Hantu Itu Menyukai Aku

Hantu Itu Menyukai Aku
part.7


__ADS_3

Sebenernya kalung itu jika di temukan oleh seseorang yang berhati jahat. kalung itu akan hilang, dengan sendirinya. Kalung itu akan mencari seseorang yang berhati baik dan tulus untuk menjaganya. Maka kalung itu akan bertahan, dan isi kalung itu akan menurut dengan orang yang telah menemukan kalung itu.


Dan begitulah kalung tersebut bisa sampai kepada Kania, karena Kania mempunyai hati yang tulus .


Kehidupan Zain juga di alam sana tidak seperti kerajaan yang lain. Kehidupan Zain juga mengikuti seperti alur kehidupan manusia.


"Ooooow kamu jadi anak angkat dari seorang raja Venus." Kania sambil mengangguk kan kepala seakan mengerti apa yang di ceritakan Zain.


"Aneh ya cerita kamu di alam sana, sangat tidak masuk akal di pikiran manusia."


"Ya memang seperti itulah kehidupan kami di alam sana, memang seperti tak masuk di akal". Jelas Zain, sambil tersenyum simpul.


" Ya, hidup kita berada di antara alam nyata dan alam ghaib. Dan kita juga berdampingan dengan makhluk yang tak kasat mata. Aku percaya aja sama kehidupan kamu di sana. Terus Kamu di sana ada perjodohan pula lagi. Itu yang membuat aku heran dan bingung". Kania sambil terkekeh.


'' Jadi kamu gak percaya sama cerita ku.?"Tanya Zain dengan wajah datarnya.


Yayaya.... Aku percaya Jangan marah dong, piss." Sambil menunjukkan dua jari ke arah Zain.


' Hantu masa ngambek kan, kaya cewek. Tapi walaupun hantu tapi senyum nya manis, gak nakutin kaya hantu hantu lain.iiiihhh......." Nia berbicara dalam hati, sambil menaikkan kedua bahunya.


Sedangkan Zain hanya tersenyum melihat tingkah Kania. Sebenarnya Zain bisa mendengar suara isi hati seseorang.


" Terimakasih selain senyuman Ku manis aku pun juga tampan kan." Celetuk Sambil menaik turunkan alisnya.


" Iiiihh... Pede banget siapa juga yang muji kamu. Dasar hantu aneh". Jawab Kania dengan memutar kedua matanya karena jengah


" Hai, kamu lupa aku ini hantu. Walaupun kamu ngomong di dalam hati pun aku tau Nia." Sambil tersenyum meledek Kania pun jadi kesal mendengar nya.


Saat Nia dan Zain sedang bertengkar Fitria masuk ke dalam kamar Nia. Nia pun kaget takut Fitria melihat Zain di dalam kamarnya.


"kamu belum tidur Nia, bukan nya tadi kamu udah ngantuk.?"

__ADS_1


" Ii..iya tadi aku memang ngantuk, giliran udah sampai kamar malah seger lagi mata." Sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal..


"Nia kamu kenapa ko kaya orang habis kepergok ngelakuin sesuatu. Ada apa hayoo....?" Dengan menatap penuh selidik.


" E... engga ada apa apa ko serius." Menunjukkan dua jari Nia membentuk huruf V. "Ya sudah kamu udah ngantuk . tidur yuk udah malem".Kania mengajak sahabatnya untuk tidur.


Dengan senyuman manis nya ke arah Fitria ,agar tidak marah. Lalu Kania melotot ke arah Zain, sedang kan Zain hanya terkekeh melihat Kania melotot kepadanya.


Lalu Fitria pun juga mengikuti Kania ke tempat tidur, karena sebenarnya Nia tadi juga sudah ngantuk. Karena ada Zain, yang mengagetkan Nia, jadi rasa ngantuk nya Nia tadi sempat hilang..


Tapi Nia paksa kan agar dia bisa tidur juga.


sedang kan Zain yang di pelototi pun hanya tersenyum dan menggeleng kan kepala.


