Hantu Itu Menyukai Aku

Hantu Itu Menyukai Aku
part.20


__ADS_3

Setelah menerima panggilan telepon dari bos nya. Dewi duduk di kursi meletakkan handphone nya kembali.


"Ya ampun Mba Nia kecelakaan, kasian." Lalu dewi mengambil handphone nya. Lalu mengirimkan pesan ke kania.


Dewi : Mba Kania, aku dapet kabar. Mba kania habis kecelakaan ya. Cepet sehat ya mba, aku kangen kalau mba nia tidak masuk kerja.


Sedangkan kania membaca pesan nya tersenyum.


Kania: Iya beb , terimakasih ya. Kamu juga dew kerja nya semangat ya, nanti kalau sudah sehat aku masuk kembali.


Dewi: Istirahat saja dulu mba jangan mikirin kerjaan. Oke cepat sehat ya, Miss you mba Nia๐Ÿ˜Š.


Kania: Oke trimakasih Dew.


Kania pun meletakkan handphone ya kembali di atas meja nya. Dan tiba tiba Aulia masuk ke kamar kakaknya.


" ka Nia cepet sehat donk. Aku bete gak ada yang buat aku jahilin, kalo kak Nia sakit .hihihi..."


"Dasar kamu ya, adik ga ada akhlak begini nih. Masa kakak nya di suruh cepet sehat, buat kamu jahilin doang" . Nia pun berlagak cemberut.


Nia tau adik nya itu juga khawatir ngeliat kakak nya sakit. Mangkanya Aulia ingin menghibur Nia.


"kak Nia tadi ka Fitria kata nya mau kesini.?"


"Iya kakak tau tadi dia juga bilang gitu, lewat pesan."


"Yasudah kalau kakak tau, aku masuk kamar dulu ya. Kakak istirahat aja dulu.!"


" Terimakasih ya adik ku, sekarang kamu balik kamar sana. kalau ada kamu berisik". Sambil tersenyum ngeledek.


"Iiiiih kak Nia tuh nyebelin. Ya sudah aku balik kamar. Daaaah kakak ku yang jomblo". Aulia menggoda seraya terkekeh dan langsung melarikan diri keluar kamar Nia.

__ADS_1


Nia pun ngelempar bantal. Tapi tak kena Lia, karna Aulia sudah keluar kamar duluan.


Karena Zain menyaksikan ledekan antara adik dan kakak tersebut. Zain mengambil bantal yang terjatuh, lalu duduk di dekat Nia .


" Bagaimana keadaan kamu sekarang? Masih sakit kah, bekas luka nya.heemm...? " Zain tersenyum menatap kania.


" Masih agak sakit sedikit, kepala aku ga tau ko pusing banget ya.? " Kania memegang kepalanya.


" Tidak apa apa nanti kamu istirahatin juga ilang sakit nya".


" Zain, terimakasih ya. kamu itu baik banget, kamu slalu ada buat aku, bahkan sampai aku sakit kamu selalu nemenin aku. Aku sebagai wanita merasa Tersanjung, di perhatikan seperti ini".


Jujur saja Nia sebenarnya malu bilang seperti ini sama Zain. Kalau sebenarnya Nia sudah merasa nyaman. Dan Nia gak bisa bohong sama perasaan nya itu. Kalau Nia nyaman sama Zain. kebayang kan bagaimana muka Kania, pasti udah kaya kepiting rebus .


"Sama sama, wanita kan memang harus di lindungi. Eemm... Sekarang kamu istirahat ya, agar kamu cepat sehat." Zain menyentuh pipi kania dengan rasa sayang.


Nia menyentuh tangan Zain yang memegangi pipinya. Nia, lalu tersenyum..


" Zain aku sebenarnya merasa nyaman jika di dekat kamu. Maaf kemarin aku hanya bingung harus jawab apa, tapi jujur aku nyaman sama kamu Zain. Seandainya saja kamu itu manusia Zain, Aku akan terima kamu Zain. Tetapi kita berbeda zain, dan hatiku ini tidak bisa berbohong ". Kania menangis dengan menutup wajahnya dengan telapak tangan dan menunduk.


" Kamu kenapa menangis, heem..


kamu gak salah Kania, kalau kamu punya perasaan seperti itu sama aku. Aku pun juga sama, gak ada yang bisa di salahkan tentang perasaan. Aku juga punya rasa sama kamu, seperti yang sudah aku bilang. Aku sadar kita ini berbeda, jadi ga seharusnya juga kita saling memiliki dan saling menyalahkan perasaan". Zain terus memandangi wajah Kania.


Terus sekarang mau kamu bagaimana.hem..." Zain menatap wajah Kania lekat lekat. Sampai tak ada jarak di antara mereka berdua.


" Aku tidak tau Zain, harus bagaimana.? "


" Yasudah kita jalanin aja ya. Hubungan yang aneh ini. Kita jalanin layaknya hubungan yang lainnya, bagaimana kamu setuju?" Zain tersenyum.


