Hantu Itu Menyukai Aku

Hantu Itu Menyukai Aku
part.59


__ADS_3

Begitupun Zian ia sudah mempunyai gadis pilihan nya . Seorang gadis yang sering mengikuti putri bunga kemanapun. Dan selalu bersama putri bunga. Yang pernah menolong dirinya waktu Zian habis terkena hukuman. Hanya dia lah yang peduli membantunya. Memberikan obat dan memberikan makanan dan minuman. Gadis yang Zian suka adalah putri senja. Dia gadis yang anggun dan cantik. Walaupun dia hanya di sebut pembantu dari putri bunga. Zian akan berjanji akan menjadikan dia putri istana dan putri yang menyinggahi hati Zian.


Kini ke tiga putra raja VENUS sudah mempunyai pasangan masing-masing. Kini tinggal melangsungkan pernikahan Mereka semua. Putra putra dari raja VENUS. Pesta pernikahan tiga pangeran kerajaan dengan tiga putri yang cantik anggun Bagaikan bidadari. Kerajaan akan mengadakan pesta yang begitu megah di istana para Jin di alam mereka.


Sang Raja dan sang Ratu dapat tersenyum kembali. Karena melihat Zain yang dapat tersenyum kepada saudaranya terutama kepada putri bungan.


Raja Venus terus memperhatikan Zain dirinya begitu bahagia. Anak angkatnya yang sudah di anggap seperti anak sediri kini sudah kembali. Tanpa harus memikirkan masa lalunya.


Flashback on


Semenjak Zain bertemu dengan kania untuk yang terakhir kalinya. Zain terus mengurung dirinya di kamar. Tak makan dan minum bahkan tak keluar kamar sedikit pun . Bahkan kalau putri bunga yang datang hanya diam putri di acuhkan, hingga putri bersedih. Juan bingung harus bagaimana, Juan pun akhirnya mengadukan masalah Zain ke Raja VENUS. Hingga waktu terus berjalan sang Raja melihat kondisi Zain pun semakin memburuk. Hingga sang Raja lah yang turun tangan untuk mengurus masalah Zain. Karena nasib Zain lebih parah dari Juan. Dulu Juan rela meninggalkan gadis itu kalau Zain seperti nya lebih sulit. Mungkin karena Zain begitu mencintai gadis itu. Bahkan Raja takut kalau kabar Zain sampai ke istana putri bunga..


Putri bunga pun yang melihat Zain yang seperti itu merasa kasian. Dan bahkan merasa cemburu Zain bisa mencintai Kania sampai membuat Zain seperti itu.


Putri bunga setiap hari selalu menjenguk Zain ke istana. Tapi Zain hanya tersenyum kepadanya, tak menampakkan dirinya yang bahagia bertemu dengan putri Bunga


"Kania, sebaik apakah dirimu, Semenarik apa juga dirimu sampai Zain begitu mencintai dirimu. Padahal aku lah yang pertama kali mengenal dirinya. Apa aku harus seperti Kania dulu lah baru Zain benar benar mencintai ku dan melupakan Kania. Aku ingin sekali di cintai oleh kamu Zain. Kembali lah Zain seperti kamu yang dahulu Zain. Aku merindukan kamu yang dulu." Putri bunga mengucapkan itu di hadapan Zain. Namun Zain hanya menatapnya saja tanpa tersenyum.


Putri bunga pun menangis dan berlari keluar istana. Dan pulang ke istananya. Pemandangan itu barulah sang Raja lihat. Raja pun berjalan menuju kamarnya Zain. Dan melihat Zain sedang berdiri di balkon kamarnya. Lalu sang Raja meminta Zain untuk bersandar di tempat tidurnya. Lalu sang raja menyentuh kening Zain. Dengan mata sang raja terpejam dan mulut yang terus berkomat Kamit dengan membacakan mantra dari mulut sang Raja Venus. Hingga mengeluarkan cahaya biru dari tangan sang Raja. Terlihat dari mata Zain mengeluarkan air mata. Mungkin Zain merasakan sakit pada dirinya dan terutama pada otaknya. Karena sang raja sedang berusaha menghilangkan perjalanan Zain dari gadis yang bernama Kania .


Hingga cahaya yang berwarna biru itu pun memudar. Dan mata Zain pun terpejam dengan sendirinya. Mungkin Zain merasakan lelah pada dirinya.


Zain pun tertidur sangat nyenyak.


"Maafkan ayah nak. Ayah menghapus semua kenangan tentang gadis itu Dari ingatan mu. Ini untuk kebaikan dirimu dan kebaikan bersama. Agar kamu tidak semakin tersiksa Zain.

__ADS_1


Flashback of


Hingga ke esok kan harinya, Zain terbangun dari tidurnya. Ia merasakan tubuhnya merasa lebih sehat. Dan senyuman yang terukir indah di bibirnya.


Ia merasakan dirinya begitu nyaman tanpa adanya beban di dirinya atupun pikiran nya. "Hari yang indah" kata Zain yang tersenyum indah di bibirnya .


Hingga Juan datang dan masuk ke dalam kamarnya Zain. Dan Juan dapat melihat wajah semangat dan bahagia di wajah Zain.


