapa. Ibu memegang Al Qur'an tadi habis mengaji bareng. karena tadi kamu tidur berteriak terus kejang kejang. Ibu bangunin juga ga bisa, jadi ibu sama ayah kamu mengaji agar kamu sadar. Dan Alhamdulillah kamu sadar nak".
Nia masih nampak bingung, karena mimpi menyeramkan itu. Membuat keluarga nya kumpul di kamar nya.
" Terimakasih ya kalian sudah berdoa untuk ku. Sebenarnya tadi aku mimpi serem banget, aku dikejar kejar di tempat yang gelap sepi. Dan aku di kejar oleh dua sosok menakutkan kan Bu, hitam besar berbulu. Dan sosok baju merah berambut panjang, dengan mata yang mengeluarkan darah. Aku takut bgd, lalu aku di kasih tau seseorang untuk berjalan, lalu aku menemukan cahaya putih. Dan saat aku membuka mata aku lansung aku tersadar. Aku belum pernah mimpi menakut kan kaya gitu Bu . Rasanya mimpi saja lelah, seperti kenyataan". Cerita kania panjang lebar.
Ayah ibu Aulia saking menatap satu sama lain. Saat mendengarkan cerita Kania.
"Yasudah sayang kamu istirahat lagi aja, masih jam 3 kamu tidur lagi ya sayang". Ucap bu ani saat memberi minuman untuk kania.
"Bu aku mau ke dalam tandas".
Ibu dan ayah pun mengangguk. " Baik lah, kalau begitu ibu dan ayah kembali ke kamar ya. Kamu di temani Lia dulu ya?"
"Iya bu".
Saat pak ahmad dan bu Ani keluar, saat Nia bangun dan berjalan.
Kania terjatuh, Nia mendesis kesakitan di kaki dan di tangan nya..
aaaauu....ssss...
Cepat cepat Aulia memegang Kakaknya. " kakak kenapa, apa ada yang sakit kaki kakak.?" Kania mengangguk.
" Aulia kenapa kakak kamu..?" Bu Ani dan pak ahmad menghampiri untuk membantu Nia duduk kembali..
" kakak pas mau berjalan, tiba tiba kakak terjatuh."
" Kaki aku sakit bu".
Bu Ani membantu menggulung celana Kania, bu ani terkejut Karena Lutut nya terdapat luka. Kania sendiri pun juga bingung, Kania terjatuh dalam mimpi Tapi luka nya terbawa di alam nyata.
"Kaki kamu kenapa bisa seperti ini, kok ada luka di kaki kamu. Kania kamu habis terjatuh di mana sih, kenapa gak bilang sama ibu. Kalau kamu habis jatuh.?" Pertanyaan beruntun dari mulut ibu.
Kania sedikit takut menjawabnya, tatapan Kania hanya menunduk. Tak berani menatap wajah sang ibu. Karena Kania tidak bisa berbohong kepada ibunya.
" Eeemmm..... Sebenarnya aku habis terjatuh dari motor Bu, saat aku pulang kerja. Tapi aku juga baru merasakan sakitnya sekarang, habis terjatuh aku tidak merasakan sakit apa apa bu. Kania nggak kenapa-napa kok Bu".
__ADS_1
Kania menunduk karena takut kalau ibunya melihat putri nya sedang ber bohong. Kania sebenarnya tidak terjatuh dari motor, luka itu di sebab kan karena mimpinya semalam. Kania berlari karena di kejar kejar oleh dua sosok mengerikan.
"Ya sudah, ibu ambil obat untuk obati luka nya. Siang nanti baru kita anterin Nia berobat.!" kata ayah dan di angguki
"Ayah ibu apaan sih, gak usah lah pake berobat Segala. Nanti juga sembuh ko, kalau di obati, jangan ke dokter ya bu.! " Kania memohon kepada ibunya.
" Tidak bisa, pokoknya kita ke dokter. Ibu takut nanti kamu demam Nia ..." Ucap i u dengan tegasnya. Kania pun pasrah.
Lalu ibu Nia membersihkan dan mengobati luka luka Nia. Semua itu tak luput dari pandangan Zain.
" Beruntung sekali kamu Kania. Mempunyai keluarga yang utuh dan saling menyayangi."
" Sekarang luka nya sudah di bersihkan dan di obati. Lebih baik sekarang kamu istirahat, Lia kamu juga istirahat juga.!"
"Iya bu" . Jawab Kania dan Aulia.