Nia tersenyum. " Jalanin nya bagaimana Zain, kan tidak ada yang tau kalau kita ini saling kenal Zain.? "

__ADS_1


" Buat apa mereka tau, tapi jika nanti kalau sudah saatnya tau Yasudah biarkan. Kalau masalah hubungan kita, ya kita jalanin aja, seperti hubungan yang normal. Bagai mana kamu setuju gak.?" Kania pun mengangguk. Zain merapih lan anak rambut yang menutupi mata Kania.


" Terus bagaimana dengan cowok yang sudah jatuh cinta berat sama kamu itu.? "sambil tersenyum, sebenarnya Zain tidak ingin bertanya seperti ini. Namun Zain merasa tidak ingin egois.


Nia hanya menaikan kedua bahu aja.


" Apa kamu punya rasa juga sama dia. Jujur aja Nia, aku juga tau perasaan kamu ke dia. kamu gak usah bohongin perasaan kamu, aku juga gak ngelarang jika nanti nya kamu Deket sama Raihan...


Lagian dia sepertinya pria baik, orang tua mu juga setuju ya kan.?" Nia hanya mengangguk kan kepala.


Sudah ya ga da yang perlu di salahkan .


kita jalanin aja ya.?" Zain sambil mengusap rambut Nia. "Sekarang kamu tidur, kamu harus banyak istirahat, agar cepat sehat". Zain mengusap Kepala kania, layaknya anak kucing yang menggemas kan.


Zain hanya tersenyum, sambil menatap wajah kania. Zain Sadar, Nia adalah manusia harus dapat pasangan yang sama. Zain juga tidak bisa egois, jika kania nantinya dengan pria lain. Cepat atau lambat Zain pasti kembali ke alam nya dan menemukan keluarga nya. Dan pasti Zain juga akan meninggalkan Nia di saat itu ..


Nia pun hanya mengangguk, lalu Nia tertidur dengan Zain yang slalu menemaninya di samping nya.


#POV Zain.


Pertama kali melihatnya, dia sudah menarik perhatian ku. Dia gadis yang lucu, manis, baik hati dan penyayang dengan keluarga dan teman-teman nya.. Ada suatu rasa yang berbeda yang membuat ku tertarik dengan nya. Dab semakin lama, hubungan kita semakin dekat dan akrab. kita sering mengobrol cerita dan bercanda, tak jarang dia suka marah marah ga jelas yang membuat hati ku tak karuan akan sikap nya yang labil. Hingga hati ini merasakan ada sesuatu yang berbeda,perasaan apa kah ini..


Setiap kali ku melihat nya hati ini tak karuan. Ingin sekali di dekat nya, membantu dan menghibur nya. Di saat dia sedang bersedih.


Ku menyadari perasaan ini salah, kita berbeda. Dia manusia yang layak di cintai juga dengan manusia lain, dengan laki-laki baik dan sayang kepadanya.


Sedangkan diri ku hanya sosok jin dan kadang sering dia sebut hantu.kadang tingkah lucunya membuat ku semakin gila. Sikap manis nya, yang kadang membuat ku merasa gemass. Dan sifat yang kadang bikin dia sedih sendiri. Ingin sekali selalu di dekat nya, senyum nya yang selalu terbayang dan terus berlari-lari di pikiran ku . Terkadang ingin sekali ku menjauh,dan ku kubur perasaan ini. namun tak bisa. Hingga perasaan ini tak bisa terbendung lagi. Sampai ku ungkapkan dan ku luapkan perasaan ku . yang membuat hati ini menjadi lega.


Ku melihat kekecewaan di raut wajahnya, ku telah membuat dia kecewa, ingin ku marah dengan sikap ketidak tahu an nya ,akan perasaan ku. Tapi lagi lagi ku sadar dan tak tega ketika melihat wajah nya ..


Sejak peristiwa dua sosok makhluk itu ingin melukainya, dan aku melindunginya. Dari situ aku tau isi hati nya. Ya dia menjawab jujur akan perasaan nya terhadap ku. Akhirnya perasaan ku terbalas. Ingin rasa nya teriak, dan menari tetapi siapa juga yang akan melihat dan mendengar teriakan ku. Aku tersadar akan hubungan yang aneh, dan tak normal ini. Sungguh sulit ku bayangkan, aku pun juga belum tau hubungan macam apa yang kita jalani. Tetapi ku mencoba mengikuti arus yang selalu menuntunku. Jika memang nantinya kita berpisah setidak nya kita mempunyai kenangan yang manis dan indah, yang slalu di kenang untuk kami ..

__ADS_1


bersambung. ..


...Jangan lupa untuk tinggalkan jejak๐Ÿ‘ dan komentarnya. Agar author nya semangat buat ceritanya ๐Ÿ™...


__ADS_2