Hantu Itu Menyukai Aku

Hantu Itu Menyukai Aku
part.9


__ADS_3

Dan mereka pun mengobrol...


" Mas Adam dan mas Reza gak ikut pesan juga?" Tanya Kania.


" Gampang kalau kita". Jawab Reza sambil tersenyum.


Lalu Raihan datang dan duduk bersama Nia dan kawan-kawan.


" Pesanan kalian lagi di buat sebentar lagi datang."


"Iya tidak apa-apa ko mas Raihan santai aja." Jawab Dewi.


Dan mereka pun saling mengobrol.


lalu pesanan mereka datang ...


Di cerita ini yang kasian dan bikin ngenes itu si Zain. Dia ngikutin Nia Sampai ke cafe Raihan dia sendiri bingung mau ngobrol ma siapa.? Tidak ada yang bisa melihat dia juga, hahahah.... Kasian banget si kamu Zain, muka nya Zain nampak sangat bete.hahahah....


Memang enak kamu Zain, pasti kamu bete dah. Lagian hantu ko ngikutin aku terus, sampai ke cafe lagi. Memang enaakk.hihihi..." Ucap Kania dalam hati, sambil senyum senyum sendiri.


" Hei hei... Memang kamu pikir aku ga tau apa yang kamu omongin. Aku tau kamu ngomongin aku kan. Awas kamu ya ya Nia, dasar manusia menyebalkan". Celetuk Zain karena merasa kesal oleh Nia.


"Bodo amat.." Jawab Nia dalam hati .""


Lalu seseorang yang di atas panggung kecil, pria itu yang selalu mengisi acara di cafe itu. Dengan menyanyikan lagu, ia juga memanggil salah satu pengunjung cafe..


"Selamat malam para pengunjung cafe star. Saya sebagai pengisi acara di sini. Ingin mengajak dan barang kali kalian ada yang mau menyanyikan sebuah lagu untuk mengibur kami semua. Barang kali ada kakak kakak nya yang menyimpan bakat menyanyi. Mungkin kakak kakak teman dari mas Raihan.?" Sambil menunjuk ke arah Nia,Dewi dan Fitria.


Fitria dengan jail nya mengangkat tangan Nia, dan Dewi pun juga menunjuk tangan nya ke arah Nia.


Kania segera menurunkan tangannya."Iihh... Kalian apa apaan si, siapa juga yang mau nyanyi. kamu aja Fit, suara kamu juga bagus. Aku gak mau". Kani merasa kesal dengan sikap jail Fitria.


"Hayooolah... Nia suara kamu bagus. Punya suara bagus jangan di pendam, ayoo.... kamu harus move on Nia".Fitria dan Dewi ,menarik tangan Nia untuk naik ke atas panggung.


Mau tidak mau Nia pun mengikuti. Setelah sampai di atas panggung Nia tersenyum canggung.


"Oke... Selamat malam semua di sini teman kami akan menyanyikan sebuah lagu untuk mengibur kalian semua. Waktu dan tempat kami persilahkan. Berikan tepuk tangan nya dong, untuk Kania Saputri.!"


Pengunjung cafe pun menyambutnya dengan tepuk tangan dengan semangat.....


prok...prok...proooookkkk.......


Sambil memegang mikrofon, lalu Kania berjalan ke arah pemain musik. Dan lagu apa yang akan di nyanyikan oleh Nia .


Ekhem... Kania berdehem..


"Selamat malam semua,, malam ini izin kan saya menyayikan sebuah lagu untuk menghibur kalian semua. Bagi yang tau lagu ini silahkan ikut bernyanyi yaa..


🎢🎢🎢🎢


Rinai hujan basahi aku...


Temani sepi yang mengendap


Kala aku mengingat mu


Dan semua saat manis itu....


🎢🎢


Segala nya seperti mimpi


Kujalani hidup sendiri


Andai waktu berganti


Aku tetap tak kan berubah


Aku selalu bahagia saat hujan turun

__ADS_1


karena aku dapat mengenang mu


untuk ku sendiri .oooo wooo....ooo...


🎢🎢🎢


Selalu ada cerita


tersimpan di hatiku


tentang kau dan hujan


Tentang cinta kita yang mengalir seperti air


Aku selalu bahagia saat hujan turun


Karena aku dapat mengenang mu


untuk ku sendiri..


Aku bisa tersenyum sepanjang hari karena hujan pernah menahan mu di sini untuk ku...uu


aku selalu bahagia saat hujan turun


karena aku dapat mengenang mu untuk ku sendiri...ooo.... uuwoooo..... oo


aku bisa tersenyum sepanjang hari karena hujan pernah menahan mu di sini untuk ku.


by: utopia.hujan.


🎢🎢🎢


Semua pengunjung cafe bertepuk tangan, dan kagum dengan suara Nia yang bagus. Saat Nia benyanyi tadi tak pernah lepas dari pandangan Raihan. Dia slalu memperhatikan Kania, sepertinya Raihan sudah mengagumi sosok Nia di mata nya.