Aulia pun balik ke kamar nya kembali, begitu pun ayah dan ibu nia. Mereka kembali ke kamar nya mereka . Tinggal lah Nia di kamar sendiri. Lalu Zain menampakkan dirinya di depan Nia .
"Bei cantik". Panggil Zain, Kania hanya melirik saja. " Ki diam saja sih kamu, kenapa hemm..." Zain Duduk di samping Kania.
" Aku bingung Zain, aku kan jatuh di dalam mimpi. Tapi kenapa lukanya sampai kebawa ke alam nyata ya.?"
Dan akhirnya kania merebahkan tubuhnya, dan tidur kembali.
Nia pun kembali tidur, sebelum tidur ia tak lupa membaca doa. Agar tidak ada mimpi buruk lagi .
Ketika kania terbangun, kania merasa tubuhnya sedikit lemas, tubuh pun terasa berat dan menggigil.
ketika ibu Nia masuk ke dalam kamar Nia untuk membangun kan kania, untuk sarapan.. Ternyata kania masih tertidur.
" Nia bangun sayang, yuk kita sarapan dulu". Lalu ibu memegang kening Nia. ibu Nia merasa kaget .dahi Nia terasa panas.nia demam .
Nia kamu sakit.badan kamu panas banget..nanti kita berobat ya.??ibu ambil kan sarapan buat kamu dulu ya ...
ayah dan Aulia yang sedang sarapan.dan ayah yang melihat istrinya keluar kamar Nia sendirian. langsung bertanya...??
Nia mana bu.ko ga keluar untuk sarapan,apa Nia masih tidur.?
Nia sakit.badan nya demam yah.ini ibu ingin ambil sarapan untuk Nia..
__ADS_1
ya ampun.pasti rasa nyerinya mulai menjalar itu ..nanti antar kan Nia berobat ya Bu,kamu juga ya antar ibu dan kakak kamu .kalau ayah tak bekerja ayah yang antar.
iya yah.kan ada aku.biar aku yang antar KA Nia dan ibu ..
lalu ibu mengantar sarapan untuk Nia...
"Nia Sarapan yuk. Nanti kita berobat ibu tidak tega liat kamu, Pasti sakit ya.?" Nia hanya mengangguk kan kepala. Ibu pun menyentuh kening kania . " Astaga kania kamus demam ya.?"
"Sedikit bu, gak apa apa nanti juga tidak panas lagi ko. Aku hanya pusing sedikit."
Tidak gak apa apa bagaimana. Yasudah nanti kita kedokter ya ". Kania pun pasrah dan hanya mengangguk kan kepalanya.
Saat siang harinya, Kania di antar ibu dan Aulia, untuk berobat di klinik di dekat rumah nya. Luka Nia di obati, dan kania juga di beri obat perasa nyeri dan demam, tidak lupa juga vitamin nya . Zetelah berobat, mereka kembali pulang. Dan Nia tertidur setelah obat nya di minum...
Ke esok kan hari nya. Kania meminta Lia untuk menelpon Fitria. Untuk memberi tahu, kalau Nia tidak bisa masuk kerja.
"Hallo assalamualaikum KA Fitria."
"Waalaikumssalam, hai bocil ada apaan nih tumben kamu telpon kakak .?"
" Aku hanya mau kasih kabar kalau hari ini kakak tidak masuk kerja. Kakak sakit ka Fit."
"Apa kakak kamu sakit. Kakak kamu sakit apa Lia ?"
"Kakak habis kecelakaan kemarin, pulang kerja ka."
"Astaga, jatuh dari motor saat pulang kerja.? Terus bagaimana ke adaan nya kakak kamu sekarang.?"
"Alhamdulillah gak sampai di rawat ka. Kakak sudah berobat, dan badan nya kemarin sempat demamnya. Dan sekarang kakak lagi istirahat dulu" ...
"Ow syukur kalau kakak kamu sudah berobat, ya sudah kakak kamu suruh istirahat dulu. Nanti siang kakak ke rumah, jenguk kakak kamu.?"
"Iya ka, ya sudah aku tutup ya telponnya ya ka. Trimakasih assalamualaikum..."
" Waalaikumsallam...
Panggil pun terputus.
Lalu Fitria menelpon Dewi, untuk memberi tahu kan kalau Nia tidak masuk kerja. Jadi Dewi jaga toko sendiri sampai ada temen dari cabang Fitria yang lain untuk membantu Dewi...
__ADS_1
Dewi pun kaget, saat bos nya memberikan kabar, bahwa Nia sakit abis kecelakaan.