" Bagaimana Zain keadaan dirimu sekarang. Apa sudah lebih baik keadaan mu." Tanya Juan yang berhadapan dengan Zain.


"Memangnya aku sakit ya. Kenapa aku sampai tak tahu." Kata Zain dengan wajah bingungnya. Zain nampak berpikir dan bertanya ke Juan.


"Apa kau melihat putri bunga, aku seperti nya tak melihat dirinya ke sini ?"


"Kau mencari putri, serius kah kau mencarinya." Tanya Juan yang masih tak percaya.


" Iya aku merindukan, memang nya kenapa aku merindukan kekasih ku sendiri. Apa ada yang salah dengan diriku. Sebenarnya ada apa ini kenapa kamu aneh sekali Juan.


Dengan tersenyum dan wajah senangnya Juan pun menjawab.


" Aaaa.... Tidak apa apa kak. Kalau kau merindukan putri bunga lebih baik kita ke taman ia sedang menyendiri di taman karena kemarin cukup lama kau sakit ka. Ia menjadi bersedih karena berubahnya sikap mu yang menjadi pendiam itu. Ayo Ka Zain kita kesana".


Zain pun mengangguk dan tersenyum. Zain dan Juan pun berjalan keluar kamar Zain. Saat Zai dan Juan berjalan datanglah Zian menghampiri mereka.


" Ka kalian mau kemana Ka Zain kau begitu bahagia sekali . Apa aku boleh ikut dengan kalian". Tanya Zian dengan berhati hati.

__ADS_1


Zain dan Juan pun tersenyum,


"Ikutlah kami akan bertemu putri bunga di taman kasian putri sedang bersedih." Kata Juan dengan menepuk pundak Zian.


"Serius kah , kalian ingin bertemu putri bunga. Aku ikut dengan kalian. Aku juga ingin bertemu putri Senja. Sudah cukup lama aku tak bertemu gadisku itu." Kata Zian dengan begitu semangat. Dan senyuman yang menghiasi bibirnya.


Zian yang dulu laki laki terkenal sombong, dengan wajah yang tak menampakkan senyuman itu. Kini jadi lebih murah senyum karena seorang putri bernama senja. Gadis periang, lucu, dan baik hati. Membuat dirinya menggelitik ingin sekali di dekatnya. Memandang wajahnya dan melihat senyum nya yang jenaka.


Kini sosok Zian yang menakutkan sudah tak ada. Yang ada Zian yang melurah senyum. Perubahan sikap anak anak Raja membuat keadaan raja kembali bahagia.


Juan, Zian, dan Zain berjalan menuju taman. Di sana ada putri bunga yang sedang duduk termenung. Sang putri duduk terus memandang ke depan. Sesekali putri menghapus air matanya. Karena mengingat Zain.


Sampai Zain pun duduk di sampingnya pun putri tak tahu. Zain pun melihat seorang gadis yang berada di belakang putri bunga. Zain menyuruh gadis itu untuk pergi. Dan gadis itu pun pergi bukan nya pergi tapi Zian menarik tangan gadis itu ke arah nya. Dan Zian pun tersenyum melihat gadis itu. Begitu gadis itu ia juga tersenyum melihat Zian yang menarik nya.


Zain yang berada di samping putri bunga pun menyentuh tangan sang putri. Sang putri melihat tangannya di sentuh oleh tangan laki laki, sang putri menengok ke arah samping. Ternyata Zain yang berada di sampingnya. Putri bunga pun meneteskan air matanya menyebutkan nama Zain." Zain kamu di sini".


Zain pun menghapus air mata di pipinya putri bunga. "Kenapa kamu menangis, apa kamu tidak bahagia melihat diriku di sini.


"Bahagia Zain, Bahkan sangat bahagia kamu duduk di samping aku Zain. Semenjak kamu sakit kamu berubah Zain. Aku merindukan kamu yang dahulu Zain." Kata sang putri dengan terus menyentuh tangan Zain.


"Sekarang kamu tidak perlu bersedih, aku akan selalu di dekat kamu. Sudah jangan menangis lagi Maafkan aku yang telah membuat kamu menangis." Kata Zain yang membuat putri bunga tersenyum bahagia dan mengangguk.


" Aku memaafkan kamu Zain. Asal kamu jangan pernah berubah. Aku sangat mencintaimu Zain." Lalu merekapun saling berpelukan. Putri bunga sangat bahagia Zain yang ia tunggu kini sudah kembali.


"Ia aku juga sangat merindukan kamu putri. Sudah lama aku kehilanganmu. Aku tak ingin kehilanganmu kembali. Marilah kita melanjutkan pernikahan kita yang sempat tertunda. Aku tak ingin kehilanganmu kembali." Kata Zain dengan memandang wajah sang putri dan memberikan kecupan di kening sang putri. Tentu sang putri begitu bahagia.

__ADS_1


Juan dan Zian memperhatikan kakak pertama nya yang sudah kembali. Dan melihat di wajah keduanya terukir senyuman. Merekapun ikut tersenyum. Apa lagi Zian ia sudah menemukan cintanya kini hanyalah Juan yang harus mendekatkan dirinya dengan putri anggrek.


__ADS_2