
"Angel aku pamit dulu masih banyak yang harus aku lakukan.Lain kali aku akan mampir mengunjungi kamu lagi"kata Natasha sambil menyeka air mata.Ia melangkah menjauh dari makam Angel.Perasaan berat dan juga sedih,ketika ingatannya kembali.Angel sudah tiada.
Awalnya ia mengira kalau Angel dan Rayhan sekarang sudah bahagia tetapi takdir berkata lain.
Bagaimana perasaan Rayhan atas kepergian Angel?.Pastinya ia sedih.
Pertanyaan itu terlintas di benak Natasha.Ada rasa ibah kepadanya tetapi...Natasha terdiam ia berhenti melangkah.
Bukannya dia juga berhubungan juga dengan Agni!pekik Natasha ia menutup mulutnya.Ia baru sadar kalau selama ini Agni juga mencintai Rayhan.
Padahal dulu ketika mereka masih sekolah SMA.Agni tidak pernah menunjukan perasaan nya dan Natasha juga tidak mengetahui.Yang ia tahu kalau Angel yang sangat mencintai Rayhan sampai menimbulkan masalah dengan dirinya.
"Apa ini ada hubungannya dengan kematian Angel dan kecelakaan ku?"gumannya."Aku harus menyelidikinya"jelas Natasha melangkah keluar dari tempat pemakaman.
***
Disisi lain sebuah mobil BMW parkir di depan gerbang makam.Seorang lelaki dengan tubuh kekar keluar memakai jas hitam.Tangannya memegang rangkaian bunga tulip warna putih.
Ia terdiam ketika melihat seorang wanita yang tidak asing keluar dari pintu gerbang.Diapun melangkah cepat menghampiri.
"Natasha!"panggilnya dengan tangannya meraih tangan Natasha.
Reflek Natasha menoleh kearah suara itu.Rayhan !batin Natasha.
Deg!.
Jantungnya berdebaran berdenyut sakit.Natasha menatap Rayhan,lelaki itu sedang tersenyum manis kepadanya.
Senyum itu!Senyum yang dulu membuatnya sakit hati.Natasha menatap tangan Rayhan yang masih memegangnya dan tangan yang satunya memegang bunga tulip.
Natasha tahu kalau Rayhan pastinya akan mengunjungi Angel.
"Kamu ngapain disini?"tanya Rayhan dengan senyum khasnya.
"Maaf Ray aku harus pergi"ujar Natasha dengan cuek lalu melepaskan tangan Rayhan sedikit kasar.
__ADS_1
Rayhan hanya memandangnya dengan tatapan bingung.Terlihat ada kesedihan di mata Natasha.
Setelah ingatanya kembali jujur saat ini Natasha belum siap bertemu dengan Rayhan.Ia tidak bisa mengendalikan perasaan.Rasa rindu ingin memeluknya dan juga rasa sakit hati.Perasaan yang mungkin tidak akan pernah hilang.
"Kenapa dia ada disini,sepertinya dia mengunjungi seseorang?Tapi siapa?"ujar Rayhan sambil berfikir.
Ketika dia mendekati makam Angel,ia terkejut melihat bunga Tulip disana.Seperti ada yang datang mengunjungi makam Angel.Tapi siapa?Apa mungkin orang tuanya Angel.
Tapi tidak mungkin!dia juga tidak melihat orang tua Angel keluar dari gerbang.Orang yang dia lihat tadi Natasha.
"Mungkinkah kalau itu Natasha?"terdiam sejenak.
"Tapi apa hubungan Angel dengan Natasha?Setahuku Angel tidak mempunyai teman bernama Natasha"Rayhan semakin bingung dibuatnya.
***
Ciiit!Suara rem mendadak.Natasha membanting stirnya.Perasaan nya berkecamuk,dia seperti seseorang yang hidup kembali.Perasaan cinta yang tidak pernah hilang dari hatinya.Perasaan sayang,rindu yang sangat menyiksa batinnya.
