HER SECRET LIFE

HER SECRET LIFE
PERKENALAN


__ADS_3

Fiona Laraswati gadis cantik keturunan Indonesia dan Australia.Ibunya orang Indonesia Jawa sedangkan ayahnya orang Australia.Saat umur 5 tahun Fiona tinggal di Australia karena ayahnya seorang bisnis ,ibunya juga sama.Mereka sibuk dengan pekerjaan,pada saat awal Fiona pindah ke Australia, dia merasa kesepian hanya di temani susternya.Ayah dan ibunya tidak ada waktu buat main bersama Fiona.Ia pun merasa kesepian.Keesok harinya pak Andre Gunawan teman ayah Fiona datang dengan anak laki-lakinya .Karena ada bisnis juga di Australia,pak Andre juga bekerja sama dengan ayahnya Fiona jadi tinggal disebelah apartemennya.Nama anak itu Rayhan Gunawan,anak laki-laki yang imut dan tidak jauh beda umurnya dari Fiona hanya beda 2 tahun .Fionapun tersenyum saat melihat Rayhan dari balik kaki ayahnya.Sedangkan Rayhan menunduk malu.Pak Andrepun dipersilakan duduk membicarakan kerjasama mereka.Fiona menghampirinya mengulurkan tangannya.


"Hai..namaku Fiona ,nama kamu siapa?"dengan gaya lucu.


"Rayhan"lirihnya.


Fiona tersenyum mendengar jawaban Rayhan..suaranya sangat lucu.Iapun menarik tangan Rayhan mengajaknya untuk bermain.


Merekapun semakin akrab masuk sekolah TK bersama SD bahkan SMP juga.Dari kebersamaan itu Fiona mulai menyukai Rayhan ,tapi bukan sebatas teman melainkan pacar.Saat sore hari sepulang sekolah Fiona mengajak Rayhan mampir ke cafe untuk membeli minuman kesukaannya yaitu cafelatte.Fiona tau semua kesukaan Rayhan dan juga apa yang tidak disukainya.


"Habis ini kita langsung pulang ya "


"Kenapa??"tanya Fiona dengan nada sedih,Dia masih ingin bersama Rayhan.Menghabiskan waktu bersamanya membuat Fiona lupa dengan waktu.


"Aku harus belajar Fi"jawab Rayhan dengan nada beratnya."bentar lagi ada ujian"


Mendengar jawaban Rayhan dengan kata ujian membuat Fiona menatapnya dengan wajah menyerah.Meskipun Fiona gadis pintar tapi ia benar benar merasa lelah setiap hari sekolah, les dan belajar.


"Tapi aku masih mau disini jarang jarang kita bisa keluar bareng ..memangnya kamu ga cape setiap hari ketemunya buku terus?"dengan nada ngotot sambil memainkan matanya.


"Ya sudah kamu disini aku mau pulang"Rayhanpun berdiri mengambil tasnya.


"Jangan! temenin aku sebentar ya "ia langsung meraih tangan Rayhan dengan tatapan memohon.Rayhanpun hanya menghela nafas menyerah.Kadang ia merasa kesal dengan Fiona .Tapi jujur Fiona gadis cantik namun Dia tidak suka dengan sifat manjanya.


"Oke tapi cuma sebentar"Rayhanpun duduk kembali.Fiona tersenyum senang,triknya berhasil membuat Rayhan menemani lagi.


"Rayhan kita kan sudah lama bersama gimana kalau kita pacaran?"tanyanya dengan wajah polos dan WATADOS(Wajah tanpa Dosa)

__ADS_1


Huk- huk Rayhan tersendak minumannya Dia shock dengan apa yang barusan di dengar.


"Kamu gila ya?!"tanya Rayhan dengan suara mengeras.


"Tidak kok aku masih waras"jawab Fiona dengan wajah polosnya,dan membuat Rayhan tambah geram.Iapun langsung pergi meninggalkan Fiona.


"Kamu mau kemana??"tanya Fiona saat melihat Rayhan berdiri."Tunggu dulu jangan tinggalin aku!"teriak Fiona sambil mengejarnya.Iapun berlarian agar bisa menyamai jalannya.


"Kamu marah"tanyanya.Rayhan masih diam.


"Kenapa marah ??aku itu beneran suka sama kamu?"Fiona pun mengutarakan isi hatinya tanpa memperdulikan Rayhan yang sudah kesal.