" Uuussst.... Ussttt.... "Panggil Zain, Kania yang sudah memejamkan mata, jadi melek lagi." Saya pergi dulu Putri manis selamat tidur dan mimpi indah ya". Sambil mengedipkan mata.lalu menghilang...


ke esok harinya Nia, Fitria dan Dewi pun sudah sampai di toko. Sudah ada pembeli sedang membeli barang di toko . Dan saat pembeli itu sudah selesai membeli dan meninggalkan toko. Datang lah 3 orang pria masuk ke dalam toko Fitria.


Kania sedang tidak ada di toko itu hanya ada Dewi dan Fitria, Nia sedang ke keluar. " Hai Fitria hai Dewi kalian apa kabar.?" Fitria melihat sekilas siapa yang memanggil nya. karena dia sedang fokus dengan handphone nya, jadi ia tak fokus sama yang memanggilnya.


" Galak bener, gue cuma main aja gak boleh memangnya. Ow iya ini kenalin temen gue, ini adam dan ini reza.. Dia ini temen kuliah gue. Bro kenalin ini temen gue namanya Fitria, dan ini Dewi." Kata Raihan, dan mereka pun saling bersalaman.


Mata Raihan clingak ckinguk seperti nyari seseorang, dan Fitria memergoki arah mata Raihan seperti mencari seseorang.


Ekhem.. Fitria berdehem membuat Raihan terkaget. "Raihan Lo nyari siapa ko mata Lo ke dalem terus.?" Fitria berbisik di telinga Raihan yang kepergok sedang mencari seseorang.


"Aaaah ..eeemm anu apa, karyawan Lo yang satu lagi kemana fit.dia udah ga kerja lagi ya?" Jawab nya dengan salah tingkah


"Oooooohhh..... Maksud Lo si kania, elo nyariin dia.?" Fitria dengan senyum ledek nya. Membuat Raihan nampak malu dan menggaruk kepalanya yang tak gatal.


" Heheheh iya,,,, tapi gue belum tau nama nya Fit.?" Sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal sama sekali.

__ADS_1


Dari jauh Fitria melihat Kania sedang berjalan menuju tokonya.


" Nah, itu bocah nya yang lagi di omongin, panjang umur tuh anak." Kata Fitria membuat Raihan menoleh.


"Assalamualaikum....


" Waalaikumsallam,panjang umur lo".


"Panjang umur". Kania mengulang ucapan Fitria." Memang siapa yang ulang tahun.?"


Fitria Terkekeh, mendengar ucapan Kania. "Tadi kita lagi ngomongin elo eeh elo nya datang. Kan pas banget ."


"Ngomongin aku, ngomongin apa nih. Yang jelek-jelek ya.? Loh bukannya ini mas yang kemarin nyariin Fitria ya.?" Sambil menujuk ke arah Raihan.


Dan Raihan pun menganggukkan kepalanya.


"Iya saya yang kemarin kesini mencari Fitria". Kania mengangguk kan kepalanya.


" Ooh ya Nia, kenal ini temen gue nama nya Raihan. Dia ini masih saudaranya Daffa, dan ini Reza dan Adam".


Nia pun berkenalan dengan Reza,Adam dan Raihan.


"Jadi mas Raihan ini saudara nya Daffa.?" Fitria dan Raihan mengangguk kan kepalanya.


" Fit nanti Lo pulang ya ke tepat gue ya.! Lo ajak temen Lo juga ga apa apa, gue kasih gratis buat elo. Dan sekalian Lo isi tuh tempat gue kan ada live musik nya. Ow iya Kania kamu ikut aja sekalian lumayan buat hiburan,dari pada jenuh di rumah." Kania pun mengangguk tanda menerima ajakan Raihan.


" Jadi mba Nia aja ni yang di ajak, aku gak.?" Dewi ngeledek Raihan, hingga Raihan jadi salah tingkah..


"Kamu juga lah Dewi, kamu kan juga teman ku. Sekalian kalau kamu mau nyumbang lagu juga boleh,suara kamu kan bagus.?"


" Serius mas aku di ajak, oke nanti aku ikut datang.

__ADS_1


"Iya kamu datang aja Dew, sama Fitra dan teman kamu. Pokoknya kalian harus datang entar mala ya, aku tungguin loh sampai kalian datang".


"Iya wel, bawel banget. Entar gue dateng, tapi kasih makanan dan minuman yang spesial ya buat gue dan dua karyawan gue.?" Kata Fitria sambil menaik turunkan alisnya.


__ADS_2