
Apalagi saat Nia bercerita jika, adiknya kerasukan dan mencekik lehernya karena minta kalung itu. Zain jadi merasa khawatir dengan Nia, cepat atau lambat ZAin akan pergi dari Nia, dan akan pergi meninggalkan Nia, agar Nia mempunyai kekasih nya yang sesungguhnya.
"Sepertinya memang seharusnya aku mengatakannya kepada Nia, aku tak ingin dia terluka oleh suruhan ayahanda. Nia sejujurnya aku sangat menyayangimu,tetapi aku harus pergi meninggalkan mu".Zain berbicara sendiri akan ke gundahan hatinya.
Di dalam Kania merasa bimbang akan pilihannya.
"Aku bingung dan aku ngerasa jahat kepada Zain dan Raihan , apakah aku harus memilih di antara mereka. Kalau seperti ini apa bedanya aku dan Radit, jika aku memilih Raihan, aku seperti menyakiti Zain, sedangkan waktu itu saat aku hampir terjatuh dan berpelukan dengan raihan, Zain sangat cemburu dan menghilang selama seminggu lebih. Tetapi jika aku memilih Zain tak mungkin juga, Zain itu sosok hantu tak mungkin aku menjalin hubungan serius dengan nya, aku dekat dengannya karena aku nyaman, jika saja Zain manusia sejati aku ingin sekali menjalin hubungan dengan serius".itulah yang ada di pikiran nia.
Hingga Nia mulai merasa kantuk di matanya,dan lama kelamaan Nia pun tertidur.
Tiga hari kemudian Nia Sedang mendapatkan libur kerja, sore hari Zain dan Nia akan keluar bersama, dan Zain akan mengajak Nia suatu tempat . ternyata Zain mengajak Nia ke pantai, sebenarnya Nia tidak begitu suka dengan pantai. Karena Nia di ajak oleh Zain Nia pun mengikuti kemana saja.
Zain melihat kuda yang sedang di bawa oleh seseorang, dan Zain mengajak Nia untuk menaiki kuda."Nia ada kuda kita naik yuk". Ajak Zain ke Nia
Nia pun menggeleng kan kepala nya."Tidak Zain aku takut ,nanti takut kuda nya marah dan aku juga ga bisa naik nya".kata Nia dengan nada panik .
Zain hanya tersenyum,"nggak usah takut kan ada aku yang jagain kamu,aku di belakang kamu nia".Zain membujuk Nia agar mau.
Lalu kuda pun berhenti di depan Zain, kuda yang awalnya berontak,dan membuat Nia takut dan mundur.
Lalu di usap kepala kuda itu dengan lembut oleh Zain,dan Zain mendekat kan wajahnya ke kuda itu.
Kuda yang dari awal berotak seketika berhenti kuda pun nampak diam di hadapan Zain,hanya dengan usapan dan bisikan dari Zain membuat kuda tunduk...
Nia tampak bingung,"apa Zain bisa bahasa kuda ya, sampai sampai kuda yang sedang berontak saja bisa nurut sama zain".Nia berbicara dalam hatinya.
Zain pun menoleh ke arah Nia dan tersenyum,dan menggeleng kan kepalanya.
__ADS_1
Nia lupa kalau Zain itu bisa tau,apa yang Nia ucapakan walaupun Nia berbicara dalam hati sekalipun, Nia menepuk dahinya sendiri..
Lalu Zain memanggil ".Sayang sini ayo kita naik kuda ini, kudanya sudah nggak ngambek lagi".kata Zain.
Nia pun menghampiri Zain,dengan tersenyum."Seriusan kuda nya udah nggak ngamuk lagi Zain,tapi aku nggak bisa naik nya Zain, nggak usah ya".Kata Nia sambil tersenyum,karena memang sebenarnya Nia takut.
Zain pun memegang tangan Nia saat Nia hendak pergi," eeiit.... Mau kemana hemm... Hayooolah naik nggak usah takut aku duduk di belakang kamu ko, kalau kamu nggak bisa naik sini naik di paha aku atau injak pundak aku". Kata Zain yang sudah siap berjongkok,agar Nia mau menginjak paha atau pundak nya ,agar Nia mudah naik nya untuk duduk di atas kuda.
"Enggak-enggak, aku nggak mau kalau menginjak kamu Zain,nanti kamu sakit,kan aku berat". Kata Nia yang menolak untuk menginjak pundak Zain.