Rayhan menghentikan langkahnya ,dia tidak tahu harus bagaimana lagi dengan Fiona?Karena dia hanya menganggap Fiona seperti adiknya sendiri.Rayhan pun tahu kalau Fiona itu gadis cantik dan juga pintar ,dia juga gadis yang ceria.Tetapi untuk saat ini masi terlalu dini untuk jatuh cinta apalagi dengan Fiona yang sudah jelas dia anggap seperti adiknya dan mereka sudah bersama dari umur 7 tahun.


Rayhan berbalik menghampiri Fiona sambil mengatakan."Tidak!"ujarnya dengan nada tegas.


"Tidak akan suka sama kamu"jawaban yang dingin dan juga ketus.Fiona terdiam rasanya sedih mendengar jawaban Rayhan .Kenapa dia tidak bisa menyukainya?


"Apa aku kurang cantik Ray??otakku juga tidak bodoh- bodoh amat."ia masih memaksa agar Rayhan mau jadi pacarnya.


"Karena kita masih SMP Fiona dan juga kamu bukan tipe aku".Fiona terdiam bukan jawaban ini yang ia ingin dengar ..


"Tidak papa kalau kamu tidak suka sama aku tapi nanti aku akan buat kamu suka sama aku"kata Fiona dengan ceria iapun berlari mendahului Rayhan.Tanpa sadar Fiona menangis .Baru kali ini ada laki-laki yang membuatnya menangis.


 


Setelah penolakan semalam bukan membuat Fiona patah semangat untuk mengejar Rayhan.Malah semakin menggila.Saat pelajaran basket Fiona datang kelapangan untuk melihat Rayhan main .Dan saat itu pula bola datang namun Fiona tidak menghindarinya melainkan Ia sengaja menghadangnya, dia ingin menguji apakah Rayhan akan datang menolongnya?

__ADS_1


Duug!dugaan Fiona benar .Rayhan menolongnya Ia menghalangi bolanya dengan memeluk Fiona.Membiarkan punggungnya terkena bola basket.


Aku tahu kamu akan menolongku sebenarnya kamu itu suka sama aku.


"Kamu gila ya bukanya menghindar malah diam berdiri saja!"emosinya.


Meskipun Rayhan ketus tapi ia tau kalau Rayhan sangat peduli.Fiona pun hanya tersenyum puas.


 


"Kamu sebenarnya sukakan sama aku"ujar Fiona sambil memberikan minuman ke Rayhan yang sedang duduk di pinggir lapangan basket.Rayhan menatap Fiona dengan tatapan kesal.


"Bisa tidak kamu tidak membahas itu lagi"Rayhan berkata sambil beranjak dari tempat duduknya kemudian pergi.Fiona mengekori dari belakang meskipun dia sedih dengan penolakan Rayhan tetapi dia tidak apa-apa.Fiona mencoba untuk tersenyum dengan wajah ceria.


"Tapi aku yakin kamu suka sama aku"kata Fiona sambil tersenyum kemudian dia melangkah cepat mendahului Rayhan.Rayhan hanya menggelengkan kepala menatap Fiona."Memang susah"guman Rayhan.Sifat Fiona yang manja dan suka seenaknya terkadang membuat Rayhan kesal.


Kesekian kalinya Fiona meneteskan air matanya.Dalam hati dia berkata apa susahnya menerima cintanya.Kenapa selalu menolak ?.Dia sedang duduk ditaman menunggu Rayhan ganti baju.


"Ayo pulang"kata Rayhan mengajak Fiona.


"Tunggu.."Fiona merengek meminta Rayhan untuk tidak jalan terlalu cepat.


"Tidak bisakah kamu merubah kebiasaan kamu?"tanya Rayhan sambil memperhatikan tali sepatu Fiona yang lepas.Fiona hanya tersenyum dia memang sengaja agar Rayhan membenarkan talinya.Rayhan dengan gentelman menunduk didepan Fiona membenarkan tali sepatu.


"Makasih"ujar Fiona sambil tersenyum senang.Kamu bilang tidak suka denganku tetapi kamu selalu peduli denganku.


"Jangan tersenyum seperti itu membuatku tidak suka"dengan nada ketus lalu berdiri berjalan dengan cepat.Fiona memanyunkan bibirnya kemudian dia berlari mengikuti Rayhan.

__ADS_1


__ADS_2