HER SECRET LIFE

HER SECRET LIFE
Lelah


__ADS_3

Suara detuman dari irama dj club dengan lampu-lampu disco.Membuat siapa saja disana ingin berjoged ria melepaskan kepenatan.


"Berikan aku Double scoth murni dengan es"ucap Rio kepada bartender.


"Baiklah "jawab bartender tersebut.Rio merasa frustasi dengan masalah tentang Natasha yang adalah Fiona.Bagaimana bisa dia menyembunyikan nya selama itu?Membodohi dirinya dengan identitas baru!


Rio masih sedikit shock dengan apa yang ia hadapi.Orang yang selama ini dia rindukan ternyata selama ini ada di hadapanya.


"Bagaimana bisa kamu tidak mengenaliku disaat pertama kali bertemu denganku?"Rio meminum minuman itu dengan sekali tegukan."Kau berpura-pura menjadi orang lain!Sebenarnya apa yang kamu inginkan Fiona?Kau membodohiku!".Sepertinya Rio sudah mulai mabuk .


Dia terus merancau menyebut nama Fiona.Meluapkan semua kekesalan,betapa ia sangat merindukan Fiona cinta pertamanya.


***


Natasha meminta ijin kepada tantenya untuk tinggal di apartemennya,dia tidak ingin ada orang lain tau identitas aslinya.Jika Natasha lama tinggal dirumah Stella takutnya nanti ada orang mengetahui dan menyelidiki identitas nya akan menghambat penyelidikan Natasha.


"Tapi apa kamu yakin akan terus memakai nama itu?"tanya Stella sedikit cemas.Natasha mengangguk,"Iya tante.Aku akan memakai nama ini sampai aku tahu kebenaran tentang kecelakaan di 5 tahun yang lalu.Jika aku terus memakai nama Natasha,itu akan mudah buat aku untuk menyelidikinya."


"Tapi kamu tetap harus hati-hati"


"Iya Om ..Tante.Terimakasih untuk bantuan kalian,aku juga akan menghubungi orang tuaku,memberitahukan mereka kalau ingatanku sudah pulih." Stella memeluk Natasha.


"Lakukan apa yang kamu ingin lakukan Om dan Tante akan selalu mendukung kamu.Jika ada sesuatu yang kmu butuhkan kasih tau Om,Om akan membantu kamu"


"Baik Om"jawab Natasha lalu dia naik Taxi.dia berkata mulai besok dia akan memulai penyelidikannya.


***


"Terimakasih Pak"kata Natasha turun dari Taxi.Dia sudah sampai di depan gerbang Apartemen.Dari kejauhan ada mobil mengincarnya seakan ingin menabrak Natasha dipinggir jalan.

__ADS_1


Namun sayang ketika mobil itu melaju kencang,Rayhan yang tidak jauh dari sana langsung berlari menarik Natasha.


"Sial!!"orang tersebut dengan kesal."Lagi-lagi Rayhan menolongnya!Kenapa wanita menyebalkan itu sulit sekali di celakai?Rencanaku gagal semuanya!!"umpat wanita itu sambil mengendarai mobil dengan kencang.


"Kamu tidak apa-apa?"tanya Rayhan khawatir.


"Tidak ..aku tidak apa-apa dam terima kasih sebelumnya."ucap Natasha dia cepat-cepat ingin pergi.Tetapi Rayhan menarik tangannya.


"Kamu kenapa terlihat seperti menghindariku?"Natasha memandang tangan Rayhan lalu mencoba melepaskan.


"Aku tidak apa-apa"


"Natasha aku ingin menanyakan ini kepadamu?"


"Apa?"Natasha mengernyitkan dahi.


"Apa benar kamu tadi datang kepemakaman Angel?".Natasha terdiam dia tidak mungkinkan mengiyakan.


Rayhan hanya terdiam mendengar jawaban Natasha ."Mungkin benar yang dikatakan Natasha kalau dia tidak mengenal Angel."


***


Dalam keadaan mabuk Rio tidak mungkin menyupir mobilnya sendiri,lalu dia memanggil asistennya.


"Bos...Kenapa kamu sampai mabuk begini?"sambil membantu Rio berjalan menuju mobil.


"Ini semua ka..re...na diaaa!"jawabnya dengan suara terbata-bata.


"Apa kamu sangat mencintainya?"

__ADS_1


"Cinta!?Ha...ha...ha ...hiiik".Asistennya hanya menggeleng melihat kelakuan bosnya.Sepertinya dia sedang jatuh cinta tapi tidak bisa mengatakan.


Sampainya didepan apartemen asistennya langsung melahirkan mobil ke basement lalu membantu Rio,membawanya ketempat apartemen dia.Tetapi ketika sampai didepan pintu apartemennya Rio menyuruh asistennya pergi.


"Kamu ....hiiiik ...pulang saja!Aku..Hiiiik bi..sa sendiri"


"Boss yakin!?"


"Iya...".Asistennya pun pergi meninggalkan Rio.


***


Natasha menutup lampu kamar dia siap-siap pergi tidur.Ting!seperti suara pintu terbuka.Natasha langsung terbangun mengamati suara.Ada derapan langkah kaki mulai mendekat.Dengan wajah takut siapa yang datang di tangah malam seperti ini?Natasha mencoba mendekati pintu dengan langkah hati-hati,Natasha memutar gagang pintu dan mengambil pemukul bisbol yang ia tertekan di depan pintu kamarnya.


Ada sebuah bayangan dengan langkah gonta mendekatinya.Natasha yang sudah merasa ketakutan dan reflek langsung memukul bayangan tersebut.Buuuuk!Diapun terjatuh.


"Berani-beraninya masuk keapartemenku!"umpat Natasha lalu mencari sakelar untuk menyalakan lampu.


Kliiik!Alangkah terkejutnya Natasha melihat seseorang yang dia pukul."Rio!!"pekiknya.


Dia langsung menghampiri Rio yang sudah terkapar dilantai."Rio...Bangun Rio!"mencoba menepuk-nepuk wajahnya.


"Hmmm...kamu bau alkohol!Kamu habis mabuk ya!"mencoba menutup hidung.


"Hei bangun!!!"teriak Natasha namun tidak ada reaksi dari Rio.Dia benar-benar sudah mabuk.


Tubuh Rio yang lumayan kekar membuat Natasha susah menariknya."Huh!Berat sekali"


Dia membiarkan Rio tidur dicarpet depan sofa,dia tidak bisa mengangkat Rio ke sofa.Biar tidak ke dinginan Natasha memberikan selimut dan bantal ke Rio.

__ADS_1


"Kenapa kamu mabuk nyusahin orang?"umpat Natasha kesal lalu kembali tidur.


__ADS_2