Ingin rasanya ia memeluk Rayhan.Ingin rasanya menjalani kehidupan awal bersamanya.Tapi apa daya..hati dan sikapnya bertolak belakang.Dia tidak bisa mendekati Rayhan lagi.Dia tidak mungkin mengambil kesempatan setelah kepergian Angel.
Tidak mungkinkan dia tiba-tiba datang dalam kehidupan Rayhan dan bilang kalau ia Fiona.Karena selama ini juga ia menjadi Natasha bukan Fiona.
Rayhan mau mengenal dirinya atas nama Natasha bukan Fiona.Apalagi hubungan dirinya dulu dengan Rayhan tidak baik.
Natasha menyeka air mata yang dari tadi terus menetes.Dia menunduk terisak dalam kesendirian di mobil.
Langit mulai mendung.Awan hitam menyelimuti,butiran bening menetes ke bumi.Hujanpun turun.Seakan langitpun mengerti perasaan Natasha.
Hujan bawalah rasa ini,rasa yang sungguh menyakitkan.Bawalah pergi dan biarkan kebahagiaan menghampiri jiwa yang sunyi ini.Kekosongan hati membuat rasa kesepian yang berteman sepi.
Langit malam berawan hitam biarlah sinar menghampiri.Seberkas cahaya kecil memberi cahaya indah melukiskan kisah tentang cinta.
***
Rio dari tadi mengikuti Natasha.Dia mengamati Natasha ketika keluar dari rumah Herman dan pergi menuju pemakaman.
__ADS_1
Dia terus mengikutinya awalnya merasa aneh.Kenapa Natasha datang kepemakaman?Tapi dia tidak ikut turun masuk ke pemakaman tersebut hanya dari arah jauh Rio mengamati.Sampai Natasha kembali lagi kerumah Herman.
Dan ada sebuah pesan masuk,ada sebuah email dari orang suruhnya yang disuruh menyelidiki identitas Natasha.Rio kembali kerumah dia langsung membuka laptop mengecek email tersebut lalu menyetaknya.
Beberapa dokumen tentang identitas Natasha .Foto-Foto Natasha,Biodata yang lengkap dan Asli tempat tinggal dia.
"Jadi Natasha sebenarnya bukan orang Jakarta.Nama orangtua Natasha sama dengan orang tuanya Fiona."sambil mengambil selembar kertas Biodata Natasha yang asli."Fiona Laraswati "pekik Rio.
"Jadi Natasha adalah Fiona,pantas selama ini aku merasa akrab denganmu.".
***
"Fiona "panggil Stella ketika melihat Fiona masuk.Tetapi Fiona hanya diam,ia terus berjalan menuju kamar.
Stella hanya bisa memandangnya sepertinya sudah terjadi sesuatu dengannya.Matanya terlihat sembab.
"Ada apa dengan Fiona?"tanya Herman,dia duduk di ruang tamu sedang menonton tv.
"Entahlah aku tidak tahu sepertinya dia habis menangis."jelas Stella menghampiri sambil menggendong Bella.
"Memangnya dia habis dari mana?"
"Dari pemakaman Angel?"
"Angel?"Stella mengangguk."Kenapa kamu kasih tahu tempat makamnya Angel ?Fiona kan baru pulih."
"Sayang cepat atau lambat Fiona akan tahu.Tapi bukanya lebih baik kalau Fiona kita kasih tahu dari awal tentang Angel dan Rayhan.Agar dia bisa menjalani kehidupannya dengan Rayhan."
"Stella apa kamu tidak takut kalau Rayhan akan mencelakai Fiona lagi?Bukannya sudah dua kali Fiona kecelakaan gara-gara Rayhan."
"Tapi mas...aku kasian dengan Fiona dan aku rasa Fiona masih mencintai Rayhan."
"Stella aku tahu tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa.Biarkan Fiona yang memutuskan sendiri."
"Baiklah"
__ADS_1
***