Cie.. cie.. ko Nia yang di pandangi Raihan. ko author ya yang jadi malu..???πŸ˜„


Lagi lagi lagi.. Begitu lah suara para pengunjung cafe. Saat Nia sudah selesai menyanyikan 1 lagu, dan meminta Nia untuk menyanyikan lagu kembali. Begitu pun Fitria, Raihan, Dewi, Adam dan Reza. semua meminta Nia untuk menyanyi lagi.


🎢🎢🎢


Benci: by Utopia


Harus kah aku mencintai nya


Bila hanya berikan duka


Seperti nya aku bahagia


Satu sisi aku menangis


Aku pernah sangat berharga


Semua mata memuja ku


Sampai kau datang dalam hidup ku


Segala nya berubah


🎢🎢🎢


Kau mengambil hati ku


jadi kan nya kelabu


Kau menghancurkan semua impian


yang tersimpan sejak dulu


Kau racuni cintaku

__ADS_1


Hingga menjadi benci


telah lelah aku setia tersiksa sendiri


Betapa ingin ku berlari


Dan terlepas dari diri mu


tapi semakin ku mencoba


aku ingin kembali


kau mengambil hati ku


jadikan nya kelabu


kau menghancurkan semua impian


Yang tersimpan sejak dulu


kau racuni cintaku hingga menjadi benci


telah lelah aku setia tersiksa sendiri


kau mengambil hatiku jadikan nya kelabu


kau hancurkan segala impiiaaaan.


haaa aaaaa..haaaaa aaaaa.......


🎢🎢🎢🎢


Semua pengunjung bertepuk tangan, karena memang suara Nia itu sangat bagus .


"Terimakasih semua." Lalu Nia turun dan kembali duduk bersama teman temannya.


selama Nia bernyanyi, Zain pun juga melihat Nia tampil di panggung. Apa lagi Nia menyanyikan seperti di Hayati.


Sepertinya lagu nya dalam banget, Zain pun sepertinya juga mengagumi Nia. Entahlah Zain pun tak tahu perasaan apa yang ada padanya saat ini. Seperti nya ia mulai menyukai manusia, walau pun ia sadar kalau ia adalah hantu. Tapi perasaan nya kagum terhadap Kania, tidak bisa di bohongi....


Begitu pun Raihan seperti nya, pria ini benar-benar mengagumi Nia.


Raihan sejak pertama kali melihat Nia di tokonya. Dan melihat Nia, sepertinya dia mulai tertarik. Apa lagi saat Nia menyanyikan lagu dengan suaranya yang sangat bagus , bagi Raihan.


"Yee...... Nia kan gue bilang apa suara lo tuh keren. Bukti nya semua pengunjung suka sama suara elo, gak sia sia kan gue ngajak Lo kesini, terus gue suruh nyanyi pula lagi .


"Iyaa iihh mba Nia keren banget si kalau nyanyi, suara nya bagus banget lagi... Apa lagi lagu nya daleeeemm Banget". Kata Dewi di buat lebay.


"Apaan si kalian tuh lebay tau ga, biasa aja ah suara gue. Gak bagus bagus banget, bagusan juga suara penyanyi aslinya.hahaha..."


(yaelah Nia jangan di tanya sama penyanyi aslinya. author aja ngefans sama band nya dia.wkwkwkw.)


"Iya Nia suara kamu tuh bagus tau, boleh ga aku jadi fans kamu." Timpal Zain, walaupun Zain bicara tidak membuat semua orang tau.


"Hai .. kamu hantu ikut ikutan aja si, memang di ajak ngomong ". Ucap Kania dalam hati, sambil melirik ke arah Raihan. Sambil tersenyum, karna posisi Zain tepat di samping Raihan.


Raihan pun jadi salah tingkah karena di lirik dan di beri senyuman oleh Nia. Nia pun tersadar akhirnya Nia menoleh ke arah lain.


"Tapi beneran Nia suara kamu itu bagus. Maaf mau tanya sebelum kamu pernah ngikut nge-band gitu ya..?" Tanya Adam


Kania menggelengkan kepalanya." Aku tidak pernah ikut nge-band ko mas." Jawab Kania sambil meminum minumannya.


Nia melihat jam yang ada di tangannya, sudah menunjukan jam sembilan malam. Waktunya Nia harus pulang, karna dari jalan besar menuju kerumahnya lumayan agak jauh.


"Semuanya maaf kaya nya aku harus balik duluan dah . Soalnya udah malem juga, aku pamit duluan ya. Dewi, Fitria kalau kalian masih ingin di sini gak apa apa.. Aku duluan ya, ow iya terimakasih ya mas Raihan, atas traktiran nya". kata Kania sambil sambil tersenyum..


" Nia biar gue anterin ya, rumah Lo kan jauh dari jalan besar. Pasti lo juga harus naik angkot lagi kan, yuk biar gue anterin.?"


" Udah gak usah Fitria, aku pulang sendiri aku udh biasa. Nanti aku bisa naik ojol aja, biar cepet sampai rumah. Yasudah yuk semuanya aku pamit.." kata Kani yang berpamitan.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2