Sambil tersenyum Zain bilang," memang berat kamu berapa si sayang, pake bilang berat badan kamu. Sudah yuk cepetan apa mau kamu aku gendong agar kamu bisa naik ke kuda nya".Kata Zain dengan senyum jail nya.
Dan orang yang di dekat mereka pun ikut tersenyum mendengar ucapan Zain. Mereka pikir Zain dan Nia itu pengantin baru, jadi bagi mereka sah sah saja .
Nia yang melihat orang di dekat nya tersenyum merasa malu." Iya iya aku naik di paha kamu,tapi nanti kamu bantu dorong ya". Sambil tersenyum.
Zain pun mengangguk,Nia naik di paha Zai lalu kaki yang satu menginjak tali,agar kakinya yang satu bisa menahan, stelah itu Zain membantu dorong Nia dan Nia sudah berhasil naik dengan sempurna. Saking senangnya Nia bertepuk tangan nya,"yeee aku bisa Zain". Membuat Zain terkekeh melihat tingkah Nia.
"Kenapa senyum senyum gitu senang seperti ini, kita jalan kamu pegangan ya".Zain berbicara di samping telinga Nia,membuat Nia merinding,Nia hanya mengangguk.
Kuda yang sedang di kendarai oleh Zain berjalan sangat lancar,tidak seperti tadi yang ngamuk,membuat Nia takut, sekarang Nia sangat senang .
"Nia kamu senang nggak seperti ini".Zain bertanya kepada Nia.
"Iya Zain aku senang banget malah, trimakasih ya Zain".jawab Nia yang di angguki oleh Nia .
Lalu dengan jail nya Zain, dia menarik tali kuda itu dengan mendadak membuat kuda itu berlari dengan cepat.
__ADS_1
Nia pun berteriak,"Zaaaaiiinnnn...Aku takut , Zain pelan pelan aja".kata Nia dengan suara yang kencang,namun mata tertutup.
Zain hanya tertawa,"hahaahah...Nia buka mata kamu sayang,kamu pasti suka".Kata Zain yang menyuruh membuka matanya.
Nia pun mengikuti apa yang Zain bilang, saat Nia membuka mata kudanya berlari sangat kencang,karena suasana pantai sudah sepi jadi aman untu Zain membawa kuda itu dengan kencang.
"Aaaaaaaaaa.... Zaiin aku takut ,aaaaaaaaa..."lalu kuda pun berjalan dengan normal.. Zain senang menjahili Nia seperti itu.
setelah selesai menaiki kuda,Nia dan Zain turun dari kuda,Lalu kuda itu di kasih ke pemilik nya kembali.
Lalu Zain melihat wajahnya Nia dengan ekspresi cemberut,dan wajah bete nya.
Zain hanya terkekeh melihat Nia yang seperti itu.
"Apa liat liat, ngapain senyum enggak ada yang lucu".Nia berjalan meninggalkan Zain, berjalan dengan cepat.
Lalu Zain mengejar Nia, lalu tangan Nia di tarik oleh Zain , sampai Nia menempel di tubuh zain. Lalu Zain menyentuh pinggang nia,
"Mau kemana Hem, ngambek nih tau nggak kalau kamu ngambek makin manis dan membuat aku semakin gemas". Kata Zain yang masih memegang kedua pinggang Nia.
Untung nya sepi jika ramai sudah pasti mereka akan jadi bahan tontonan.
"Zain lepasin donk,kamu memang engga malu apa kalau nanti ada yang liat bagaimana".Kata Nia yang sedang berusaha lepas dari Zain.
"Enggak kenapa-kenapa di lihat orang, lagian orang juga nyangkanya kita itu lagi honeymoon. Dan juga kalau orang yang liat sudah pasti kita itu seperti adegan yang ada di film film yang suka kamu lihat tuh,drama apa ya yang suka kamu lihat sambil senyum senyum".kata Zain yang masih posisi nya berhadapan dengan Nia .
"Drama Korea".Nia menjelaskan,yang di angguki oleh Zai dengan tersenyum.
__ADS_1
dari kejauhan ada seseorang yang sedang mengambil gambar mereka, karena melihat Nia dan Zain sedang berdua di temani oleh cahaya sunset yang indah. Karena mendapatkan angle yang pas ,lalu orang itu mengambil gambarnya Nia dan zai secara diam-diam.
bersambung..